Pentingnya Revolusi Mental Agar Tujuan Pembangunan Tercapai

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 16 Mei 2020 - 08:00 WIB

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Revolusi mental aparatur negara dipandang sebagai sebuah keharusan untuk mencapai tujuan pembangunan. Upaya membangun Indonesia menjadi negara besar yang maju diperlukan lebih dari sekedar hal yang bersifat fisik. Aparatur negara dengan jiwa kebangsaan yang kokoh adalah modal utama yang diperlukan saat ini.

“Presiden Soekarno pernah mengatakan bahwa revolusi mental adalah suatu gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia agar menjadi manusia baru, yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, berjiwa api yang menyala-nyala,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo saat menjadi pembicara dalam kuliah daring Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Sespimti Polri Dikreg ke-29, Jumat (15/05/2020).

Menurut Tjahjo, hal tersebut menjadi dasar dari dihidupkannya kembali gerakan revolusi mental oleh Presiden Joko Widodo. Gerakan revolusi mental dianggap relevan untuk bangsa Indonesia yang sedang menghadapi tiga masalah pokok bangsa yakni, merosotnya wibawa negara, merebaknya intoleransi, dan melemahnya sendi-sendi perekonomian nasional.

Gerakan revolusi mental dibagi menjadi lima program gerakan nasional. Salah satu program gerakan nasional tersebut, yakni Gerakan Indonesia Melayani (GIM) yang fokus pada penciptaan budaya baru di lingkungan unit kerja dan organisasi aparatur negara.

Tjahjo menjabarkan budaya baru yang ingin dibangun menjadi enam poin utama. Poin pertama adalah kepekaan terhadap orang lain baik pengguna layanan, pemangku kepentingan, bawahan, maupun pegawai lainnya. Kedua munculnya pegawai yang inovatif, kreatif, dan cerdas. Poin Ketiga, adanya keberanian untuk mengambil risiko untuk keputusan strategis yang mendesak. Keempat, memperlakukan pegawai sebagai aset paling berharga bagi organisasi. Poin terakhir adalah keterbukaan komunikasi bagi pegawai dan membangun hubungan yang solid antar pegawai.

Bagi mantan Menteri Dalam Negeri ini, membangun budaya baru di unit kerja maupun organisasi bukanlah sesuatu yang mustahil. Hal tersebut dapat terlaksana apabila ada kemauan dari aparatur negara untuk melakukan perubahan dan berani keluar dari zona nyaman. “Kita harus mengubah cara kita melayani masyarakat. Kita harus membangun sinergi antar satuan kerja dalam mewujudkan target-target pembangunan,” imbuhnya.

Tjahjo menegaskan ada beragam kunci yang harus dikombinasikan untuk menjamin keberhasilan revolusi mental bagi aparatur negara. Namun yang paling utama dari semua itu adalah konsistensi dan komitmen. Tjahjo meyakini jika upaya perubahan dilakukan secara konsisten dan penuh komitmen, maka ke depan pemerintahan Indonesia menjadi pemerintahan yang disegani dan dihormati tidak hanya oleh masyarakatnya, tetapi juga oleh dunia internasional.

“Mari kita tingkatkan kerja sama bahu-membahu untuk meningkatkan derajat kehidupan masyarakat, serta keunggulan bangsa agar mampu berkiprah tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di tingkat nasional dan internasional,” tandasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Coca Cola Save the Children Indonesia

Jumat, 20 Mei 2022 - 09:00 WIB

Melalui Stop the Spread The Coca-Cola Foundation Berikan Dana untuk Dukung Program Vaksin COVID-19 Bagi Masyarakat Indonesia

The Coca-Cola Foundation (TCCF), lembaga filantropi internasional The Coca-Cola Company, telah memberikan pendanaan sebesar Rp. 7,9 miliar kepada Yayasan Benih Baik dan Save the Children Indonesia…

Dirjen ILMATE Kemenperin Taufiek Bawazier

Jumat, 20 Mei 2022 - 08:53 WIB

Kemenperin Dorong Pabrikan Kendaraan Emisi Rendah Karbon Ikut Program LCEV untuk Dapat Manfaat Insentif PPnBM

Isu perubahan iklim, pertumbuhan kelas menengah yang terus meningkat, bonus demografi, penetrasi teknologi digital, serta peningkatan tren penggunaan energi baru dan terbarukan telah menjadi…

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Taufiek Bawazier

Jumat, 20 Mei 2022 - 08:37 WIB

Toyota xEV Center Diresmikan, Kemenperin Optimis Industri Otomotif Tanah Air Akan Jadi Pemain Penting Gobal Supply Chain

Pemerintah terus berupaya mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi dari hulu sampai hilir. Langkah strategis ini bertujuan agar Indonesia menjadi negara yang mampu…

Rapat Kerja Banggar DPR dan Kemenkeu, Kamis (19/05/2022). (Foto: Humas Kemenkeu)

Jumat, 20 Mei 2022 - 08:21 WIB

Banggar DPR Setujui Penyesuaian Subsidi dan Kompensasi Sektor Energi

Jakarta-Dalam merespons kenaikan harga komoditas, pemerintah konsisten menjaga pemulihan ekonomi dan melindungi daya beli masyarakat dengan menjaga APBN tetap sehat dan berkelanjutan atau sustainable.…

MAKUKU Air Diapers Comfort

Jumat, 20 Mei 2022 - 08:00 WIB

MAKUKU Air Diapers Comfort: Popok Super Nyaman, Kering Hingga 8 Jam

MAKUKU, pelopor popok anti gumpal, meluncurkan varian terbaru MAKUKU Air Diapers Comfort yaitu popok terjangkau dan berkualitas tinggi dengan inti struktur SAP yang mampu menyerap lebih baik…