INDUSTRY.co.id - Jakarta-Perempuan bukan hanya kelompok yang terdampak besar dengan adanya Covid-19 namun perempuan juga memiliki peran besar dalam melawan Covid-19. Karena itu perempuan  harus berperan aktif dalam mencegah  penyebaran  Covid-19.

Advertisement

Demikian salah satu pokok pikiran yang disampaikan  Ketua DPR RI Puan Maharani ketika menjadi pembicara kunci diskusi webinar bertema: Peran, Kesiapan, dan Ketahanan Perempuan dalam Perang Melawan Covid 19, pada Kamis (23/4/2020). 

Diskusi virtual ini diselenggarakan oleh Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP-RI) , Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) dan Maju Perempuan Indonesia (MPI) dalam rangka memperingati Hari Kartini.

Advertisement

Menurut Ketua DPR Puan Maharani Hari Kartini mengingatkan kita semua tentang ketangguhan dan kehebatan perempuan terutama saat menghadapi virus corona.  Puan mengungkapkan secara global  70 persen tenaga medis tenaga medis yang berada di garda depan melawan corona adalah perempuan.

Di Indonesia, lanjut Puan, pemerintah sudah menyebutkan bahwa 60 persen dari UMKM Indonesia yang memproduksi hand sanitizer atau masker dimiliki atau dikelola oleh kaum perempuan.

Advertisement

“Semua data tersebut menunjukkan bahwa perempuan bukan hanya kelompok yang terdampak besar dengan adanya Covid-19 namun perempuan juga memiliki peran besar dalam melawan Covid-19,” tegasnya 

Sementara itu Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat penambahan jumlah kasus sembuh per Jumat (24/4) tembus angka 1002 setelah ada penambahan sebanyak 42 orang. Sedangkan kasus meninggal menjadi 689 setelah ada penambahan sebanyak 42 orang.

Advertisement

Adapun Provinsi DKI Jakarta masih menjadi wilayah dengan sebaran pasien sembuh terbanyak yakni 327, disusul Jawa Timur sebanyak 128, Jawa Barat 90, Sulawesi Selatan 81, Jawa Tengah 58, dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 1.002 pasien.

Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.

“Kalau kita perhatikan pasien sembuh, Provinsi DKI Jakarta 327 orang, Jawa Timur sebanyak 128 orang, Jawa Barat 90 orang, Sulawesi Selatan 81 orang, Jawa Tengah 58 orang dan dari semua provinsi totalnya adalah 1.002 orang,” ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto melalui keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (24/4/2020)