INDUSTRY.co.id -
Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia menyebutkan paruh kedua tahun ini akan lebih baik. Secara mandat yang telah diterima Pefindo yang belum terealisasi mencapai Rp37,12 triliun hingga Juni 2019.
Pefindo menyakini semeter II akan positif realisasi yang akan dibukukan. Semester II sekitar Rp80 triliun dengan target secara tahunan mencapai Rp135 triliun. "Akan membaik, jauh lebih baik, kita harapkan second semester ini," ujar Direktur Utama Pefindo Sayaldi Saputra di Jakarta, Selasa (16/7/2019).
Pada semester I 2019, Sektor perbankan mencapai porsi 28,02 persen, Pembiayaan 22,36 persen dan listrik mencapai 8,99 persen.
Secara umum, pasar surat utang korporasi masih terus tumbuh dengan total outstanding yang telah mencapai lebih dari Rp400 triliun hingga akhir Juni 2019. Ada lebih 100 perusahaan yang tercatat di pasar surat utang korporasi yang beredar, mencakup emiten obligasi, sukuk dan perpetual. Sebagian besar dari perbankan dan perusahaan pembiayaan.
Jika berdasarkan tenor, terutama tenor 3 tahun dan 5 tahun. Hingga akhir Juni 2019, tenor 3 tahun dan 5 tahun hampir 70 persen dari nilai penerbitan baru surat utang korporasi.