Filipina Akan Kedatangan 3.000 Unit DFSK Super Cab dari Indonesia

Oleh : Ridwan | Kamis, 19 September 2019 - 09:05 WIB

DFSK Super Cab
DFSK Super Cab

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Sokonindo Automobile mengumumkan kerja sama dengan QSJ Motors Philippine untuk pengadaan kendaraan komersial ringan di Filipina, dan sebagai penanda awal ekspor DFSK Indonesia ke Filipina.

Disebutkan dalam perjanjian yang berlangsung pada Senin (16/9/2019), pada Forum Ekonomi dan Perdagangan Filipina negara ASEAN, PT Sokonindo Automobile akan mendatangkan DFSK Super Cab yang merupakan kendaraan pikap modern dan handal produksi pabrik Cikande Serang, Indonesia ke Filipina melalui QSJ Motors.

Kedua perusahaan antar negara ini melakukan kerja sama untuk memperkenalkan, mendistribusikan, dan memasarkan 3.000 unit DFSK Super Cab 1.3 L Turbo Diesel yang didatangkan secara completely built-up (CBU) ke Filipina.

Kerja sama ini menjadi momentum penting karena akan berdampak panjang bagi kedua belah pihak, dan membuka peluang baru untuk kerja sama yang saling menguntungkan.

CEO PT Sokonindo Automobile, Pang Hai mengatakan, PT Sokonindo Automobile mengambil kesempatan dari Forum ini dengan memperkenalkan kendaraan-kendaraan unggulannya ke pasar Filipina. Melalui perjanjian ini, PT Sokonindo Automobile mengambil langkah strategis untuk memperluas pemasaran di wiliyah ASEAN.

"Perusahaan kami dengan ketulusan hati membangun kerja sama yang lebih luas dan jangka panjang dengan Negara Filipina untuk menciptakan masa depa bersama yang lebih baik," ungkap Pang Hai.

PT Sokonindo Automobile sebagai jembatan SOKON Group di Asia Tenggara telah menerapkan misi strategis “Berakar di Indonesia, Berekspansi ke Asia Tenggara dan Diekspor ke seluruh dunia". Misi ekspor PT Sokonindo Automobile ke pasar ASEAN dan dunia adalah bagian rencana awal investasi kami membangun pusat produksi berstandar industri 4.0 di Indonesia.

Peluang Besar Pasar Otomotif Filipina

Pada Forum Ekonomi dan Perdagangan Negara ASEAN, Filipina telah menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Asia Tenggara. Perkembangan pesat pada sektor kehutanan dan pertanian telah menciptakan permintaan besar untuk kendaraan komersial.

Filipina juga mengemukakan kondisi pasar otomotif Filipina yang terus berkembang setiap tahunnya. Pada tahun 2018, total volume penjualan kendaraan di Filipina mencapai 391.400 unit dengan dominasi penjualan kendaraan penumpang sekitar 72 persen (281.900 unit) dan kendaraan komersial 28 persen (109.500 unit). Secara keseluruhan, pasar mobil Filipina telah berkembang cepat selama lima tahun terakhir. Bahkan pasar otomotif Filipina diprediksi bakal tumbuh 3,3 persen hingga akhir 2019 dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondisi pasar di Filipina menjadi indikasi peluang bagi DFSK Indonesia untuk memasarkan kendaraan-kendaraan produksinya lebih banyak lagi. Terlebih perdagangan bebas negara-negara ASEAN menambah peluang DFSK untuk bisa memasarkan kendaraan-kendaraan berkualitas dan berteknologi tinggi dengan harga yang kompetitif bagi pasar Filipina.

Sebagai anggota dari negara ASEAN, Filipina tidak hanya memiliki pangsa pasar mobil terbesar keempat di Asia Tenggara, tetapi juga memiliki potensi pengembangan yang  besar, serta memiliki keuntungan "Zero Tariff Export".

Dengan latar belakang seperti ini, PT Sokonindo Automobile melalui produknya yang unggul dan basis produksi yang kuat di Indonesia akan memperkuat kerjasamanya dengan Filipina. DFSK Supercab yang sudah terbukti handal dan kuat oleh konsumen di Indonesia, menjadikan bukti bahwa teknologi kendaraan Cina yang berbasis industri 4.0 ini mampu menjadi pilihan baru bagi konsumen di pasar Asia Tenggara.

Ekspor CBU DFSK Super Cab yang berupa setir kiri ini, akan mulai melakukan pendistribusiannya pada kuartal ke empat tahun 2019.

Di sisi lain, meningkatkan perekonomian masyarakat Filipina juga berdampak kepada standar hidup dan kebutuhan masyarakat di sana. Mereka semakin banyak membutuhkan kendaraan-kendaraan penumpang dengan kualitas yang terjamin, teknologi yang canggih, tenaga yang kuat, hingga fitur keselamatan yang lengkap sebagai kebutuhan sehari-hari.

Hal ini sejalan dengan PT Sokonindo Automobile yang telah memiliki deretan mobil penumpang  yang ungguk yaitu DFSK Glory 580, DFSK Glory 560, DFSK Glory i-Auto dan DFSK Glory E3 kendaraan yang berbasis energi terbarukan.

"PT Sokonindo Automobile memiliki lini kendaraan SUV yang lengkap dan kompetitif untuk bisa memenuhi beragam kebutuhan akan kendaraan penumpang di Filipina. Semua kendaraan kami sudah terjamin, memiliki standar yang teruji, serta sudah terbukti secara global. Sehingga kami berharap produk SUV DFSK juga dapat memasuki pasar Filipina dan memenuhi segala kebutuhan mobilitas konsumen Filipina yang terus meningkat," pungkas Pang Hai.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi

Rabu, 03 Juni 2020 - 20:20 WIB

Perubahan Postur APBN 2020, Jokowi: Harus Dijaga, Transparan, Hati-hati Moral Hazard

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Perubahan Postur APBN Tahun 2020 pada Rabu (3/6/2020) melalui rapat terbatas secara virtual di Jakarta.…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

Rabu, 03 Juni 2020 - 19:21 WIB

Beredar Kabar Anies Perpanjang PSBB, Mal di Jakarta Batal Dibuka, Ini Penjelasan Pemprov

Pemprov DKI Jakarta kembali menegaskan bahwa Mal belum diizinkan beroperasi di Jakarta. Sebelumnya tersiar informasi yang menyebutkan pusat perbelanjaan atau mal akan dibuka kembali pada 5 dan…

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:52 WIB

Sah! Pemerintah Gelontorkan Rp677,2 Triliun Dana Covid-19, Ini Rinciannya...

Seusai rapat terbatas dengan Presiden melalui video conference, di Jakarta, pada rabu (3/6/2020), Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa total anggaran untuk penanganan…

Taralite

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:42 WIB

Fintech P2P Lending Taralite Raih Izin Usaha Dari Otoritas Jasa Keuangan

Dengan adanya izin dari OJK tersebut, perusahaan yang merupakan bagian dari Grup OVO yang sebelumnya berstatus “Terdaftar” di OJK, kini meningkat menjadi perusahaan P2P Lending berlisensi…

Chief Credit Officer & Co-Founder, Christopher Gultom

Rabu, 03 Juni 2020 - 18:20 WIB

Sambut New Normal, Akseleran Siapkan Strategi Mitigasi Risiko Kredit

Menyambut New Normal, Akseleran menyiapkan sejumlah strategi untuk memitigasi risiko kredit bermasalah (non performing loan/NPL) guna mendukung kebangkitan perekonomian nasional.