Kelegaan Dunia Pajak dalam Ketidakpastian

Oleh : Ronsianus B Daur, SE., BKP., M. Ak, Praktisi Perpajakan | Jumat, 03 April 2020 - 19:58 WIB

Ronsianus B Daur, SE., BKP., M. Ak _Praktisi Perpajakan - tinggal di Jakarta
Ronsianus B Daur, SE., BKP., M. Ak _Praktisi Perpajakan - tinggal di Jakarta

INDUSTRY.co.id, Bak tamu yang tak diundang, Corona Viruses Disease (Covid-19) menyergap dunia sejak penghujung tahun 2019 lalu.

Awalnya di Provinsi Huabei China, lalu menyebar luas ke seantero dunia. Setiap hari lonjakan korban terus bertambah, sebagian kecil harus berkalang tanah direnggut Corona jenis terbaru ini.

Kini negara-negara dunia semua terfokus pada Virus ini, sementara banyak mimpi yang sudah dirancang sejak lama harus disingkirkan sementara waktu sampai virus ini benar-benar telah selesai bergerilya.

Ancaman pandemic Covid kini sedang dengan ganasnya mengguncang Bumi Pertiwi.

Pemerintah sudah menerapkan status Social Distancing Berskala Besar yang intinya melakukan pembatasan ruang gerak warga demi memutus rantai penularan Corona itu.

Demi status tersebut, Pemerintah berkewajiban untuk memastikan negara tetap kondusif.

Oleh karenanya berbagai paket stimulus ekonomi digelontorkan.

Puncaknya kewajiban pemerintah itu dilakukan dengan menerbitkan Perppu No.01 Tahun 2020 tanggal 31 Maret 2020.

Perppu ini terasa mengejutkan karena disaat yang hampir bersamaan, Pemerintah sudah menyiapkan RUU Omnibus Law Perpajakan.

Draft RUU ini sudah diserahkan Pemerintah ke DPR namun sampai sekarang belum juga dibahas.

Lebih mengejutkan lagi karena sebagian isi Perppu yang dikeluarkan Presiden kemarin justru mengadopsi ketentuan yang tertuang dalam draft RUU Omnibus Law Perpajakan.

Pasal-pasal Perppu yang diadopsi dari Omnibus Law Perpajakan ini justru membuat wajib pajak merasa legah, karena relaksasi PPh badan malah dimajukan ke tahun buku 2020 , pasal 5 (1) Perppu.

Tarif PPh badan menjadi 22% yang tadinya dalam RUU Omnibus law mulai berlaku tahun 2021.

Sebagai praktisi dibidang perpajakan kami merasa senang, karena pelaku usaha minimal tidak terpukul dengan keadaan ekonomi yang tidak pasti seperti saat ini.

Banyak wajib pajak hari-hari ini sedang menyiapkan segala dokumen yang bersifat administrasi untuk menyelesaikan perselisihan (memenuhi hak dan kewajiban perpajakan).

Untuk pengusaha dan fiskus sementara waktu tidak harus terkejar dengan waktu agar menyiapkan dokumen administrasi untuk penyelesaiannya, karena ada beberapa pasal yang memungkinkan untuk diperpanjang waktu penyelesaiannya.

Seperti tercantum dalam pasal 8 Perppu tersebut.

Pemerintah begitu responsive terhadap masukan dari berbagai kalangan tentang stimulus fiskal akibat Covid-19 ini.

Tinggal nanti aturan turunan atas Perppu harus lebih bersahabat sesuai ruh dari Perppu ini, agar tidak menimbulkan gejolak dan kebingungan dalam pengaplikasiannya.

Sehingga penerimaan negara dari pajak diharapkan semakin membaik dalam situasi yang serba tidak pasti seperti sekarang ini.

Penulis adalah Ronsianus B Daur, SE., BKP., M. Ak, Praktisi Perpajakan

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rusun Pasar Jumat

Minggu, 31 Mei 2020 - 11:28 WIB

Hampir Rampung, Progres PSN Rusun Pasar Jumat Capai 88 Persen

Rusun Pasar Jumat berdiri di atas lahan seluas 5.300 meter persegi berada di Komplek Perumahan Kementerian PUPR yang tidak jauh dari Stasiun moda transportasi berbasis rel Mass Rapid Transit…

Gilang Widya Purnama Di Depan Bus Wisata Type Baru, Avante H8

Minggu, 31 Mei 2020 - 11:00 WIB

Pengusaha PO Bus Gilang Widya Siapkan Skema Alternatif Atasi Dampak Covid-19 di Bisnis Bus Wisata

Salah satu sektot yang juga terkena imbas pembatasan aktivitas social dan penutupan wisata dalam mengaantisipasi penyebaran wabah virus Corona (Covid 19) adalah bisnis perusahan bus wisata.

BP-AKR Membagikan Paket Alat Pelindung Diri Bagi Tenaga Medis di Beberapa Rumah Sakit Jakarta dan Surabaya

Minggu, 31 Mei 2020 - 10:30 WIB

BP-AKR Dukung Tenaga Medis di Tengah Pandemi Covid-19

PT. Aneka Petroindo Raya (BP-AKR) yang merupakan perusahaan joint venture antara bp dan AKR membagikan bantuan kepada tenaga medis di beberapa rumah sakit yaitu Rumah Sakit Citra Harapan di…

Bendungan Pidekso Wonogiri

Minggu, 31 Mei 2020 - 10:20 WIB

Terus Digenjot, Pembangunan Bendungan Pidekso Wonogiri Telah Mencapai 85 Persen

Bendungan Pidekso merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di bidang Sumber Daya Air untuk mewujudkan ketahanan air dan pangan nasional.

Ilustrasi Tenaga Medis Covid-19 (ist)

Minggu, 31 Mei 2020 - 10:15 WIB

Catat, Pasien Positif Covid-19 Tembus 25.773, Pemerintah: Dibanding 33 Provinsi Lain, Penambahan Kasus di Jatim Tertinggi

Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto menjelaskan bahwa berdasarkan data yang dihimpun Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Pemerintah mencatat jumlah akumulasi kasus…