Produsen Pupuk Indonesia Perketat Prosedur di Area Pabrik Saat Era New Normal

Oleh : Herry Barus | Kamis, 28 Mei 2020 - 13:00 WIB

Dirut Pupuk Indonesia Aas Sadikin
Dirut Pupuk Indonesia Aas Sadikin

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Sebagai langkah melindungi para karyawan dan kelancaran penugasan penyaluran pupuk, lima produsen pupuk yang merupakan entitas bisnis dari PT Pupuk Indonesia (Persero), siap menerapkan pedoman New Normal dengan tetap memberlakukan prosedur pencegahan penyebaran COVID-19 atau Novel Coronavirus di lingkungan operasional kerja dan pabrik masing-masing secara ketat. Kelima produsen pupuk dimaksud yakni PT Pupuk Kujang Cikampek, PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Iskandar Muda Aceh dan PT Petrokimia Gresik.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat mengatakan, sejak awal Pupuk Indonesia telah mengarahkan para produsen pupuk untuk menjalankan  langkah-langkah pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan operasional kerja dan pabrik masing-masing perusahaan. Seperti, pengaturan shift di pabrik, pemeriksaan kesehatan bagi karyawan dan tamu yang memasuki area pabrik dan kantor, penyediaan APD lengkap di pabrik dan kantor, tambahan wastafel di area strategis, hingga pemberlakuan Work From Home untuk karyawan tertentu dan yang memiliki kondisi khusus, serta pembatasan kedatangan tamu dan pembatasan perjalanan dinas.

"Langkah preventif tersebut sebagai upaya nyata Pupuk Indonesia Grup melindungi seluruh karyawan dan menjamin kelangsungan operasional perusahaan demi menjaga penugasan dari Pemerintah dapat berjalan lancar dan normal," kata Aas.

Khusus untuk karyawan pabrik, perusahaan turut menyediakan extra fooding dan vitamin guna menjaga kesehatan para personil. Pegawai pun diwajibkan segera melakukan rapid test, medical check up, vaksin pneumonia dan vaksin influenza.

Pupuk Indonesia juga telah menyiapkan berbagai protokol yang mencakup berbagai aspek bisnis Perusahaan, termasuk penerapan physical distancing di ruang kerja. “Perlahan-lahan semua aspek kegiatan akan dinormalkan kembali, termasuk jumlah karyawan yang masuk kerja, dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat dan tentunya menyesuaikan dengan kebijakan Pemerintah," jelas Aas.

Pupuk Indonesia juga telah mengoptimalkan teknologi digital di berbagai aspek bisnis, baik itu untuk kegiatan rapat, administrasi, keuangan hingga kegiatan pemasaran. “Khusus untuk aspek produksi, kami telah mengembangkan teknologi Digital Fertilizer untuk memonitor segala aspek performance pabrik," tambahnya.

Upaya preventif juga diterapkan di dermaga pelabuhan yang terdapat di area pabrik. Dimana setiap kapal yang berlabuh akan diawasi dengan ketat, mulai dari kelengkapan dokumen bebas karantina, hingga pembatasan dan pemeriksaan kesehatan anak Buah kapal (ABK) yang akan turun ke dermaga. "Tenaga kerja bongkar muat dan petugas yang akan naik ke atas kapal juga wajib menggunakan masker dan sarung tangan, serta wajib membersihkan diri usai bertugas," ungkapnya.

 

Tenaga pemasar pun diwajibkan memperhatikan protokol COVID-19 dengan mengenakan masker, menjaga jarak aman dengan orang lain, serta menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat dimanapun berada. Semua kebijakan tersebut bersifat dinamis, dan siap menyesuaikan dengan perkembangan terbaru. "Bagaimana pun juga, perlindungan konsumen menjadi hal yang utama bagi Kami," tutur Aas.

Perseroan pun telah memiliki web dashboard berisikan informasi terkini dari penyebaran COVID-19 di lingkungan perusahaan. Dashboard tersebut bisa diakses oleh seluruh karyawan Pupuk Indonesia Grup kapanpun dan dimanapun. Dengan begitu, para karyawan meski telah rutin melakukan upaya pencegahan, namun bisa tetap waspada dengan lingkungan kerjanya.

"Informasi tersebut menyajikan data angka terkait penyebaran dan penanganan COVID-19 di lingkungan Pupuk Indonesia Grup. Informasi hanya berupa angka, tanpa mengungkap identitas karyawan apabila ada yang mengalami gejala atau positif terpapar," jelas dia.

 “Kami sangat mengapresiasi seluruh karyawan yang masih tetap bertugas menjaga produksi dan operasional perusahaan dalam kondisi di tengah pandemi seperti saat ini," kata Aas.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Minum Susu (Foto Dok Merdeka)

Jumat, 25 September 2020 - 13:00 WIB

Rasa Lebih Creamy dan Kandungan Zat Padat Rasakan di Greenfields Fresh Jersey Milk

Greenfields Fresh Jersey Milk terbuat dari 100% susu segar yang dihasilkan oleh Sapi Jersey yang diperah dan diproduksi di peternakan dan pabrik terintegrasi Greenfields yang terletak di Jawa…

Listrik Ilustrasi

Jumat, 25 September 2020 - 12:55 WIB

PLN Resmikan 5 Gardu Induk Berkapasitas 300 MVA di Provinsi Lampung

PT. PLN (Persero) meresmikan lima Gardu Induk dengan total kapasitas 300 MVA yang tersebar di Provinsi Lampung yaitu GI Jati Agung, GI Ketapang, GI Langkapura, GI Dipasena, dan GI Mesuji. Beroperasinya…

Ketua Lembaga Agraria dan Kemaritiman Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PP PMKRI) Alboin Samosir (pakai baret merah, kiri) orasi saat unjuk rasa bersama elemen lainnya, memperingati 60 tahun Undang-undang Pokok Agraria, di depan gedung DPR RI, Kamis (24/9/2020).

Jumat, 25 September 2020 - 12:38 WIB

Peringati 60 Tahun UU Pokok Agraria, PMKRI Kritisi RUU Omnibus Law

JAKARTA, Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PP PMKRI) ikut menggelar aksi simbolik di depan kantor DPR RI (Kamis, 24/09/2020).

Ilustrasi 5G.(Ist)

Jumat, 25 September 2020 - 12:22 WIB

Qualcomm: Penerapan 5G Akan Membuat Industri Lebih Efisien, Lebih Cerdas dan Lebih Aman

Qualcomm Inernasional menyoroti peluang yang sangat besar dari aplikasi 5G di Indonesia, terutama menekankan keragaman use cases termasuk Industrial Internet of Things (IIoT) yang sejalan dengan…

Wisma atlet kemayoran

Jumat, 25 September 2020 - 12:18 WIB

4 Hari Dibuka, Tower 4 dan Tower 5 Wisma Atlet Kemayoran Sudah Terisi Sebanyak 2122 Pasien OTG

Tower 4 dan Tower 5 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta - yang disiapkan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 sebagai Flat Isolasi Mandiri bagi warga yang tak memiliki tempat untuk melakukan isolasi mandiri…