Chuck Dituntut 5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: Tak Perlu Khawatir, Tuhan Tidak Pernah Tidur

Oleh : Hariyanto | Kamis, 04 Juli 2019 - 13:34 WIB

Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar
Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kuasa hukum jaksa senior Chuck Suryosumpeno, Haris Azhar mempertanyakan dasar tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) kepada kliennya pada Rabu 3 Juli 2019. Chuck diketahui dituntut 5 tahun penjara dikurangi masa tahanan dan denda sebesar 1 miliar rupiah subsidair enam bulan kurungan.

Menurut Haris, kasus dugaan korupsi yang ditudingkan ke Chuck tak hanya melibatkan Jaksa Ngalimun. Ada nama Notaris Zainal Abidin dan Albertus Sugeng Mulyanto.

"Faktanya, Notaris Zainal Abidin meninggal dunia saat dalam proses persidangan, Albertus Sugeng Mulyanto hingga kini DPO. Dan jaksa tidak mampu menghadapkannya ke muka Pengadilan," kata Haris di Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Chuck dan tim Kuasa Hukum pun tidak banyak berharap akan tegaknya keadilan saat ini. Toh semua pihak juga sudah tahu latar belakang diseretnya Chuck dalam kasus pidana yang sama sekali tidak dilakukannya.

"Ditambah, seluruh dakwaan JPU sebenarnya sudah patah dengan seluruh pernyataan para saksi fakta yang diajukan oleh JPU."

Haris pun mengungkapkan bahwa saat ini yang diinginkan oleh para petinggi Kejaksaan adalah memasukkan Chuck hingga 'berkarat' di tahanan, maka fakta persidangan pun di kesampingkan.

"Namun Pak Chuck senantiasa menekankan pada Tim Kuasa Hukum untuk tak perlu khawatir karena  “Tuhan Tidak Pernah Tidur” dan mengajak kami untuk menyerahkan sepenuhnya pada Nya," ujarnya.

Sebagai informasi, Chuck pernah berhasil membuat kejaksaan berhasil berkontribusi menyelamatkan aset negara sebesar Rp 3,5 triliun hanya dalam kurun waktu 2 tahun. Bahkan mantan Kepala Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan ini memiliki formula untuk mengoptimalkan pemulihan aset dengan melepaskan kerugian negara sebesar Rp 10 triliun pada tahun 2015.

Sayangnya, janji Chuck itu pun kandas lantaran diduga dikriminalisasi pimpinannya, karena ogah diajak bekerja sama dengan oknum pimpinan kejaksaan yang ingin bermain aset sitaan dan barang rampasan di institusi korps Adhyaksa tersebut.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ninja Xpress

Minggu, 22 September 2019 - 07:00 WIB

Ninja Xpress Persembahkan:Obsesi untuk UKM Negeri

Ninja Xpress, layanan pengiriman paling obsesif di Indonesia, mempersembahkan Obsesi untuk UKM Negeri, sebuah obsesi yang menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaku UKM di Indonesia. Konsistensi…

Minggu, 22 September 2019 - 07:00 WIB

Ninja Xpress Persembahkan:Obsesi untuk UKM Negeri

Ninja Xpress, layanan pengiriman paling obsesif di Indonesia, mempersembahkan Obsesi untuk UKM Negeri, sebuah obsesi yang menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaku UKM di Indonesia. Konsistensi…

Malindo Air

Minggu, 22 September 2019 - 06:00 WIB

Data Terakhir Penumpang Malindo Air

Malindo Air (kode penerbangan OD) member of Lion Air Group secara resmi memberikan keterangan mengenai perkembangan berita tentang data penumpang, Malindo Air menyadari beberapa data pribadi…

Wings Air (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 September 2019 - 05:00 WIB

Wujudkan Mimpi Jelajahi Destinasi Wisata, WingsAir Layani Rute Manado-Morotai

Kabupaten Pulau Morotai terletak di Kepulauan Halmahera, Kepulauan Maluku Utara (Malut) adalah salah satu pulau paling utara di Indonesia. Kawasan ini berlatar keunikan bahari yang berhadapan…

Harjunot Ali

Sabtu, 21 September 2019 - 21:00 WIB

Harjunot Ali Kembali Main Film Horor

Harjunot Ali dikenal sebagai bintang film drama mumpuni. Kalau kemudian Harjunot mau terlibat di film genre horor, karena ia melihat dari sutradara dan rumah produksi yang menggarapnya.