INDUSTRY.co.id - Vatikan- Kepastian tidaknya Paus Fransiskus terdampak virus Corona ditegaskan Duta Besar RI untuk Vatikan, Agus Sriyono, Minggu (1/3/2020) kepada Redaksi Industry.co.id melalui jaringan sosial media.
“Dari pantauan kami sampai Sabtu malam (29/2/2020 ) baik melalui berita resmi dari Vatikan, Italia, dan kontak pribadi dengan pejabat Vatikan, tidak satu pun menyatakan Paus Fransiskus terinfeksi virus corona. Mereka menyatakan “The Pope has a mild indisposition”. Kami terus memonitor perkembangan kesehatan Paus Fransiskus, “ ujar Agus Supriyono
Seperti diberitakan disejumlah media Jakarta, Seantero dunia, khususnya mereka pemeluk agama Katolik tentu kaget saat menerima kabar Paus Fransiskus dan dua ajudannya dikabarkan positif terjangkit virus corona atau covid-19. Nyatanya itu merupakan kabar bohong alias hoaks.
Seperti diberitakan senelumnya Paus Fransiskus dijadwalkan akan memimpin Misa di Istora Gelora Bung Karno (GBK) pada 2 September 2020 mendatang. Pemimpin tertinggi Gereja Katolik dunia sekaligus kepala negara Vatikan itu dijadwalkan tiba di Jakarta pada 1 September 2020.
”Sementara yang sudah direncanakan adalah tanggal 1 September 2020 Paus Fransiskus akan tiba di Jakarta, lanjut istirahat karena perjalanan sangat panjang,” kata Ketua KWI Mgr. Ignatius Kardinal Suharyo di Jakarta, Kamis (27/2/2020)
Dikutip dari laman Wikipedia, Fransiskus (bahasa Latin: Papa Franciscus atau bahasa Italia: Papa Francesco; lahir dengan nama Jorge Mario Bergoglio di Buenos Aires, Argentina, 17 Desember 1936; umur 83 tahun) adalah Paus ke-266.