Smile Train telah membantu lebih dari 75.000 anak Indonesia

Oleh : Nina Karlita | Selasa, 14 Mei 2019 - 21:04 WIB

Smile Train telah membantu lebih dari 75.000 anak Indonesia
Smile Train telah membantu lebih dari 75.000 anak Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta, 14 Mei 2019 – Smile Train, sebuah organisasi nirlaba terbesar di dunia, yang memberikan operasiperbaikan celah bibir dan langit, kemarin mengadakan kegiatan edukasi media untuk menginformasikanperawatan celah komprehensif yang merupakan fokus Smile Train. Hadir pada acara tersebut Letkol. Ckm.dr. Denny Irwansyah, SpBP-RE, dokter spesialis bedah plastik dan rekonstruksi; Deasy Larasati, ProgramDirector & Country Manager Smile Train Indonesia, dan Bunga Jelitha, duta Smile Train Indonesia.

Secara global, satu dari 700 bayi dilahirkan dengan kondisi celah bibir dan/atau langit dan setiap tahunnya
200.000 bayi di seluruh dunia lahir dengan kelainan celah. Celah bibir dan langit merupakan kondisi
dimana terdapat celah diantara rongga mulut dan rongga hidung akibat ketidaksempurnaan proses
penyatuan bibir dan lelangit pada masa perkembangan janin. Anak dengan celah langit/bibir tidak bisa
makan dan berbicara dengan benar, serta seringkali tidak bersekolah atau melakukan aktivitas seperti
pada umumnya.

“Operasi adalah tindakan medis paling utama untuk menyatukan celah bibir/langit pada bayi maupun
anak-anak. Dengan operasi, tidak hanya mengembalikan bentuk anatomi mendekati normal dengan
memperhatikan aspek estetis wajah, namun juga memperbaiki fungsi bicara, makan dan psikologis anak
serta keluarganya. Tidak semua anak akan melalui operasi yang sama. Hal ini bergantung pada usia dan
kondisi celah yang dialami. Pada beberapa kasus, terkadang perlu operasi tambahan seperti operasi
cangkok tulang, rhinoplasty atau operasi untuk memperbaiki bentuk hidung, operasi perbaikan rahang,
atau operasi saluran telinga,” ujar Letkol. Ckm. dr. Denny Irwansyah, SpBP-RE, dokter spesialis bedah
plastic dan rekonstruksi, yang juga merupakan Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Perhimpunan
Dokter Spesialis Bedah Plastik (PERAPI).

Pada kesempatan tersebut, Deasy Larasati, Program Director dan Country Manager Smile Train
Indonesia menyampaikan, “Sebagai lembaga amal yang berfokus pada pemberdayaan tenaga medis
dalam negeri untuk menyediakan 100% operasi gratis perbaikan celah bibir/langit, kami menggunakan
pendekatan berkelanjutan dan komprehensif. Di Indonesia, Smile Train beroperasi sejak tahun 2002 dan
telah mengembangkan kemitraan di lebih dari 85 rumah sakit di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, Smile
Train telah membantu lebih dari 75.000 anak Indonesia mendapatkan perawatan celah yang aman dan
berkualitas.”

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Karna Brata Lesmana (Kedua dari kanan), pengusaha asal Jakarta yang Mengaku Jadi Korban Pembatalan Sertifikat Lahan Miliknya

Selasa, 23 Juli 2019 - 23:03 WIB

Pengusaha Ini Membantah Pernyataan Yusril

Jakarta - Salah satu penyebab terjadinya masalah pertanahan di Indonesia adalah tak adanya kepastian hukum. Kerap terjadi dalam kasus sengketa lahan, klaim atas bukti kepemilikan yang sah. Jika…

200 anak panti asuhan merayakan Hari Anak Nasional dengan melakukan berbagai hal menarik di Haluun by Haluu.(ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 22:03 WIB

Keceriaan 200 Anak Panti Rayakan HAN di Baluun By Haluu World

Berbagai aktivitas seru seperti ber-selfie ria di Baluun Exhibition hingga bermain sambil berkenalan dengan teman baru.

Pariwisata di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur (Foto Ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 22:00 WIB

Labuan Bajo NTT Diharapkan Jadi Destinasi Wisata Premium

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya berharap Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT) bisa menjadi destinasi ekowisata yang berkelas atau destinasi pariwisata premium.

Mewakili Indonesia Wowbid Hadir di Konfrensi Teknologi Digital Rise 2019 di Hongkong

Selasa, 23 Juli 2019 - 21:59 WIB

Mewakili Indonesia Wowbid Hadir di Konfrensi Teknologi Digital Rise 2019 di Hongkong

Sebuah konferensi besar di dunia yang didatangi para pelaku bisnis digital dan para startup, RISE 2019 diadakan selama tiga hari di Hong Kong Convention Centre pada tanggal 8 Juli 2019 hingga…

Rosdiana Setyaningrum MPsi, MHPEd, seorang Psikolog anak dan keluarga.(ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 21:50 WIB

Pentingnya Kembangkan Keterampilan Anak Saat SD

Keterampilan bersosialisasi, IQ, dan kreatifitas anak akan selesai di usia 12 tahun.