2017, Prototipe Kendaaraan Pedesaan Rampung

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 01 Desember 2016 - 16:32 WIB

Menperin
Menperin

INDUSTRY.co.id - Kementerian Perindustrian tengah mengembangkan prototipe kendaraan pedesaan yang berfungsi sebagai alat angkut hasil pertanian dan perkebunan. Prototipe kendaraan niaga multiguna yang ditargetkan rampung diproduksi pada tahun 2017 ini diharapkan dapat mendorong kegiatan ekonomi di pedesaan, termasuk bagi sektor industri kecil dan menengah.

Saat ini masih dalam tahap desain, modelnya seperti pikap, roda empat dan belakangnya bisa diubah-ubah sesuai aktivitasnya. Untuk variannya akan mengikuti kontur pedesaan masing-masing. Tahun depan prototipenya sudah bisa rampung, papar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Menurut Airlangga, selain menciptakan prototipe, Kemenperin juga akan menetapkan standar produk serta mentransfer teknologi kepada para peminat yang ingin membuat mobil desa tersebut. Prototipenya boleh dipergunakan siapa saja yang mau memasarkan dan memproduksi mobil kecil ini karena bisa dikerjakan sekelas bengkel di desa, tuturnya.

Mobil yang dikembangkan oleh anak bangsa ini dipacu untuk mencapai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) hingga 90 persen. Namun demikian, untuk permesinan akan menggandeng perusahaan yang sudah andal. Untuk critical equipment seperti mesin dan axle, ada salah satu produsennya, ungkap Airlangga.

Kemenperin optimistis, peluang pasar untuk kendaraan pedesaan ini masih cukup besar dengan segmen di bawah 1000 cc. Bahkan, kata Airlangga, para agen pemegang merek (APM) akan menyambut baik kehadiran mobil desa ini. Respons mereka positif. Malah kalau rupiah stabil kami perkirakan harga jualnya di bawah Rp100 juta, tegas Airlangga.

Dalam pelaksanaannya, Kemenperin bersama sejumlah pelaku industri otomotif dan akademisi telah berkomitmen untuk mempercepat pengembangan kendaraan pedesaan. Kesepakatan ini dituangkan dalam penandatanganan MoU antara Kemenperin dengan Institut Otomotif Indonesia (IOI) dan 22 perguruan tinggi dalam upaya penguatan industri kecil dan menengah di sektor otomotif, peningkatan kapasitas SDM industri otomotif serta pengembangan kendaraan pedesaan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PATRIA mendapatkan apresiasi penghargaan “The 5th Outstanding Corporate Innovator Indonesia Award”

Rabu, 19 Juni 2019 - 21:56 WIB

PATRIA Raih Penghargaan The 5th Outstanding Corporate Innovator Indonesia Award

Sebagai perusahaan engineering & manufacturing yang fokus akan inovasi, PT United Tractors Pandu Engineering (PATRIA) selalu berusaha mengembangkan bisnisnya dengan masuk ke sektor-sektor baru…

Presiden Jokowi dan Presiden Donald Trump di KTT G20 (Foto Setpres)

Rabu, 19 Juni 2019 - 21:00 WIB

Presiden Jokowi akan Bahas Tiga Topik di KTT G-20

Mengenai KTT negara-negara yang tergabung dalam Group 20 (G-20), di Osaka, Jepang, 28-29 Juni mendatang, Presiden Jokowi mengatakan, ingin mengangkat, membicarakan yang pertama mengenai persoalan…

Pasukan Perdamaian PBB (Foto Ist)

Rabu, 19 Juni 2019 - 19:30 WIB

Satuan Batalion Prajurit TNI Laksanakan Misi Perdamaian PBB

Satuan Batalyon Infanteri 141/AYJP terpilih menjadi satuan tugas misi perdamaian PBB.

Pengerukan Sendimen ditepi sungai Citarum oleh PT. South Pacific Viscose

Rabu, 19 Juni 2019 - 19:08 WIB

Investor Austria Apresiasi Pemerintah Indonesia Atas Pemberian Izin Pengerukan Sendimen Ditepi Sungai Citarum

Pada pekerjaan pengerukan tersebut, PT. South Pacific Viscose yang merupakan bagian bisnis Lenzing AG dari negara Austria bekerjasama dengan PT. Barokah Jaya untuk pekerjaan di sungai serta…

Presiden Jokowi (Dok Industry.co.id)

Rabu, 19 Juni 2019 - 19:00 WIB

RI-ASEAN Bersatu Hadapi Perang Dagang AS-Tiongkok

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN, di Bangkok, Thailand, 22—23 Juni mendatang, akan mengajak negara-negara ASEAN bersatu dalam mengantisipasi…