Bank Dunia Apresiasi Perkembangan Standar Akuntansi dan Audit Indonesia

Oleh : Wiyanto | Rabu, 22 Januari 2020 - 09:29 WIB

World Bank (Foto Ist)
World Bank (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan sebagai koordinator Tim Kerja Nasional penerapan standar internasional akuntansi dan audit Indonesia menyampaikan bahwa Bank Dunia telah menerbitkan hasil penilaiannya terhadap Indonesia pada akhir 2019 lalu.

"Bank Dunia dalam penilaian penerapan standar internasional akuntansi dan audit Indonesia tahun 2018 atau yang dikenal dengan Reports on the Observance of Standards and Codes - Accounting and Auditing (ROSC A&A) secara umum mengapresiasi perkembangan penerapan standar internasional akuntansi dan audit yang telah dilakukan sehingga meningkatkan transparansi, tata kelola, dan akuntabilitas pelaporan keuangan di Indonesia," demikian siaran pers OJK di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Hasil penilaian lengkap terhadap penerapan standar internasional akuntansi dan audit Indonesia tahun 2018 ini telah diunggah di laman Bank Dunia.

ROSC A&A Indonesia 2018 merupakan pelaksanaan penilaian ketiga kali setelah 2005 dan 2011 serta informal update 2014. ROSC merupakan bagian dari inisiatif bersama International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia yang dimulai paskakrisis tahun 1999 dan diperbarui tiap lima tahunan, dengan tujuan mendukung stabilitas sistem keuangan pada lingkup domestik maupun internasional melalui pengembangan, diseminasi, adopsi dan implementasi standar internasional.

Penilaian ROSC A&A Indonesia ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman yang baik dari berbagai pemangku kepentingan terhadap prospek investasi di Indonesia sehingga menumbuhkan kepercayaan masyarakat domestik dan internasional yang selanjutnya akan semakin meningkatkan investasi termasuk arus modal (capital inflow) ke Indonesia dan membawa dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi serta penguatan sistem keuangan di Indonesia.

Selama misi ROSC A&A Indonesia bulan Agustus 2017 hingga Mei 2018, telah dilakukan serangkaian diskusi intensif dengan Tim Kerja Nasional yang beranggotakan Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Kementerian BUMN, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), dan Otoritas Jasa Keuangan sebagai koordinator tim. Diskusi juga melibatkan berbagai lembaga terkait seperti kantor akuntan publik, asosiasi industri, dan akademisi. Bank Dunia menilai sejak penilaian ROSC A&A 2011, Indonesia telah mencapai banyak perkembangan. Para pengguna laporan keuangan menilai kualitas pelaporan keuangan secara umum lebih baik dari periode sebelumnya, khususnya laporan keuangan emiten.

Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang efektif berlaku pada 1 Januari 2018, secara substantial telah sejalan dengan International Financial Reporting Standards (IFRS) yang berlaku pada 1 Januari 2017.

Penilaian juga menyebutkan bahwa Organisasi Profesi Akuntansi / Professional Accountancy Organizations (PAOs) telah berkembang untuk dapat lebih melindungi kepentingan publik dan meningkatkan kompetensi serta disiplin para pelaku profesi akuntansi, didukung oleh penerbitan UU Akuntan Publik. Berbagai kebijakan telah dilakukan seperti restrukturisasi IAI dan membentuk IAPI serta Komite Profesi Akuntan Publik (KPAP). Proses untuk menjadi akuntan dan auditor telah disederhanakan. Program studi level sarjana dan vokasi akuntansi juga telah diperbarui untuk mendukung perkembangan profesi akuntansi. Selanjutnya, Bank Dunia mendorong otoritas dan lembaga terkait untuk mengimplementasikan rekomendasi atas beberapa isu yang masih perlu mendapat perhatian dalam rangka pengaturan, pengawasan dan pengembangan standar laporan keuangan dan audit untuk meningkatkan kualitas pelaporan keuangan di Indonesia.

Bank Dunia juga menyampaikan perlunya peningkatan koordinasi antar-otoritas dan lembaga terkait dalam menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif melalui penerapan standar internasional yang lebih baik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Prijono Sugiharto Dirut Astra Internasional

Jumat, 21 Februari 2020 - 22:01 WIB

Prijono Bos Astra: 63 Tahun Astra Kobarkan Gerakan Kurangi Plastik

Kami mengajak seluruh karyawan Astra dan masyarakat luas untuk semakin peduli tentang bahaya sampah plastik sekali pakai. Melalui partisipasi manajemen, karyawan, dan masyarakat, kami berharap…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ketika menghadiri peresmian fasilitas produksi viscose rayon PT Asia Pacific Rayon (APR) di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau

Jumat, 21 Februari 2020 - 20:30 WIB

Bahan Baku Terpenuhi, Menperin Genjot Industri TPT Nasional

Industri tekstil dan produk tesktil (TPT) diyakini akan semakin tumbuh berkembang dengan ketersediaan bahan baku dari dalam negeri.

Samsung Galaxy Z Flip

Jumat, 21 Februari 2020 - 19:29 WIB

Samsung Kenalkan Smartphone Layar Lipat Terbaru, Galaxy Z Flip

Saat dilipat, Galaxy Z Flip tampil nyaman dalam genggaman, serta mudah disimpan. Ketika dibuka, layar berukuran hampir dua kali lipat – menampilkan layar 6.7 inci.

Kerjasama Penyediaan Produk Beton dan Jasa Konstruksi untuk Pembangunan dan Pemeliharaan Bangunan serta Fasilitas Pendukung di Area Bandara

Jumat, 21 Februari 2020 - 19:22 WIB

Angkasa Pura Properti dan Waskita Beton PrecastTandatangani Kerjasama Pembangunan dan Pemeliharaan Area Bandara

Jakarta-Sinergi anak usaha BUMN dalam pembangunan dan pemeliharaan area bandar udara dilakukan oleh PT Angkasa Pura Properti, anak usaha dari pengelola bandara PT Angkasa Pura I (Persero), dan…

realme C3

Jumat, 21 Februari 2020 - 19:07 WIB

realme Resmi Meluncurkan realme C3 Triple Camera Game Monster di Indonesia

realme C3 menghadirkan pengaturan kamera belakang 12MP + 2MP + 2MP. Kamera utama 12MP-nya memiliki aperture besar F/1.8 dan ukuran piksel 1,25μm yang besar. Konfigurasi kamera tersebut dapat…