YLKI Menilai Penggratisan dan Diskon Tarif Listrik Salah Sasaran

Oleh : Hariyanto | Rabu, 01 April 2020 - 12:33 WIB

Ilustrasi Listrik (ist)
Ilustrasi Listrik (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengapresiasi langkah Presiden Jokowi menggratiskan listrik golongan 450 VA dan diskon 50% untuk 900 VA secara nasional,  dengan segala plus minusnya.

Namun, YLKI menilai, jika pertimbangannya soal dampak ekonomi Covid-19; seharusnya yang diprioritaskan adalah kelompok konsumen yang tinggal di perkotaan. Sebab faktanya merekalah yang terdampak langsung, karena tidak bisa bekerja, atau aktivitas ekonominya berhenti (UMKM), karena mayoritas bekerja dari rumah.

Oleh karena itu, menurut Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi, sejatinya yang sangat membutuhkan kompensasi dan dispensasi adalah kelompok konsumen perkotaan, dan seharusnya tidak hanya kelompok 900 VA saja. Tetapi juga kelompok konsumen 1300 VA, yang juga secara ekonomi sangat terdampak.

"Apalagi banyak masyarakat perkotaan yang di PHK, atau potong gaji; karena perusahaannya bankrut. Dan faktanya, masyarakat pedesaan masih bisa bekerja seperti biasa, karena tidak terdampak secara langsung atas wabah Covid-19. Apalagi jika tidak termasuk zona merah," kata Tulus kepada INDUSTRY.co.id melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Sebaliknya, lanjut Tulus, masyarakat yang tinggal diperkotaan, aktivitas ekonominya nyaris lumpuh, dikarenakan stop bekerja. Jadi penggratisan listrik yang berlaku secara nasional kurang tepat sasaran dan kelompok 1300 VA dilanggar haknya.

"Idealnya kelompok 450 VA tidak gratis total, cukup diskon 50% saja (sama dengan 900 VA), sehingga sisanya 50 persen lagi bisa untuk mengcover/mendiskon golongan 1300 VA, khususnya yang tinggal diperkotaan," lanjut Tulus.

Oleh karena itu, YLKI meminta pemerintah untuk merevisi kebijakan tersebut, dengan memberikan kompensasi/diskon pengguna listrik 1300 VA yang tinggal diperkotaan, yang terdampak langsung oleh wabah Covid-19.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Migas

Kamis, 28 Mei 2020 - 15:31 WIB

Alhamdulilah...Akhirnya 14 Perjanjian Penyesuaian Harga Gas Ditandatangani Kontraktor KKS dan Pembeli dari Sektor Industri

Penandatangan ini merupakan tindaklanjut atas Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 8 Tahun 2020 tentang Tata Cara Penetapan Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri dan Keputusan…

BNI Syariah. (Foto: IST)

Kamis, 28 Mei 2020 - 15:10 WIB

Laba BNI Syariah Naik 58,1 Persen Kuartal 1 2020

PT Bank BNI Syariah meraup perolehan laba bersih dengan pertumbuhan yang sangat luar biasa. Hingga kuartal I 2020, pertumbuhan laba bersih mencapai 58,1 persen menjadi Rp219 miliar dari periode…

Kondisi Pasar Atas Bukittinggi

Kamis, 28 Mei 2020 - 15:00 WIB

Ingin Berwisata ke Bukittinggi, Wajib Ikuti Sejumlah Aturan

Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat membuka kembali objek wisata di daerah itu dan tidak akan memperpanjang penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang berakhir pada 29 Mei…

BCA Komit Bantu Masyarakat Terdampak COVID-19

Kamis, 28 Mei 2020 - 14:53 WIB

BCA Komit Bantu Masyarakat Terdampak COVID-19

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) senantiasa mendukung upaya pemerintah dan tim medis dalam rangka penanganan COVID-19 di Indonesia. BCA juga berkomitmen untuk terus membantu masyarakat, terutama…

Pelindo 3 Sediakan 50 Ribu Alat Rapid Tes Covid-19 Gratis

Kamis, 28 Mei 2020 - 14:45 WIB

Pelindo 3 Jemput Bola Rapid Test Covid-19

Pelindo 3 terus mendukung upaya Pemerintah dalam menangani Covid-19 sesuai dengan program dari Kementerian BUMN untuk turut aktif dalam memutus rantai Covid-19. Yang terbaru, Pelindo 3 menyediakan…