Ditemukan 125 Pinjaman Online dan 182 Investasi Ilegal

Oleh : Wiyanto | Selasa, 03 Desember 2019 - 10:21 WIB

Iluastrasi Investasi-images IST
Iluastrasi Investasi-images IST

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi terus bertindak untuk melindungi masyarakat dan hingga akhir Nopember lalu kembali menemukan 125 entitas yang melakukan kegiatan fintech peer to peer lending ilegal yang tidak terdaftar di OJK.

“Kegiatan fintech peer to peer lending ilegal masih banyak beredar lewat website maupun aplikasi serta penawaran melalui sms. Kami meminta masyarakat untuk berhati-hati sebelum melakukan pinjaman secara online dengan melihat apakah aplikasi peer to peer lending tersebut telah terdaftar di OJK atau belum.” kata Ketua SWI Tongam L. Tobing di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Sebelumnya, pada 7 Oktober 2019, Satgas Waspada Investasi telah menindak133 entitas fintech peer to peer lending ilegal, sehingga total entitas fintech peer to peer lending ilegal yang ditangani Satgas Waspada Investasi sampai dengan November 2019 sebanyak 1.494 entitas dengan total entitas fintech peer to peer lending ilegal yang sudah ditindak oleh Satgas Waspada Investasi sejak tahun 2018 hingga November 2019 sebanyak 1.898 entitas.

Tongam mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk 13 kementerian/lembaga di dalam Satgas Waspada Investasi dan sejumlah pihak terkait seperti asosiasi fintech untuk mencegah masyarakat menjadi korban dari fintech peer to peer lending ilegal, antara lain dengan memperbanyak sosialisasi dan informasi mengenai bijak meminjam di fintech peer to peer lending dan membuka layanan pengaduan Warung Waspada Investasi.

“Kami mengajak semua anggota Satgas untuk semakin aktif bersama-sama melakukan pencegahan maraknya fintech peer to peer lending ilegal dan invetasi ilegal untuk melindungi kepentingan masyarakat,” kata Tongam.

182 Kegiatan Usaha Tanpa Izin Satgas Waspada Investasi hingga akhir Nopember juga menghentikan 182 kegiatan usaha yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat.

Dari 182 entitas tersebut di antaranya melakukan kegiatan sebagai berikut: 164 perdagangan forex tanpa izin, 8 investasi money game; 2 equity crowdfunding ilegal; 2 multi level marketing tanpa izin;1 perdagangan kebun kurma;1 investasi properti; 1 penawaran investasi tabungan;1 penawaran umrah;1 investasi cryptocurrency tanpa izin;1 koperasi tanpa izin.

Tongam menjelaskan bahwa kegiatan 182 entitas ini berbahaya karena memanfaatkan ketidakpahaman masyarakat untuk menipu dengan cara iming-iming pemberian imbal hasil yang sangat tinggi dan tidak wajar.

Satgas Waspada Investasi juga mengimbau kembali kepada masyarakat untuk tidak ikut dalam kegiatan yang dilakukan oleh entitas PT Kam And Kam (Memiles), karena merupakan kegiatan yang ilegal dan tidak memiliki izin dari otoritas seperti tercantum pada siaran pers pada tanggal 2 Agustus2 2019. Total kegiatan usaha yang diduga dilakukan tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat yang telah dihentikan oleh Satgas Waspada Investasi selama tahun 2019 sebanyak 444 entitas.

Satgas menyatakan ada satu entitas yang sebelumnya ditindak oleh Satgas telah mendapatkan izin usaha yaitu PT Sinergi Rezeki Ananta yang memperoleh izin berupa SIUPL untuk melakukan kegiatan penjualan produk dengan sistem multi level marketing.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gisella Anastasia

Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:32 WIB

Sampoerna Academy Tekankan Pentingnya Sinergi Guru, Orang Tua dan Siswa Selama Virtual Schooling

Tahun ini Hari Pendidikan Nasional dan perayaan upacara bendera, tampak berbeda dari biasanya. Untuk pertama kalinya perayaan Hari Pendidikan Nasional diiringi dengan proses pembelajaran yang…

Minuman Teh Gong Cha Temani Anda Selama WFH

Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:10 WIB

Minuman Teh Gong Cha Temani Anda Selama WFH

Kabar gembira bagi para penggemar bubble tea, Gong cha produk teh nomor 1 dunia yang telah memiliki lebih dari 1500 gerai yang tersebar di seluruh dunia, kini kembali hadir di Indonesia. Dengan…

Ngobrol Santai Secara Online Forum HIPMI & Tokoh

Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:10 WIB

HIPMI Beri Kunci Sukses di Usia Muda

Banyak anak muda yang kerap sekali sulit menjajal menjadi pengusaha karena beberapa faktor. Mulai dari tidak memiliki pengalaman, galau, hingga sulit mengambil keputusan. Dalam acara ngobrol…

Bisnis Kopi Indonesia Kuasai Dunia Sangat Menjanjikan

Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:05 WIB

Bisnis Kopi Indonesia Kuasai Dunia Sangat Menjanjikan

Kontribusi kopi Indonesia terhadap ketersediaan suplai kopi di dunia sangat besar Peluang ini bisa dijadikan Indonesia sebagai peluang untuk menguasai pasar kopi dunia Hal ini disebutkan Paul…

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Saat Berlibur di Labuan Bajo (Foto:Dok:Facebook)

Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:00 WIB

BOPLBF Bangun Sistem Registrasi Online Pariwisata di Era New Normal

Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur (Pemda NTT) dan para stakeholder pariwisata siap membuka kembali aktifitas pariwisata…