INDUSTRY.co.id, Jakarta-Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF), memproyeksi pertumbuhan ekonomi global termasuk Indonesia, akan melesat pada 2021. Hal ini berlaku, jika pandemi virus corona COVID-19, berakhir pada 2020 ini.

Advertisement

Dikutip dari studi IMF berjudul 'The Great Lockdown: Worst Economic Downturn Since the Great Depression', pertumbuhan ekonomi global tahun ini akan kontraksi atau negatif 3 persen. Angka itu jauh lebih buruk dibandingkan saat krisis finansial global pada 2009, yang minus 0,1 persen.

Namun, kondisi tersebut akan berbalik melesat pada 2021, jika negara-negara yang diserang pandemi virus corona bisa mengakhiri masalah itu pada tahun ini.

Advertisement

Negara-negara maju, menurut laporan itu, akan tumbuh 4,5 persen. Sedangkan negara berkembang tumbuh rata-rata 6,6 persen.

"Asumsinya pandemi virus corona pudar pada paruh kedua tahun 2020. Selain itu, kebijakan penyelamatan ekonomi yang diambil negara-negara di dunia efektif dalam mencegah kebangkrutan perusahaan yang meluas, PHK, dan tekanan finansial yang meluas pada sistem," tulis Ekonom IMF Gita Gopinath.

Advertisement

Dalam laporan itu, Gita Gopinath mencantumkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 hanya ada di angka 0,5 persen. Tapi pada 2021, meroket ke posisi 8,2 persen.

Jika proyeksi IMF ini betul terwujud pada 2021, maka itu merupakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tertinggi dalam 25 tahun terakhir. Ekonomi Indonesia tumbuh di kisaran 8 persen terkahir kali pada 1995, tepatnya di angka 8,22 persen.

Advertisement