INDUSTRY.co.id, Sidoarjo - Sentra industri kecil dan menengah (IKM) logam Ngingas, Sidoarjo, Jawa Timur merupakan salah satu pemasok komponen bagi perusahaan-perusahaan manufaktur besar di Indonesia.

Advertisement

Berbagai produk unggulan yang dihasilkan, antara lain mesin pertanian, peralatan rumah tangga, komponen listrik dan tekomunikasi serta suku cadang kendaraan bermotor.  

"Di sentra logam Ngingas terdapat sekitar 300 unit usaha. Keberadaan sentra yang sudah ada sejak tahun 1930-an ini terus memberikan kontribusi yang sangat berarti pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu juga mampu mendorong kemajuan industri dalam negeri," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi sentra IKM logam Ngingas, Sidoarjo, Jawa Timur (27/2/2017).  

Advertisement

Untuk memenangkan pasar domestik dan ekspor, menurut Menperin, pelaku IKM nasional perlu terus meningkatkan kualitas produk dan kompetensi sumber daya manusia (SDM)

"IKM harus menjaga mutu bahan baku hingga teknologi mesin dan peralatan yang akan digunakan, juga harus memperhatikan keterampilan SDM yang bekerja" terangnya.

Advertisement

Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Perindustrian memiliki berbagai program kegiatan yang menunjang, seperti program restrukturisasi mesin dan peralatan IKM, di mana mereka bisa mendapatkan potongan harga atas mesin dan peralatan produksi yang dibelinya.  

Selain itu, Kemenperin juga memberikan bimbingan teknis serta fasilitasi sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang ditujukan bagi para SDM IKM.

Advertisement

"Untuk mempermudah IKM dalam mendapatkan akses bahan baku, kami menginisiasi terbentuknya material center yang diharapkan dapat menjadi jalan keluar bagi IKM yang selama ini menghadapi kendala berupa pengadaan bahan baku" jelas Airlangga.

Dalam kunjungannya itu, Menperin turut menyaksikan pelepasan 80.000 unit komponen otomotif yang diproduksi PT. Elang Jagad dan tiga IKM lainnya untuk dikirim ke PT. Rachmat Perdana Adhimetal selaku tier satu PT. Astra Honda Motor. Total pemesanan komponen otomotif tersebut sebanyak 200.000 unit.  

Pada kesempatan yang sama, Pemilik PT. Elang Jagad, Bambang Budiarto mengatakan, setelah dibimbing oleh Lembaga Pengembangan Bisnis Yayasan Dharma Bhakti Astra (LPB YDBA) Waru sejak tahun 2013 melalui program pelatihan dan pendampingan, pihaknya melakukan pengembangan produksi dari berbagai macam produk berbasis logam seperti tungku kompor gas, perkakas rumah tangga, serta komponen kendaraan.  

"PT. Elang Jagad, yang kini mempekerjakan 30 orang telah berdiri sejak tahun 2001. Awalnya kami memproduksi berbagai kerajinan logam yang sebagian besar dengan cara manual" ungkap Bambang Budiarto.