Setelah 4 tahun, Adikara Fardy Akhirnya Miliki Single Sendiri ‘Pesona Cinta’

Oleh : Amazon Dalimunthe | Minggu, 10 Maret 2019 - 08:25 WIB

Adikara Fardy, Penyanyi Muda yang Baru Luncurkan Single Pesona Cinta
Adikara Fardy, Penyanyi Muda yang Baru Luncurkan Single Pesona Cinta

INDUSTRY.co.id - JAKARTA – Muda, Masih 18 tahun. Miliki suara Khas. Bisa mencipta lagu. Berada di bawah Perusahaan Rekaman Terkenal, membuat jalan Adikara Fardy menjadi penyanyi  nampaknya bakal berjalan mulus.  Dika, demikian nama panggilannya, bakal meramaikan industri musik kita yang sudah lebih dahulu diisi oleh penyanyi pria seperti Tulus, Afgan, Sandy Sandoro, Tompi, Glen Fredly dan beberapa nama lainnya. Bermodalkan Single Pesona Cinta Dika bakal jadi saingan berat para pendahulunya.

Dika mengawali terjun ke industri musik dengan project bersama Melly Goeslaw untuk mengisi soundtrack ”Eifeel I’m in Love 2”. Lalu dilanjutkan dengan kesempatan pada tahun 2018 untuk mengisi acara musik jazz tahunan terbesar di Indonesia, Java Jazz Festival. Di mana ia menjadi salah satu pengisi di acara Candra Darusman Live in Concert. Lalu Dika juga  tampil pada Chaseiro All Stars pada pertengahan Februari 2019 lalu, yang membuat namanya kian melambung.

Jika dihitung sejak ia memposting musik pertamanya ia unggah ke lnstagram 4 tahun lalu  dan kini nama Adikara Fardy sudah banyak dikenal banyak orang,  perjalanan Adikara termasuk cepat. Apalagi kini, setelah dirinya resmi bergabung dengan Trinity Optima Production, Adikara Fardy telah siap dengan lagu perdana ciptaannya sendiri yang berjudul ”Pesona Cinta”.

Lagu yang ditulisnya bersama Rendy Pandugo ini mengisahkan tentang seseorang yang perasaannya digantung oleh kekasihnya. ”Ketika dua pasang manusia yang tengah jatuh cinta, namun tiba-tiba sang kekasihnya tidak merasakan hal yang sama seperti sebelumnya. Ini membuat hubungan mereka jadi tak tentu arah,” ungkap Adikara

Lagu dengan genre light hazz yang dilengkapi dengan lirik puitis ini ditulis oleh Rendy Pandugo dan Adikara dan di aransemen oleh Ari Aru. Sebagai pendatang baru, ini merupakan kali pertama Adikara melakukan workshop bersama dengan musisi lainnya. ”Kalau sebelum-sebelumnya saya sudah mendapatkan materi yang sudah jadi, musik dan lirik sudah jadi dan saya tinggal membawakannya saja. Nah, karena ini single pertama saya, saya ingin lebih involve dalam proses produksinya,” tambah Adikara.

Proses kolaborasi mereka pun cukup mudah. Menurut Simhala Avadana, selaku A&R dari Trinity Optima Production, proses workshop keduanya berjalan sangat cepat. Hanya butuh waktu 6 jam, keduanya berhasil merampungkan lagu ”Pesona Cinta”. ”Adikara sendiri memang sangat look up ke Rendy dan Ari Aru, jadi proses pembuatan Iagunya sendiri hampir enggak ada kendala. Walaupun merek terpaut usia yang cukup jauh,” ungkap Mhala.

Hal tersebut dibenarkan oleh Adikara. ”Awalnya saya pikir proses workshop dengan musisi lain akan sangat sulit, tapi ternyata saya salah. Mungkin karena kak Rendy juga orangnya humble banget dan jago mencairkan suasana dan mas Ari Aru juga sangat open minded, jadi lagu ini pun jadi dalam waktu yang cukup singkat,” tambah Adikara.

Walaupun Iagu ini terbilang cukup singkat untuk dirampungkan, tapi Mhala mengakui kalau proses pemilihan lagu ini untuk menjadi single perdana Adikara sempaf melalui proses yang panjang dan lama. ”Karena selain lagu ini, Adikara sudah punya beberapa materi dan lagu yang sudah siap. Kami harus menentukan Iagu mana yang paling tepat untuk menjadi single perdana Adikara. Setelah melalui proses diskusi yang cukup lama, akhirnya terpilihlah lagu ini,” papar Mhala.

Dan dengan terpilihnya Iagu ini, Adikara membuktikan kemampuannya dalam membuat dan membawakan musik jazz yang membesarkan namanya. ”Di lagu ini adalah perkenalan saya dengan seluruh pendengar musik tanah air. Makanya Iagu yang dipilih pun Iagu light jazz yang lebih ringan untuk diterima oleh orang banyak. Semoga Iagu ini bisa memberikan kesan yang baik untuk penikmat musik tanah air,” ungkapnya.

Dan untuk melengkapi 'single ”Peson Cinta”, Sutradara Davy Linggar telah membuat musik video untuk lagu ini yang berlokasi di Jakarta dan Amsterdam, Belanda. Selamat Datang Dika! (AMZ)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama Finnet, Bona L. Parapat.

Selasa, 23 April 2019 - 21:09 WIB

Selaraskan Program Kementerian BUMN, Finnet Luncurkan Logo dan Tagline Baru

Finnet, salah satu entitas bisnis Telkom Group, meluncurkan logo baru Finnet dan Finpay di Hotel Alana, Yogjakarta, Selasa (23/04/2019). Kegiatan yang digelar bersamaan dengan gathering bersama…

Konferensi pers Grand Opening John Robert Powers Menara Astra Sudirman

Selasa, 23 April 2019 - 21:00 WIB

Pindah ke Menara Astra, John Robert Powers Indonesia Tawarkan Dua Program Baru

Sekolah kepribadian John Robert Powers (JRP) Indonesia hari ini resmi memindahkan kantor pusatnya dari Lippo Kuningan ke Menara Astra, Sudirman, Jakarta. Pemindahan kantor itu bertujuan untuk…

Ilustrasi kantong plastik

Selasa, 23 April 2019 - 20:45 WIB

Perda Larangan Kantong Plastik Ganggu Perekonomian Nasional

Pemerintah pusat melalui Kementrian Perindustrian (Kemenperin) meminta seluruh pemerintah daerah tidak menerbitkan peraturan daerah (perda) yang melarang peredaran kantong dan kemasan plastik.…

Kedua dari kiri: Alexander marwata - Wakil Ketua KPK, Muhammad Sigit - Deputi Bid Pencegahan dan paling kanan: S. Alexander Sianturi dari Treasure ACFE

Selasa, 23 April 2019 - 20:31 WIB

Jakpro Leaders Talk: BUMD DKI Jakarta Perkuat GCG Tegakkan Integritas

Jakarta– PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menginisiasi kebersamaan lintas BUMD se-DKI Jakarta untuk memperkuat Good Corporate Governance (GCG) sebagai upaya preventif berkelanjutan agar terhindar…

Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Muffidah Jusuf Kalla didampingi Yanti Isfandiary Airlangga serta Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih saat meninjau stan pameran kerajinan

Selasa, 23 April 2019 - 20:30 WIB

IKM Jadi Tonggak Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Industri kecil dan menengah (IKM) merupakan salah satu sektor penggerak ekonomi nasional berbasis kerakyatan. Hal ini lantaran para pelaku IKM membuka lapangan kerja bagi masyarakat di sekitarnya…