SCG Gandeng ASEAN Foundation Promosikan Praktik Pembangunan Berkelanjutan dan Ekonomi Sirkular

Oleh : Hariyanto | Senin, 15 Juli 2019 - 12:56 WIB

Siam Cement Group (SCG)
Siam Cement Group (SCG)

INDUSTRY.co.id - Jakarta -  SCG berkolaborasi dengan ASEAN Foundation untuk mempromosikan praktik Pembangunan Berkelanjutan dan Ekonomi Sirkular melalui kunjungan perusahaan sebagai bagian dari rangkaian acara regional untuk generasi muda, 5th ASEAN Foundation Model ASEAN Meeting (AFMAM) 2019.

Acara tahun ini melibatkan 20 partisipan dari negara-negara ASEAN untuk mengunjungi Kantor Pusat SCG di Bangkok.
 
Acara 5th AFMAM 2019 ini diperuntukkan bagi mahasiswa dari wilayah ASEAN dan Australia agar mereka dapat memahami hubungan antar negara serta bagaimana para pengambil keputusan Negara Anggota ASEAN mengatasi masalah regional pada berbagai rapat ASEAN. Salah satu topik yang akan dibahas pada acara ini adalah ekonomi sirkular.

Melalui acara ini, partisipan berkesempatan mengunjungi pabrik SCG untuk mengamati dan mempelajari praktik sirkularitas pada level bisnis. “Kami menyambut semua partisipan dan mendorong mereka untuk menerapkan circular living pada kehidupan sehari-hari,” tutur Anusorn Potchanabanpot, SCG Country Director Indonesia melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id,  Senin (15/7/2019).
 
Ia menambahkan, sebagai perusahaan pemimpin regional, SCG berkomitmen dan berkontribusi dalam perkembangan berkelanjutan ASEAN, pihaknya menyadari pentingnya ekonomi sirkular sebagai kunci untuk mencapai tujuan akhir perkembangan berkelanjutan yang meliputi dimensi ekonomi, masyarakat, dan lingkungan.

Oleh sebab itu, SCG berusaha untuk mempraktikkan ekonomi sirkular dalam sektor bisnis, dengan harapan akan terjadi pergeseran yang memicu peningkatan kesadaran masyarakat serta mendorong perubahan perilaku dalam proses produksi dan konsumsi menuju praktik regeneratif melalui contoh dari aplikasi ekonomi sirkular.
 
"Kami memiliki tujuan untuk mempromosikan partisipasi aktif dari semua pemangku kepentingan, termasuk generasi muda ASEAN yang merupakan kunci penting dalam mewujudkan ekonomi sirkular, dan itu adalah alasan mengapa SCG ingin berbagi mengenai praktik kami dengan partisipan 5th AFMAM 2019, yaitu untuk membawa sirkularitas ke dalam kehidupan sehari-hari," jelas Anusorn.

Tidak hanya untuk mengedukasi, lanjutnya, tetapi juga mendorong mereka untuk melakukan sirkularitas dalam kehidupan mereka saat mereka sudah kembali ke negara masing-masing. “Para anak muda ini adalah generasi penerus ASEAN yang memiliki peran penting dalam memastikan keberlanjutan wilayah ASEAN di masa depan," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

B4TPowerHouse

Minggu, 18 Agustus 2019 - 17:32 WIB

Mati Lampu? Balai Kemenperin Ciptakan Penyimpan Daya Listrik Portabel

Ketersediaan dan akses layanan energi listrik sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat saat ini. Pemerintah menargetkan rasio elektrifikasi di seluruh wilayah Indonesia akan menembus di angka…

Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana (kedua dari kiri), dan Direktur Human Capital Management Telkom Edi Witjara (paling kiri) berbelanja produk kerajinan di UKM Binaan Telkom

Minggu, 18 Agustus 2019 - 16:47 WIB

Telkom Terlibat Selenggarakan Jalan Sehat di Kaltara

Tarakan – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama Perum Jamkrindo dan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menyelenggarakan Jalan Sehat yang diikuti sebanyak tidak kurang dari…

TACO dan Senayan City Luncurkan Pameran Karya Kita

Minggu, 18 Agustus 2019 - 13:19 WIB

TACO dan Senayan City Luncurkan Pameran Karya Kita

sebuah perusahaan yang bergerak di bidang bahan bangunan khususnya produk-produk interior, bekerjasama dengan Senayan City menghadirkan KARYA KITA dengan tema Mosaic of Diversity. Didukung oleh…

Daerah Irigasi Lakitan Sumsel

Minggu, 18 Agustus 2019 - 12:16 WIB

Kementerian PUPR Bangun Saluran Irigasi Primer 3,5 Km dan Sekunder 25 Km di Sumatera Selatan

Luasan DI Air Lakitan akan bertambah 2.590 hektar untuk memenuhi luas layanan 9.697 hektare.

Hunian Sementara atau Huntara

Minggu, 18 Agustus 2019 - 12:10 WIB

786 Bilik Huntara Tersisa Segera Dihuni Warga Terdampak Bencana di Palu, Sigi dan Donggala

Jakarta - Kementerian PUPR membangun hunian sementara (huntara) sebanyak 699 unit yang terdiri dari 8.388 bilik di 72 lokasi di Palu, Sigi dan Donggala. Pembangunan huntara bertujuan agar warga…