INDUSTRY.co.id, Jakarta- Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Visi Media Asia Tbk yang berlangsung Rabu sore (29/5/2019)di Bakrie Tower Kompleks Rasuna Epicentrum, Jakarta,  resmi menyetujui perombakan komisaris perseroan.

Advertisement

Ilham Habibie yang sebelumnya merupakan Komisaris Independen PT Intermedia Capital Tbk ditetapkan menjadi Komisaris Independen PT Visi Media Asia Tbk.

Komisaris VIVA, Robertus Bismarka Kurniawan mengatakan, pergantian komisaris independen baru itu sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahwa perusahaan publik wajib memiliki komisaris independen sekurangnya adalah 30 persen dari seluruh anggota dewan komisaris.

Advertisement

"Maka, sekurangnya dua orang komisaris independen. Karena itu, kami usulkan kepada rapat, Bapak Ilham Akbar Habibie sebagai Komisaris Independen yang baru," kata Bismarka.

Seluruh pemegang saham yang hadir pun setuju dengan usulan itu. Bismarka menjelaskan, Ilham Akbar Habibie akan menggantikan posisi Raden Mas Djoko Setiotomo, yang mulai hari ini sudah ditetapkan sebagai Komisaris Independen MDIA atau pemilik stasiun televisi ANTV sebagai anak usaha VIVA.

Advertisement

Sementara itu untuk menghadapi revolusi digital industri media, Presiden Direktur PT Visi  Media Asia Tbk, Anindya Novyan Bakrie, mengatakan industri televisi free to air harus mampu mempertahankan bisnisnya dengan menyajikan konten yang menarik dan relevan dan dapat dinikmati seluruh lapisan pemirsa televisi.

Anindya Bakrie memastikan bahwa VIVA tidak menutup mata dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut. Faktanya, selama beberapa tahun terakhir VIVA telah melakukan persiapan guna menyambut revolusi digital.

Advertisement

Contohnya ANTV selama 2018 berhasil mempertahankan peringkat sebagai stasiun televisi tier-1 free to air dengan pencapaian rata-rata pangsa pemirsa sebesar 13,6 persen dan 10,7 persen April 2019. Keberhasilan tersebut ditopang oleh perpaduan konten lokal dan asing, seperti program Jodoh Wasiat Bapak, Pesbuker, Menembus Mata Batin, Chandra Nandini, Marsha and The Bear hingga Program News, Sport dan Jejak Kriminal.

Sedangkan tvOne memberikan kontribusi positif tetap mengungguli pesaing dengan capaian tv share yang cukup jauh di atas pesaing, yakni sebesar 3,4 untuk pemirsa tv berita, serta peringkat 1 di slot berita primetime dan program olahraga andalannya.

Sedangkan bisnis digital VIVA saat ini tumbuh pesat dan melengkapi televisi free to air sebagai bisnis inti. Portal digital viva.co.id mencatat rata-rata jumlah pengunjung lebih dari 16 juta setiap bulan dengan rata-rata 89,7 juta kunjungan halaman setiap bulan.

tvOne kemudian mengembangkan multi channel melalui youtube dengan konten-konten andalan tvOne seperti ILC, Damai Indonesiaku, One Pride Pro Never Quit-Indonesian MMA dan talkshow tvOne. Selain itu, tvOne juga menayangkan program web series di channel youtubenya, antara lain Web Series Rindu dan Web Series Ingin.

Berikut ini susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan VIVA yang baru:

Dewan Komisaris

Presiden Komisaris: Rosan Perkasa Roeslani 
Komisaris: Robertus Bismarka Kurniawan 
Komisaris: Omar Luthfi Anwar 
Komisaris Independen: Ilham Akbar Habibie 
Komisaris Independen: Setyanto P. Santosa 

Direksi

Presiden Direktur: Anindya Novyan Bakrie 
Wakil Presiden Direktur: Anindra Ardiansyah Bakrie 
Direktur: Otis Hahyari 
Direktur: M. Sahid Mahudie
Direktur: David Eric Burke 
Direktur: Neil Ricardo Tobing