Siap Berlaga di AXCR 2019 Melintasi Thailand - Myanmar

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 03 Agustus 2019 - 10:00 WIB

Asia Cross Country Rally (AXCR) (Foto Dok Industry.co.id)
Asia Cross Country Rally (AXCR) (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Asia Cross Country Rally (AXCR) yang telah diadakan sejak 1996 makin menarik minat para pereli Internasional, tak terkecuali dari Indonesia. Indonesia tercatat telah lima kali mengikutinya dan dipastikan tahun 2019 ini akan kembali berlaga dengan diwakili oleh INDONESIA CROSS COUNTRY RALLY TEAM, yang akan melibas jarak sepanjang 2.400 kilometer.  Dengan medan yang menantang yang dimulai dari medan jalan tanah hingga lumpur akan disajikan pada event ini.  Pada hari ketiga peserta mulai mendaki kearah pegunungan di utara Thailand, Mae sot !!.

Dalam ajang ke 24 ini, INDONESIA CROSS COUNTRY RALLY TEAM akan menurunkan 2 mobil dan 2 motor. Untuk mobil, Memen Harianto, yang telah mengikuti AXCR sejak tahun 2017, kali ini akan berpasangan dengan Rimhalsyah, sedangkan pembalap lainnya adalah Wijaya Kusuma didamping Lody Natasha.

Pada divisi motor INDONESIA CROSS COUNTRY RALLY TEAM diwakili oleh Rudy Poa yang kembali ikut berlaga bersama Fathir Muchtar. Bagi Rudy Poa, AXRC 2019 merupakan ajang kelima yang telah diikutinya. Dengan pengalamannya, harapan besar tentunya diberikan padanya untuk kembali mengibarkan bendera Sang Saka Merah Putih pada AXCR 2019.

Pada tahun ini anggota tim Indonesia sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Tetapi seluruhnya telah siap mengikuti balapan demi meraih prestasi dan mengharumkan Indonesia. “Kali ini terdapat dua nama baru dalam team, namun lainnya merupakan mereka yang telah mengikuti ajang AXCR. Saya berharap dengan seluruh persiapan hingga latihan menjelang berlaga dan tentunya dukungan para sponsor dapat membuat kami meraih prestasi dalam ajang AXCR 2019,” jelas Rudy Poa yang merangkap sebagai tim manager INDONESIA CROSS COUNTRY RALLY TEAM.

Wakil dari Indonesia tersebut akan bersaing melawan pembalap dari 8 negara dengan jumlah total 65 mobil dan 34 motor. Mereka akan mengawali lomba dengan titik start yang berada di Pattaya pada 11 Agustus dengan finish di Naypyitaw (Myanmar), yang terbagi dalam 6 Leg yang terbagi Pattaya – Nakom Nayok, Nakom Nayok – Kamphaeng Phet, Kamphaeng – Mae Sot, Mae Sot melintasi perbatasan menuju Myanmar (Hpa An) , Hpa An – Taungoo, Taunggo – Naypyitaw - Myanmar (Finish).

Untuk mobil yang digunakan oleh Memen Harianto dan Rimhalsyah adalah Jeep Tubular Custom, sedangkan Wijaya Kusuma bersama Lody Natasha mengendarai mobil Suzuki Jimny JB33. Pada divisi motor akan turun menggunakan KTM 690 Enduro. Seluruh kendaraan tersebut dikirimkan sejak 25 Juli 2019 lalu, dan diperkirakan pada 4 Agustus telah tiba di Pattaya, Thailand.

Team akan tiba secara bertahap pada tanggal 5 Agustus 2019 dan melakukan persiapan ulang, proses registrasi dan scrutineering , sebelum memulai balapan pada 11 Agustus nantinya. Keberangkatan INDONESIA CROSS COUNTRY RALLY TEAM tidak lepas dari dukungan beberapa pihak, antara lain Bank Mandiri, JNE dan Furukawa Battery Indonesia. Andil pihak-pihak tersebut dalam kegiatan ini tentunya akan mememberikan semangat dan dorongan kepada team Indonesia untuk menorehkan hasil yang maksimal.

Dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia tentunya sangat dibutuhkan dalam laga yang berlangsung selama enam hari di dua negara ini. Harapan besar tertanam pada seluruh pembalap untuk mengibarkan Bendera Merah Putih untuk didedikasikan pada Hari Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2019, yang kebetulan jatuh 1 hari setelah finish day.

Selain dua pembalap motor yang mewakili INDONESIA CROSS COUNTRY RALLY TEAM, juga terdapat tiga pembalap motor yang juga ikut serta dalam AXCR 2019. Mereka adalah Edi Sudarmadi dari Banjarmasin Kalsel (KTM 500EXC), Heri Cahyono dari Malang (KTM 690 ENDURO) dan Mufti - Bogor (KTM 450EXC).

Sekilas Tentang AXCR

Asia Cross Country Rally umumnya dikenal sebagai AXCR dan selalu diadakan pada bulan Agustus setiap tahun. Titik start AXCR selalu dimulai dari Thailand yang akan menuju ke berbagai negara lain, rute yang ditempuh melalui daerah pegunungan, hutan, sisi pantai, perkebunan, lintasan tarmac dan jalan berlumpur hingga berbatu. 

Ajang balap yang selevel dengan Paris Dakkar ini telah dimulai dari tahun 1996 pernah diadakan di 8 negara seperti: Kerajaan Thailand, Malaysia, Republik Singapura, Republik Rakyat Cina, Lao Republik Demokratik Rakyat, Republik Sosialis Vietnam, Kerajaan Kamboja, dan Republik Uni Myanmar, dengan kondisi alam dan iklim khas Asia.

Tahun ini adalah tahun ke 24 diselenggarakannya Asia Cross Country Rally dan Indonesia sudah mengikuti event ini sebanyak 5 kali dimana motor ikut berpartisipasi sebanyak 5 kali dan mobil berpartisipasi sebanyak 3 kali.  Semoga pada tahun ini Indonesia bisa menorehkan hasil yang maksimal sebagai dedikasi putra putri bangsa bagi kemerdekaan Indonesia.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aiko Senosoenoto dari Eki Dance Company (Foto Amz)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 15:00 WIB

Komunitas, Jadi Salah Satu Alternatif Pengembangan Seni Tari di Indonesia

Tumbuhnya berbagai komunitas, termasul komunitas tari, menjadi salah salah satu titik penting dalam jejaring kesenian di Indonesia. Ketika banyak negara lain masih berkutat dalam sekolah seni,…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:48 WIB

Pasar Modal Tingkatkan Kontribusi Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan terus mengarahkan agar industri Pasar Modal lebih berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mendukung ekspor dan subtitusi impor, serta membuka lebih…

Sentra bawang merah

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:42 WIB

DPR: Ekosistem Pengelolaannya Tersistematis

Jakarta - Meningkatnya Pendapatan Domestik Bruto (PDB) yang disumbangkan sektor pertanian pada Triwulan II- 2019 merupakan tanda makin tersistematisnya ekosistem pengelolaan usaha agraris di…

Ilustrasi Sawah (Dok. Kementan)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:34 WIB

Kementan Mampu Membuat Ekspor Melesat

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) telah membuktikan capaian swasembada pangan melalui kemajuan ekspor selama periode Mentan Amran Sulaiman.

Mba Tutut (Foto Amz)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 14:00 WIB

Tutut Soeharto: YHK dan YDGRK Terus Berbakti untuk Indonesia

Dua Yayasan yang dulu pernah didirikan oleh keluarga mantan Presiden RI ke 2, HM. Soeharto yakni Yayasan Harapan Kita (YHK) dan Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan (YDGRK) sama sama berulangtahun,…