Innalillahi...Akibat Covid-19, Hingga Saat ini Tercatat 74.430 Perusahaan Lakukan PHK Terhadap 1,2 juta Karyawan

Oleh : Nata Kesuma | Kamis, 09 April 2020 - 20:40 WIB

Ilustrasi Korban PHK (foto Okezone.com)
Ilustrasi Korban PHK (foto Okezone.com)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta seluruh perusahaan/dunia usaha  agar menjadikan kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai langkah terakhir setelah  melakukan segala upaya dalam mengatasi dampak Covid-19 saat ini.

“Situasi dan kondisinya memang berat. Tapi inilah saatnya pemerintah, pengusaha dan pekerja bekerja sama mencari solusi untuk mengatasi dampak Covid-19,” kata Menaker Ida dilansir dari laman Kemnaker Kamis (9/4).

Menaker Ida meminta perusahaan melakukan berbagai langkah alternatif untuk menghindari PHK akibat Covid-19.

Diantaranya yakni mengurangi upah dan fasilitas pekerja tingkat  atas (misalnya tingkat Manajer dan Direktur); mengurangi shift kerja; membatasi/menghapuskan  kerja lembur; mengurangi jam kerja; mengurangi hari kerja; dan meliburkan atau merumahkan  pekerja/buruh secara bergilir untuk sementara waktu.

Selain itu lanjut Menaker Ida, langkah lainnya yakni tidak atau memperpanjang kontrak bagi pekerja  yang sudah habis masa kontraknya dan memberikan pensiun bagi yang telah memenuhi syarat.  

"Langkah-langkah alternatif tersebut harus dibahas dahulu dengan SP/SB atau wakil pekerja/buruh  yang bersangkutan, "  katanya.

Sebelum langkah terburuk diambil berupa PHK, Ida meminta pengusaha terlebih dahulu melakukan pengurangan upah dan fasilitas pekerja tingkat atas. 

Lingkupnya manajer dan direktur, mengurangi shift kerja, menghapuskan kerja lembur, mengurangi jam kerja, mengurangi hari kerja dan meliburkan atau merumahkan pekerja secara bergilir untuk sementara waktu.

Berdasarkan data Kemenaker per 7 April 2020, dampak pandemi Covid-19, sektor formal yang dirumahkan dan di-PHK melingkupi 39.977 perusahaan. Sektor ini mencakup 1.010.579 orang tenaga kerja.

Rinciannya, sebanyak 873.090 pekerja dan buruh dirumahkan dari 17.224 perusahaan. Serta 137.489 pekerja dan buruh kena PHK di 22.753 perusahaan.

Sementara jumlah perusahaan dan tenaga kerja terdampak di sektor informal sebanyak 34.453 perusahaan dan jumlah pekerjanya sebanyak 189.452 orang.

"Total jumlah perusahaan yang merumahkan pekerja dan PHK sebanyak 74.430 perusahaan dengan jumlah pekerja sebanyak 1.200.031 orang," kata Ida.

Ida menambahkan terkait upaya menghindarkan PHK tersebut, pihaknya telah melakukan dialog dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dari berbagai sektor usaha dan dialog dengan serikat mengenai dampak corona terhadap dunia usaha dan kelangsungan bekerja pekerja/buruh serta antisipasi dan penanganannya.

"Kemenaker juga memberikan pedoman mengenai perlindungan pekerja/buruh dan kelangsungan usaha dalam rangka pencegahan dan penanggulang Covid-19 melalui Surat Edaran (SE) Menaker No.M/3/HK.04/III/2020 tentang perlindungan pekerja/buruh dan kelangsungan usaha dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19," kata Ida Fauziyah.

Langkah lainnya yakni melakukan kordinasi dengan Kadisnaker di provinsi seluruh Indonesia guna mengantisipasi dan mengatasi permasalahan ketenagakerjaan di daerah.

Diantaranya dengan memberikan arahan dan pedoman baik secara lisan melalui dialog jarak jauh (teleconference) maupun lewat SE dan berkordinasi terkait pendataan dan pemantauan perusahaan yang merumahkan pekerja/buruh atau melakukan PHK.

"Kami juga melakukan percepatan pelaksanaan Kartu Prakerja dengan sasaran pekerja/buruh yang ter-PHK dan pekerja/buruh yang dirumahkan baik formal maupun informal," kata Ida Fauziyah.

Selain itu, Ida mengatakan langkah lainnya yakni memberikan bantuan program diantaranya program padat karya infrastruktur sanitasi lingkungan, padat karya produktif, kewirausahaan dan program tenaga kerja mandiri.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Obat Herbal Covid-19 Dr Suradi (ist)

Kamis, 28 Mei 2020 - 11:10 WIB

Heboh Penemuan Obat Herbal Covid-19, Pakar: Pak Jokowi Kasih Saya 100 Pasien, Niscaya dalam 1 x 24 Jam Mereka Sembuh

Obat herbal anti Covid-19 yang diperkenalkan Dr Suradi belum juga dimanfaatkan pemerintah. Padahal, obat tersebut sudah terbukti berhasil menyembuhkan ratusan pasien positif coronavirus. Kini,…

Hutama Karya Terima Rp 11 Triliun, Pembangunan Tol Trans Sumatera Dipercepat

Kamis, 28 Mei 2020 - 11:00 WIB

Hutama Karya Terima Rp 11 Triliun, Pembangunan Tol Trans Sumatera Dipercepat

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) saat ini tengah melakukan upaya terbaiknya dalam menjalankan proyek penugasan yang diamanahkan oleh pemerintah yakni pembangunan dan pengembangan Jalan…

Said Iqbal (foto Tribunnews.com)

Kamis, 28 Mei 2020 - 10:55 WIB

Serikat Pekerja Masih Pertanyakan Manfaat Era New Normal

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berpendapat, istilah new normal bisa membingungkan para buruh dan masyarakat kecil di Indonesia. Sebab jika diberi sedikit kelonggaran, yang terjadi…

Bongkar muat pelabuhan

Kamis, 28 Mei 2020 - 10:39 WIB

Pelindo IV Makassar Tegaskan Pas Masuk Paotere Sesuai PD dan Kesepakatan Bersama

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) Cabang Makassar menegaskan bahwa tarif yang tertera dalam pas masuk Pelabuhan Paotere yaitu sebesar Rp15.000 untuk kendaraan dan sopir, Rp3.000 untuk per…

Foto: AFP Photo/detik.com

Kamis, 28 Mei 2020 - 10:35 WIB

Dasyat! Uni Eropa Siapkan Stimulus Rp 11.000 T untuk Pulihkan Ekonomi dari Corona

Jakarta- Badan eksekutif Uni Eropa pada hari Rabu berencana menggelontorkan 750 miliar euro (US$ 825 miliar) di pasar keuangan melalui anggaran 2021-2027. Dana tersebut setara Rp 11.550 triliun…