Sektor Properti Kembali Bergairah, PT Pancakarya Griyatama Luncurkan Unit Skandinavia Lagom

Oleh : Hariyanto | Jumat, 20 September 2019 - 19:04 WIB

Norman Eka Saputra, Direktur Skandinavia Apartment
Norman Eka Saputra, Direktur Skandinavia Apartment

INDUSTRY.co.id - Tangerang - Situasi ekonomi global yang tengah mengalami kecemasan akibat perang dagang antara China dan AS tak membuat bisnis di sektor properti bergairah. Bahkan, kelas atas yang memang telah memahami antisipasi resesi, akan memllih investasi pada elemen-elemen yang aman seperti properti. 

Ditambah lagi dengan rencana pemerintah untuk menghapus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang selama ini dianggap menjadi salah satu penghalang masuknya investasi ke Indonesia. Kelonggaran untuk pelaku usaha di sektor properti diberikan yakni seperti pemangkasan Pajak Penghasilan (PPh) 22 untuk penjualan hunian sangat mewah darl 5% menjadi 1%. 

Tarif itu berlaku pada rumah beserta tanahnya dengan harga jual lebih dari Rp 30 miliar atau luas bangunan lebih dari 400m2. Tarif juga berlaku pada apartemen, kondominium, dan sejenisnya dengan harga Jual di atas Rp 30 miliar dengan luas diatas 150m2. Dengan kata lain, hanya hunian mewah yang meliputi rumah, apartemen, kondominium, town house, atau sejenisnya yang bernilai diatas Rp 30 miliar yang dikenakan PPnBM sebesar 20%. 

"lni otomatis merangsang pertumbuhan properti, dengan kelonggaran lMB ini akan mendorong masuknya Investasi dari luar ke dalam negeri yang dapat menjadi modal pengembang guna mempercepat penyediaan produk bagi konsumen," kata Direktur Skandinavia Apartmen,  Norman Eka Saputra pada Launching Skandinavia Lagom di Ballroom Novotel Tangerang, (20/9/2019). 

Eka menambahkan, saat ini unit-unit di Skandinavia telah siap ditempati, lebih dari 650 unit telah siap diserah terimakan kepada pembeli. lni menjadi nilai tambah tersendiri bagi mereka yang ingin investasi dalam waktu yang singkat. 

"Dengan produk yang sudah ready, kami perhitungkan Return of Investment (ROI) bisa didapatkan hanya dalam waktu 7 tahun. Apalagi pada Skandinavia Lagom ini, starting price 850 juta unfurnished, akan mendapat bonus desain interior dan gambar kerja karya Interior consultant kami Bitte Design Studio yang sudah banyak mengerjakan berbagai proyek yang memenangkan banyak award seperti diantaranya Artotel Haniman Ubud, Mr. Fox, Beer Hall dan banyak lagi," ungkapnya.

"Konsumen dapat menggunakan bonus interior desain ini untuk memfurnished unitnya dengan waktu yang lebih ehsien hingga kemudian dapat segera disewakan atau ditinggali. Kami yakin tanggapan pasar akan baik" tambah Eka. 

Skandinavia Lagom merupakan produk terakhir yang diluncurkan oleh pengembang apartemen Skandinavia, PT Pancakarya Griyatama, Tangerang. Produk ini merupakan produk penghabisan dimana hanya tersisa sebanyak 200 an unit dengan luasan semigross 44,81m2 yang terbagi menjadi dua tipe yakni 1 bedroom suite dan 2 bedroom junior yang masih menjadi unggulan pengembang. 

Dengan fasilitas yang sudah lengkap seperti swimming pool, guests room, fitness center dan terletak persis disebelah Tangcity Mall, pengembang yakin dalam momentum peralihan dan kenaikan investasi terhadap properti yang sedang terjadi, keunggulan-keunggulan yang dimiliki pada produknya ini akan semakin menarik minat konsumen.  

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi

Rabu, 03 Juni 2020 - 20:20 WIB

Perubahan Postur APBN 2020, Jokowi: Harus Dijaga, Transparan, Hati-hati Moral Hazard

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Perubahan Postur APBN Tahun 2020 pada Rabu (3/6/2020) melalui rapat terbatas secara virtual di Jakarta.…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

Rabu, 03 Juni 2020 - 19:21 WIB

Beredar Kabar Anies Perpanjang PSBB, Mal di Jakarta Batal Dibuka, Ini Penjelasan Pemprov

Pemprov DKI Jakarta kembali menegaskan bahwa Mal belum diizinkan beroperasi di Jakarta. Sebelumnya tersiar informasi yang menyebutkan pusat perbelanjaan atau mal akan dibuka kembali pada 5 dan…

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:52 WIB

Sah! Pemerintah Gelontorkan Rp677,2 Triliun Dana Covid-19, Ini Rinciannya...

Seusai rapat terbatas dengan Presiden melalui video conference, di Jakarta, pada rabu (3/6/2020), Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa total anggaran untuk penanganan…

Taralite

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:42 WIB

Fintech P2P Lending Taralite Raih Izin Usaha Dari Otoritas Jasa Keuangan

Dengan adanya izin dari OJK tersebut, perusahaan yang merupakan bagian dari Grup OVO yang sebelumnya berstatus “Terdaftar” di OJK, kini meningkat menjadi perusahaan P2P Lending berlisensi…

Chief Credit Officer & Co-Founder, Christopher Gultom

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:20 WIB

Sambut New Normal, Akseleran Siapkan Strategi Mitigasi Risiko Kredit

Menyambut New Normal, Akseleran menyiapkan sejumlah strategi untuk memitigasi risiko kredit bermasalah (non performing loan/NPL) guna mendukung kebangkitan perekonomian nasional.