INDUSTRY.co.id - Jakarta-Secara teknikal IHSG bergerak pada level kisaran support FR38.2% dilevel 4590. Indikator Stochastic bergerak bearish dengan RSI memiliki momentum yang menjenuh sehingga peluang pergerakan kembali melemah cenderung besar menguji support moving average 20 hari dikisaran 4478.
"Sehingga kami perkirakan IHSG akan melanjutkan pelemahan dengan support resistance 4478-4700," ujar analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Selasa (14/4/2020).
Saham-saham yang masih dapat dicermati; ACES, ERAA, HMSP, INCO, JSMR, TLKM, WTON.
Sebelumnya, IHSG (-0.54%) ditutup melemah sebesar 25.18 poin kelevel 4623.84 dengan saham-saham sektor aneka industri (-2.21%) dan industri dasar (-1.21%) memimpin pelemahan. Kenaikan saham-saham infrastruktur (+1.56%) dan Pertambangan (+0.83%) tidak mampu mendorong penguatan IHSG hingga akhir sesi perdagangan.
Investor domestik menanti keputusan bank Indonesia dan pandangan kedepan pada pertemuan rapat dewan gubernur bank indonesia besok siang. Rupiah menguat signifikan sebesar 1.57% kelevel 15630 per USD mengiringi aksi beli investor sebesar 321.49 miliar rupiah.
Saham-saham Eropa ditutup libur paskah dengan indeks berjangka tiga indeks ekuitas utama AS semua turun signifikan. Dolar turun setelah OPEC + sepakat untuk memotong 9,7 juta barel per hari dari produksi minyak mentah global - tepat di bawah rencana awal 10 juta. Yen menguat dan euro naik ke level tertinggi sejak awal April. WHO menyatakan tujuh puluh vaksin coronavirus sedang dikembangkan secara global, dengan tiga sudah diuji dalam percobaan manusia.