Tren Ekspor Naik, Industri Alas Kaki Teken Kontrak Lima Juta AS dari Australia

Oleh : Herry Barus | Rabu, 06 Maret 2019 - 08:00 WIB

Ilustrasi Industri alas kaki (Foto Ist)
Ilustrasi Industri alas kaki (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pemerintah Indonesia melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Sydney memfasilitasi penandatanganan kontrak kerja sama antara produsen alas kaki PT Wangta Agung dari Indonesia dengan Urban Footwear Pty Ltd dari Australia senilai 5 juta dolar AS.

"Pemerintah Indonesia sangat mendukung pelaku usaha nasional untuk melakukan penetrasi dan perluasan pasar ke negara lain, khususnya Australia,” kata Kepala ITPC Sydney Agung Haris Setiawan di Jakarta, Selasa (5/3/2019)

Sebagai negara tetangga, lanjutnya, kedekatan lokasi geografis antara Indonesia dengan Australia dapat meminimalisasi biaya logistik. Kontrak kerja sama ini akan berlaku selama lima tahun.

Penandatanganan kontrak kerja sama yang berlaku selama lima tahun ini dilakukan Direktur PT Wangta Agung, Lai Hermanto dan Managing Director Urban Footwear Pty Ltd, Nik Gauganovski yang disaksikan oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) Sydney Heru Hertanto Subolo di kantor ITPC Sydney, Australia pada 1 Maret 2019.

Urban Footwear Pty Ltd merupakan produsen sekaligus importir sepatu di New South Wales, Australia yang memasok sepatu kelas menengah ke seluruh Australia, Selandia Baru, dan negara-negara Kepulauan Pasifik.

PT Wangta Agung mengekspor sepatu ke Australia melalui sistem produk Original Equipment Manufacturer (OEM). Dengan sistem OEM, PT Wangta Agung memasok produk dengan menggunakan merek dagang perusahaan yang bekerja sama dengan Urban Footwear Pty. Ltd.

"Sistem ekspor ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi PT Wangta Agung sebagai pemilik merek alas kaki Ardiles menuju ke pasar Australia, Selandia Baru, dan negara-negara Kepulauan Pasifik," tandas Agung.

Konjen Heru menambahkan, ITPC Sydney dan Konjen RI Sydney akan selalu membantu kedua perusahaan dalam melakukan ekspor dan impor.

"Diharapkan dalam lima tahun ke depan, nilai kontrak antara kedua perusahaan dapat meningkat seiring dengan semakin banyaknya permintaan pasar Australia atau importir Urban Footwear Pty Ltd untuk produk sepatu buatan Indonesia di tingkat pengelola toko modern (retailer) di Australia," pungkasnya seperti dilansir Antara.

Berdasarkan data statistik yang sudah diolah Kementerian Perdagangan, ekspor alas kaki periode Januari-September 2018 senilai 70 juta dolar AS. Nilai ini naik 8,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017 yang senilai 64 juta dolar AS.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE Kemenperin, Putu Juli Ardika

Rabu, 17 Juli 2019 - 11:15 WIB

AMMDes Pengumpan Ambulans Jadi Pilot Project di Banten

Kementerian Perindustrian terus mendorong pemanfaatan pada Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) di seluruh daerah Indonesia.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto

Rabu, 17 Juli 2019 - 10:40 WIB

Bikin SDM Industri Kompetitif, Kemenperin Susun Kurikulum Hingga Usul Insentif

Kementerian Perindustrian terus memacu ketersediaan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sektor industri. Langkah strategis yang telah dilakukan, salah satunya adalah pelaksanaan pendidikan…

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)/ASDP Ira Puspadewi

Rabu, 17 Juli 2019 - 10:00 WIB

Sinergi Pengembangan Destinasi Pariwisata baru di Bakauheni, Lampung

Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M. Mansoerdan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)/ASDP Ira…

Dirjen Bina Konstruksi selaku Ketua Komite K2 Syarif Burhanuddin

Rabu, 17 Juli 2019 - 08:55 WIB

Ini Hasil Evaluasi Komite Keselamatan Konstruksi Atas Peristiwa Runtuhnya Formwork Pierhead Tol BORR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2) dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) telah melakukan evaluasi atas…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Rabu, 17 Juli 2019 - 08:10 WIB

Hari Ini Aksi Profit Taking Warnai Bursa Saham

Jakarta - Pergerakan IHSG secara teknikal bergerak kembali mengalami konsolidasi bertahan diatas 6400 yang merupakan level psikologis secara teknikal. Pergerakan break out support Moving Average…