Inuki Kokohkan Posisi, Jalin Sinergi dengan Enam Perusahaan

Oleh : Herry Barus | Jumat, 21 Juni 2019 - 10:00 WIB

Inuki Kokohkan Posisi, Jalin Sinergi dengan Enam Perusahaan
Inuki Kokohkan Posisi, Jalin Sinergi dengan Enam Perusahaan

INDUSTRY.co.id - Jakarta– PT Industri Nuklir Indonesia (Persero) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama secara sekaligus dengan enam perusahaan di Gedung Kementerian BUMN pada Selasa (18/6/2019) lalu.

Keenam perusahaan tersebut adalah PT Pupuk Kaltim (Persero), PT Pertamina Bina Medika-IHC, PT Intertek Utama Services, PT Citrabuana Indoloka, PT GE Operations Indonesia dan sepenuhnya didukung oleh PT BNI (Persero) sebagai penyedia modal kerja.

Penandatanganan dimaksud ditandatangani di hadapan Asisten Deputi Usaha Pertambangan Industri Strategis dan Media II Kementerian BUMN, Heri Purnomo. Dalam sambutannya, Heri menyambut positif sinergi yang dibangun, khususnya melihat bahwa sinergi ini tidak hanya melibatkan perusahaan BUMN saja melainkan juga anak perusahaan dan perusahaan swasta bahkan multinasional.

“Kita harapkan ke depan akan makin banyak perusahaan BUMN maupun swasta nasional yang menjadi pemain global, dengan demikian martabat bangsa kita akan semakin diakui secara internasional,” ucap Heri.

Heri menegaskan agar kerjasama tidak hanya sebatas nota kesepahaman dan sinergi transaksional namun juga berkembang ke arah sinergi kolaboratif seperti kerjasama operasional. Menurutnya, sinergi merupakan langkah yang tepat untuk mengembangkan usaha sehingga diharapkan BUMN dapat terus tumbuh dan meningkatkan kontribusi kepada negara.

Penandatanganan kerjasama ini semakin mengokohkan PT INUKI (Persero) sebagai satu-satunya BUMN yang mengolah teknologi nuklir di Indonesia. “INUKI harus agresif dan inovatif, ini momen kebangkitan kami sekaligus momen memperkuat sinergi dengan BUMN dan perusahaan multinasional,” ungkap Direktur Produksi PT INUKI (Persero) Bunjamin Noor usai acara penandatanganan kerjasama yang turut dihadiri Deputi Bidang Usaha Pertambangan Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno tersebut.

Bentuk Kerja Sama

Nota Kesepahaman yang melibatkan PT INUKI (Persero) dan PT Pupuk Kaltim (Persero) meliputi kerja sama dalam survei, uji, dan pengukuran menggunakan instrumentasi berbasis nuklir, serta menyediakan jasa analisa dan suplai barang seperti recharge zat radioaktif. Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Direktur Produksi PT INUKI (Persero) Bunjamin Noor dan Direktur Produksi PT Pupuk Kaltim (Persero) Bagya Sugihartana ini akan berlangsung selama tiga tahun sejak kesepakatan ditandatangani.

Pada kesempatan yang sama, PT INUKI (Persero) juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Pertamina Bina Medika-IHC yang dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Pertamina Bina Medika Dany Amrul Ichsan. Kerjasama ini meliputi penyediaan dan suplai zat radioaktif untuk medik, penyediaan dan suplai alat kesehatan, maintenance alat kesehatan berbasis teknologi nuklir, penanganan limbah zat radioaktif, pemanfaatan bersama kompetensi sumber daya masing-masing, serta kegiatan-kegiatan lain yang erat kaitannya dengan kesepakatan kerja sama ini. Lingkup kerja sama akan berlangsung selama dua tahun sejak ditandatangani.

Tak hanya menjalin sinergi antar BUMN dan anak perusahaan, PT INUKI (Persero) juga menandatangani nota kesapahaman dengan perusahaan swasta nasional, yaitu PT Intertek Utama Services dalam hal survei, uji, dan pengukuran menggunakan instrumentasi berbasis nuklir, jasa analisa serta kegiatan terkait lainnya. Nota kesepahaman ini ditandatangani oleh Direktur Produksi PT INUKI (Persero) Bunjamin Noor dengan Presiden Direktur PT Intertek Utama Services PT Djonnie Rahmat dan akan berlangsung selama satu tahun sejak kesepakatan ditandatangani Direktur Produksi PT INUKI (Persero) Bunjamin Noor juga menandatangani Nota Kesepahaman dengan Presiden Direktur PT Citrabuana Indoloka Djonnie Rahmat terkait kerjasama dalam hal kegiatan survei, uji, dan pengukuran menggunakan instrumentasi berbasis nuklir, jasa analisa serta kegiatan lainnya. Kerja sama ini akan berlangsung selama satu tahun sejak kesepakatan ditandatangani.

Selanjutnya, PT INUKI (Persero) memanfaatkan peluang untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan multinasional, PT GE Operations Indonesia. Nota kesepahaman ini ditandatangani oleh Direktur Produksi PT INUKI (Persero) Bunjamin Noor dengan Preseiden Direktur PT GE Operations Indonesia David Hutagalung, dengan kerja sama meliputi perencanaan dan pengembangan jaringan Siklotron di Indonesia untuk membuka pasar FDG (Fluorodeoxyglucose – kadar gula radioaktif) dan PET/CT (peralatan pencitraan canggih gabungan Positron Emission Tomography dan Computed Tomography), berbagi pengetahuan dan keahlian serta menjajaki peluang memasok alat kesehatan PT GE Operations Indonesia ke rumah sakit mitra PT INUKI (Persero). Kerja sama ini akan berlangsung selama satu tahun sejak kesepakatan ditandatangani.

Seluruh kerjasama dan sinergi ini didukung sepenuhnya oleh PT Bank BNI (Persero) sebagai BUMN penyedia modal kerja. Nota kesepahaman ini ditandatangani oleh Plt. Direktur Utama dan Direktur Keuangan & SDM PT INUKI (Persero) Syaifuddin dengan Pimpinan Bank BNI Sentra Kredit Kecil Cabang Kramat Jaya Harianto

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kawasan Industri Jababeka

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:20 WIB

Acting in Concert Picu Perubahan Pengendalian KIJA

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berpotensi mengalami gagal bayar notes senilai USD300 juta. Karena terjadi perubahan pengendali sebagaimana dimaksud dalam perjanjian terkait dengan notes yang…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:05 WIB

Lampaui Rata-rata Nasional, Realisasi Anggaran Kemenperin 2018 Capai 92,28%

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mengoptimalkan alokasi anggaran bagi organisasinya dalam rangka mendorong pengembangan industri nasional.

Danau Matano, Sulawesi Selatan. (Foto: IST)

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:00 WIB

Pemerintah Siapkan 10 Danau Dipersiapkan Sebagi Destinasi Pariwisata

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merevitalisasi 10 di antara 15 danau prioritas yang dikembangkan sebagai destinasi pariwisata alam di Indonesia.

Adhi S lukman, Ketua Gabungan pengusaha makanan dan minuman indonesia ( Gapmmi )

Kamis, 18 Juli 2019 - 10:00 WIB

Industri Mamin Butuhkan Pasokan Garam Industri

- Industri makanan dan minuman sedang mengalami kekurangan pasokan garam industri, sedangkan stok saat ini untuk kebutuhan kurang dari satu bulan, kata Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman…

BCA Dukung Pelestarian Keragaman Budaya Nusantara

Kamis, 18 Juli 2019 - 09:30 WIB

BCA Dukung Pelestarian Keragaman Budaya Nusantara

Keberagaman kultur dan budaya yang tersebar di semua wilayah di Indonesia mengharuskan adanya sikap apresiasi dan saling menghormati sehingga tercipta situasi yang kondusif untuk pertumbuhan…