INDUSTRY.co.id - Jakarta Pemerintah targetkan ekspor perikanan meningkat di 2020. Kadin Indonesia siap mendukung penuh langkah pemerintah untuk menggenjot ekspor perikanan. Seperti yang disampaikan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto.

Advertisement

Menurut Yugi, pihaknya akan ikut berkontribusi nyata guna merealisasikan target pemerintah dalam peningkatan ekspor. Menurutnya, pemerintah dan pelaku industri harus melakukan pembinaan dari mulai sektor hulu hingga hili dengan tujuan meningkatkan daya saing serta nilai tambah komoditas.

“Jadi memang daya saing ini bukan hanya dari segi volumenya saja tetapi juga dari sisi nilai tambahnya yang harus ditingkatkan,” kata Yugi kepada sejumlah awak media di Jakarta belum lama ini.

Advertisement

Yugi berharap ke depannya, pemerintah dapat memberikan bantuan terhadap perusahaan yang berupaya memasuki pasar ekspor khususnya ke Benua Eropa. Sebagai contoh, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk menargetkan ekspor udang 10 ton per minggu, 1-5 kontainer ke Jepang dengan nilai sedikitnya mencapai Rp 10 miliar dan sebulan bisa mencapai Rp 40 miliar.

Adapun tujuan ekspor dari perusahaan tersebut adalah Jepang, Malaysia, China, Korea Selatan, Thailand dan Singapura. Dalam kiprahnya hingga kini, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk mampu menyerap lebih dari 4.000 tenaga kerja untuk mendorong target ekspor.

Advertisement

“Kami harapkan pemerintah dapat membantu perusahaan-perusahaan yang ingin mengembangkan pasarnya ke Eropa dengan dukungan untuk mendapatkan EU Number,” ungkap Yugi.

Oleh karena itu, tambah Yugi, Kadin Indonesia menilai ada banyak PR yang harus dikerjakan oleh pemerintah untuk memajukan industri perikanan. Beberapa yang menjadi poin penting untuk di upgrade, yakni kelengkapan fasilitas dan besarnya kapasitas yang dimiliki perusahaan, pemetaan pasar ekspor, penguasaan prosedur ekspor, berbagai sertifikasi ekspor yang wajib dimiliki hingga pada dukungan kebijakan pemerintah.

Advertisement