- GIIAS 2026 menghadirkan lebih dari 60 merek otomotif global, menampilkan inovasi kendaraan listrik dan teknologi terbaru.
- Target penjualan mobil nasional 2026 diproyeksikan melampaui 850.000 unit, didorong oleh momentum positif GIIAS.
- Mobil listrik dengan harga kompetitif di kisaran Rp200 jutaan menjadi daya tarik utama, didukung teknologi baterai LFP dan fast charging.
Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung dari 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang, menjadi panggung utama inovasi otomotif dengan lebih dari 60 merek global yang berpartisipasi. Pameran ini tidak hanya menampilkan kendaraan terbaru, tetapi juga teknologi terobosan yang akan membentuk masa depan mobilitas di Indonesia.
Sorotan Utama GIIAS 2026: Inovasi dan Merek Terbaru
GIIAS 2026 mencatatkan sejarah sebagai pameran otomotif paling lengkap yang pernah diadakan Gaikindo, dengan lebih dari 60 merek otomotif global hadir. Pameran ini menampilkan berbagai segmen, mulai dari kendaraan penumpang, kendaraan komersial, sepeda motor, hingga perusahaan karoseri dan industri pendukung.
Beberapa merek baru seperti BAW, Changan, iCAR, Leapmotor, Solarky, dan Zeekr turut meramaikan GIIAS 2026 untuk pertama kalinya, menunjukkan tingginya kepercayaan industri terhadap potensi pasar Indonesia. Kehadiran mereka membawa beragam inovasi, termasuk sistem penggerak Extended-Range Electric Vehicle (EREV) dan Plug-in Hybrid generasi baru yang menawarkan efisiensi lebih tinggi.
- Peluncuran Mobil Baru: Toyota menghadirkan bZ4X Touring dan Land Cruiser 300 Hybrid, sementara Honda memperkenalkan Honda Super One yang dijuluki "Brio Listrik" sebagai mobil listrik pertama yang dipasarkan untuk konsumen umum.
- Teknologi Terkini: Selain EREV dan Plug-in Hybrid, GIIAS 2026 juga menjadi panggung bagi suspensi adaptif elektronik dan teknologi keselamatan canggih.
- Partisipasi Merek: Lebih dari 60 merek otomotif global berpartisipasi, termasuk nama-nama besar seperti Toyota, Daihatsu, Honda, Suzuki, Mitsubishi Motors, Hyundai, BMW, Mercedes-Benz, hingga merek Tiongkok seperti BYD, Chery, dan Wuling.
- Area Uji Coba: Pengunjung dapat mencoba lebih dari 200 unit kendaraan, terdiri dari 180 unit roda empat dari 38 merek dan 20 unit roda dua dari 11 merek, di area test drive dan test ride yang aman dan nyaman.
Melihat Peluang di Tengah Lonjakan Kendaraan Listrik
Tren kendaraan listrik (EV) terus menunjukkan pertumbuhan signifikan di Indonesia, dengan GIIAS 2026 menjadi katalis utama bagi segmen ini. Biaya operasional yang lebih rendah dan harga yang semakin terjangkau menjadi daya tarik utama bagi konsumen.
Pangsa pasar kendaraan listrik nasional telah mencapai sekitar 16%, dengan city car EV menguasai 51% pasar. Ini menciptakan peluang besar bagi produsen untuk memperkenalkan model-model baru yang inovatif dan kompetitif.
- Dominasi Baterai LFP: Lebih dari 70% model EV di kisaran harga Rp200 jutaan kini menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang lebih stabil dan tahan lama.
- Standardisasi Pengisian Cepat DC: Hampir semua EV harga Rp200 jutaan di GIIAS 2026 dilengkapi port pengisian cepat DC, memungkinkan pengisian 30% hingga 80% dalam 30-35 menit.
- Peningkatan Jarak Tempuh: Mobil listrik di rentang harga ini kini mampu menempuh jarak rata-rata 300 km hingga 400 km dengan sekali pengisian daya penuh, mengatasi kekhawatiran jarak tempuh.
- Model Unggulan: Wuling Aira EV, yang dibanderol mulai Rp155 juta, menjadi sorotan sebagai city car listrik buatan Indonesia yang menawarkan fitur fast charging dan garansi seumur hidup. BYD Atto 1 dan Changan Lumin juga menawarkan pilihan menarik di segmen ini.
Dampak dan Outlook Industri Otomotif Nasional
GIIAS 2026 diharapkan mampu menjadi pendorong utama pertumbuhan industri otomotif nasional, dengan target penjualan mobil nasional diproyeksikan melampaui 850.000 unit tahun ini. Kinerja positif pada semester I-2026, dengan produksi mencapai 619 ribu unit (naik 11,3%) dan penjualan wholesales 436 ribu unit (naik 15,9%), menjadi modal kuat.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita optimistis bahwa angka penjualan bisa melampaui target tersebut, mengingat tingkat kepemilikan mobil di Indonesia masih relatif rendah dibandingkan negara tetangga. Pameran ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi otomotif di Asia Tenggara.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
GIIAS 2026 diselenggarakan dari 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.
Harga tiket reguler GIIAS 2026 adalah Rp50.000 untuk hari kerja dan Rp100.000 untuk akhir pekan jika dibeli secara online melalui aplikasi Auto360.
Lebih dari 60 merek otomotif global berpartisipasi, termasuk Toyota, Honda, Hyundai, BMW, Mercedes-Benz, BYD, Wuling, dan banyak lagi, serta beberapa merek baru seperti Changan dan Zeekr.
GIIAS 2026 menampilkan berbagai kendaraan listrik dengan teknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV), Plug-in Hybrid generasi baru, serta mobil listrik terjangkau dengan baterai LFP dan fast charging.
- GIIAS 2026 menjadi etalase inovasi otomotif terbesar, menghadirkan puluhan merek global dan teknologi kendaraan terbaru, khususnya di segmen elektrifikasi.
- Kendaraan listrik dengan harga kompetitif menjadi primadona, didukung oleh perkembangan teknologi baterai dan infrastruktur pengisian daya yang semakin baik.
- Industri otomotif nasional menunjukkan optimisme kuat, dengan GIIAS 2026 diharapkan dapat mendorong penjualan mobil melampaui target 850.000 unit tahun ini.