INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meluncurkan aksi penggalangan donasi sebagai bagian dari rangkaian program 'MPR RI Peduli Lawan COVID-19. Dalam peluncuran itu, MPR mengumpulkan Rp500 juta dalam 1 jam pertama.

Penggalangan dana itu dilakukan melalui donasi yang masuk ke Telkomsel dan website kitabisa.com/mprripeduli, yang baru saja diluncurkan. MPR juga menggandeng BPIP, Gojek, serta KADIN Indonesia.

"Satu jam sejak di-launching jumlah donatur yang ikut program 'MPR RI Peduli Lawan COVID-19 melalui Telkomsel dan kitabisa.com sudah lebih dari seratus orang. Jumlah donasi yang terkumpul pun sudah melewati angka seratus juta," ucap Bamsoet dalam rilisnya di Jakarta (14/4/2020).

Dalam peluncuran itu, Bamsoet menyumbangkan tiga bulan gajinya sebagai Ketua MPR. Para wakil ketua MPR yang hadir bersama pimpinan Fraksi MPR juga spontan mendonasikan gajinya termasuk dari Ketua Umum KADIN Indonesia Rosan Roslani yang memberikan donasi RP 100 juta.

Wakil Ketua MPR yang hadir Ahmad Basarah, Jazilul Fawaid dan Arsul Sani. Hadir juga anggota DPR hadir Ali Taher, Masinton Pasaribu, Taufik Basari, Syaifullah Tamliha, Aliyah serta Sadarestuwati dan CEO Kitabisa. Acara peluncuran dikemas sesuai protokol kesehatan, mengingat DKI Jakarta sedang diberlakukan PSBB.

Hadir juga melalui video conference Wakil Ketua MPR Lestari Moerdiyat, Syarifuddin Hasan, Hidayat Nur Wahid, Direktur Human Capital Management Telkomsel Irfan A. Tachir, dan CO CEO Gojek Andre Soelistyo.

"Dalam waktu singkat terkumpul Rp 500 ratus juta lebih yang akan segera masuk sistem donasi laman Kitabisa.com," ucap Bamsoet. Dana itu belum dimasukkan semua ke Kitabisa.com.

Selain melalui Kitabisa, bisa melalui Telkomsel dengan *811#. pelanggan pasca maupun pra bayar Telkomsel bisa menyumbangkan pulsanya dari mulai Rp 5 ribu hingga Rp 25 ribu. Kemudian bisa melalui fitur go-give.

"Target penggalangan donasi diharapkan pada 30 April nanti bisa mencapai sesuai yang diharapkan. Selanjutnya tahap awal akan disalurkan kepada para mitra yang berada dalam ekosistem Gojek untuk membantu meringankan beban biaya harian mereka. Sehingga keluarga mereka tetap bisa bertahan ditengah pandemi Covid-19," tuturnya.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menekankan, sumbangan dari siapa pun dan dalam jumlah berapa pun sangat membantu mengurangi beban penderitaan masyarakat yang terdampak pandemi corona.

Kelompok masyarakat yang paling terdampak adalah masyarakat yang bekerja di sektor informal, seperti pelaku UMKM, pedagang, buruh, pengemudi bus dan taksi, serta pengemudi ojek, baik ojek online ataupun ojek pangkalan. 

"CEO kitabisa.com, Alfatih Timur, tadi menceritakan ada seorang anak sekolah dasar yang hanya memiliki uang Rp 5.000, tapi ikhlas menyumbangkan uang yang dimilikinya. Sangat membanggakan sekali dan menggugah rasa kemanusiaan kita. Pandemi Covid-19 ini di sisi lain turut memperlihatkan wajah asli bangsa Indonesia yang arif, gotong royong, dan welas asih," pungkas Bamsoet.