Generali Dukung Pengembangan Karakter Anak Lewat Gerakan Indonesia Bermain

Oleh : Herry Barus | Senin, 04 November 2019 - 06:18 WIB

Generali
Generali

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia berpartisipasi aktif dalam acara Gerakan Indonesia Bermain yang diselenggarakan pada Minggu, 3 November 2019 di GOR Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan.

Acara yang dibuka oleh Menteri Kesehatan RI, dr. Terawan Agus Putranto, ini mengangkat tema ‘Girangnya Bermain’ yang bertujuan untuk mengembalikan permainan dan budaya bermain bagi anak-anak Indonesia dalam membangun kesehatan karakter dan mental anak-anak.

 Acara yang merupakan hasil kerjasama dengan Yayasan HOPE Wordwide Indonesia ini diikuti oleh lebih dari 1.000 anak kurang beruntung dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) yang tersebar di Jabodetabek. Dalam acara ini, anak-anak diajak bermain beragam permainan mulai dari permainan tradisional, seperti lompat tali, balap sarung, main kelereng, hingga berbagai games digital untuk melatih softskill. Selain anak-anak, lebih dari 100 karyawan Generali juga terlibat aktif dalam acara ini sebagai relawan yang bermain bersama.

 Penyelenggaraan Gerakan Indonesia Bermain sekaligus dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 91 pada 28 Oktober 2019 yang memiliki makna tersendiri bagi Indonesia. Terkait dengan pemuda sebagai penerus bangsa, Indonesia akan menghadapi bonus demografi, yakni masa dimana jumlah penduduk berusia produktif (15-64 tahun) diperkirakan akan mencapai 70% yang akan terjadi antara tahun 2020 hingga 2030[1]. Untuk menghadapi hal ini, tentu saja anak-anak sebagai calon muda-mudi perlu dibangun karakter terbaik mereka yang salah satunya dengan bermain.

 Melansir dari situs Sahabat Keluarga Kemendikbud[2], bermain memiliki banyak manfaat, di antaranya mampu menstimulasi perkembangan dan pertumbuhan otak, memperbaiki kecerdasan, pemahaman dan daya ingat, memicu berpikir kreatif, meningkatkan kemampuan bahasa, meningkatkan kosakata dan pemahaman, meningkatkan kemampuan mengelola emosi, populer dan bahagia, menyehatkan, serta mengajarkan pelajaran hidup.

 “Mempersiapkan bonus demografi yang hanya akan terjadi sekali dalam sejarah bangsa ini, anak-anak harus dipersiapkan masa depannya agar lebih matang secara emosional. Mereka harus memiliki karakter, moral, kreativitas, dan kompetensi yang unggul dalam menghadapi persaingan global dan salah satunya bisa dibentuk dari aktivitas bermain. Dengan semangat Sumpah Pemuda, disini anak-anak diajak bermain permainan tradisional untuk tetap menjaga kecintaan mereka pada kekayaan budaya Indonesia sambil belajar kepemimpinan, kerjasama, dan toleransi dalam tim,” ujar Edy Tuhirman (CEO Generali Indonesia)

 Gerakan Indonesia Bermain merupakan bagian dari gerakan berantai global The Human Safety Net yang mengajak masyarakat untuk dapat memberikan manfaat kepada orang lain, sehingga orang tersebut mampu mandiri dan berperan aktif di masyarakat, dimana berbagai program THSN di Indonesia fokus pada anak-anak dan keluarga. Dukungan Generali dalam acara rutin yang diselenggarakan tiap tahunnya ini juga merupakan wujud salah satu value Generali, Live The Community, di mana Generali secara aktif tumbuh bersama masyarakat dan komunitas di mana Generali berada.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Budi Hikmat, Kepala Makro Ekonomi dan Direktur Strategi Investasi PT Bahana TCW Investment Management,

Senin, 06 Juli 2020 - 15:15 WIB

Percepat Realisasi Anggaran Semester Dua untuk Dorong Ekonomi Indonesia

PT Bahana TCW Investment Management berharap adanya percepatan realisasi belanja pemerintah pada semester dua. Hal ini bertujuan untuk mendorong pemulihan daya beli masyarakat yang turun akibat…

Pintro (Photo by pintro.id)

Senin, 06 Juli 2020 - 15:15 WIB

Tahun Ajaran Baru 2020/2021 Menuntut Semua Lembaga Pendidikan Mentransformasikan Semua Layanan Pendidikannya ke Digital

Tahun Ajaran Baru 2020/2021 akan segera dimulai, namun ditengah pandemi yang masih berlangsung ini tentunya akan menuntut banyak perubahan yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya oleh semua…

dr. Margareta Komalasari, Sp.A selaku Dokter Spesialis Anak dan Anggota IDAI Jaya

Senin, 06 Juli 2020 - 15:00 WIB

Sakatonik ABC Ajak Anak Indonesia Lakukan #GerakanTanganABC

Menjalani masa transisi new normal saat ini bagi anak-anak Indonesia bukanlah hal yang mudah. Apalagi data resmi IDAI pada anak 0-17 tahun per 18 Mei 2020, menyebutkan 584 anak dinyatakan positif…

Rektor Universitas Al Azhar Indonesia, Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc.

Senin, 06 Juli 2020 - 14:43 WIB

Rektor Al Azhar: Merger Bank Syariah Merupakan Tindakan Yang Tepat

Rencana merger bank syariah plat merah pada 2021 yang diwacanakan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendapatkan respon positif dari Rektor Universitas Al Azhar Indonesia,…

Gedung Lembaga Negara Pengawas Pelayanan Publik Ombudsman RI (nrmnews.com)

Senin, 06 Juli 2020 - 14:05 WIB

Komisaris BUMN Ramai-ramai Rangkap Jabatan, Ombudsman: Kerja Asal-asalan Hingga Rusak Kinerja Perusahaan

Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menyebut masih banyak komisaris yang rangkap jabatan di tubuh perusahaan badan usaha milik negara (BUMN). ORI menilai kondisi itu justru membuat kinerja perusahaan…