Cegah Penyebaran Virus Monkeypox, PT AP I Dukung KKP Lakukan Pengetatan Pemeriksaan Kesehatan Penumpang dari Luar Negeri

Oleh : Kormen Barus | Kamis, 16 Mei 2019 - 13:30 WIB

Ilustrasi Penumpang Angkutan Udara (ist)
Ilustrasi Penumpang Angkutan Udara (ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta–PT Angkasa Pura I (Persero) mendukung upaya Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dalam melakukan pengetatan pemeriksaan kesehatan penumpang internasional yang melalui beberapa bandara Angkasa Pura I. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Virus Monkeypox yang tengah terjadi di Singapura masuk ke Indonesia.

Berdasarkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan nomor SR.03.04/II/1169/2019 tentang Kewaspadaan Importasi Penyakit Monkeypox, kepada unit-unit di bawahnya, termasuk KKP di seluruh Indonesia, KKP diinstruksikan untuk melakukan pengawasan lebih intensif kepada kru dan pelaku perjalanan dari Singapura dan negara-negara Afrika Barat serta Afrika Tengah. Pemeriksaan kesehatan juga dilakukan terhadap kru dan pelaku perjalanan yang terdeteksi demam atau sakit yang diduga terkait Monkeypox.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, dilakukan pemasangan fasilitas thermo scanner atau thermal detector untuk mendeteksi peningkatan suhu tubuh pelaku perjalanan udara yang di atas normal. Pemasangan thermal detector tersebut diletakkan di depan pintu kedatangan, sebelum area pengambilan bagasi.

“Sebagai pengelola bandara internasional yang menjadi gerbang utama masuknya wisatawan ke Indonesia, kami        telah mengidentifikasi potensi ancaman virus tersebut untuk masuk ke Indonesia, khususnya melalui bandara internasional yang dikelola Angkasa Pura I. Kami hendak memastikan komitmen kami dalam mencegah masuknya virus Monkeypox ke bandara melalui pemasangan alat deteksi suhu tubuh atau thermoscan di beberapa titik area kedatangan,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

Angkasa Pura I senantiasa akan terus bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan seperti kantor kesehatan pelabuhan (KKP) Kementerian Kesehatan, maskapai, dan lainnya dalam upaya pencegahan dan memantau perkembangan penyebaran virus tersebut.

Jika terdapat penumpang yang teridentifikasi suspect atau terduga terjangkit virus Monkeypox tersebut, maka penumpang tersebut akan ditangani terpisah oleh KKP dan dilarikan ke rumah sakit rujukan menggunakan ambulance KKP.

“Kami menghimbau kepada setiap penumpang yang bepergian dari dan ke Singapura untuk selalu waspada terhadap setiap potensi wabah tersebut. Jangan lupa untuk mengenakan masker yang menutupi hidung dan mulut, selalu cuci   tangan, dan jika Anda merasa tidak sehat, jangan ragu untuk melaporkan kondisi Anda kepada awak pesawat di pesawat atau petugas bandara pada saat kedatangan,” tambah Faik Fahmi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 OPPO Find X2 Luncurkan Program The Ultimate Talks by OPPO Find X2 Series and Forbes Indonesia untuk Berbagi Inspirasi dari Pelaku Industri saat Pandemi COVID-19. Foto Ilustrasi:

Kamis, 04 Juni 2020 - 15:10 WIB

Bantu Pelaku Industri saat Pandemi COVID-19, Ini Inovasi Inspiratif dari OPPO Find X2

Jakarta-Pandemi COVID-19 membuat semua industri menghadapi tantangan dalam kondisi yang penuh ketidakpastian dan menuntut perubahan.

Bingkisan untuk Ustadzah Farida

Kamis, 04 Juni 2020 - 15:00 WIB

Bingkisan untuk Pengajar Qur’an yang Tinggal di Rumah Tuanya

Seperti yang dialami oleh Ustadzah Farida, ia hidup seorang diri di sebuah rumah yang hampir roboh di daerah Sungai Lais Kalidoni, Palembang, Sumatera Selatan. Kondisi rumahnya semakin memburuk…

Lee Yuan Siong Resmi President di AIA Group

Kamis, 04 Juni 2020 - 15:00 WIB

Lee Yuan Siong Resmi Jabat President AIA Group

Lee Yuan Siong resmi menjabat sebagai Group Chief Executive and President AIA Group Limited ("AIA" atau "Perusahaan") dan bergabung dengan Dewan Direksi Perusahaan. Lee Yuan Siong menggantikan…

ShopeePay Permudah Transaksi Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat Selama Pandemi Covid-19

Kamis, 04 Juni 2020 - 14:30 WIB

ShopeePay Permudah Transaksi Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat Selama Pandemi Covid-19

Terhitung sudah hampir tiga bulan lamanya pemerintah memberlakukan kebijakan Social Distancing dengan imbauan untuk tetap selalu berada di rumah dalam situasi pandemi penyebaran virus COVID-19…

Nasabah Mandiri Syariah sedang melakukan transaksi digital (Doc:Mandiri Syariah)

Kamis, 04 Juni 2020 - 14:29 WIB

Mandiri Syariah Catat Tabungan Rp40,99 Triliun per April 2020

PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) mencatatkan pertumbuhan Tabungan sebesar 16,77% yoy dari  semula Rp35,10 triliun per posisi April 2019 menjadi Rp40,99 triliun per posisi April 2020.…