INDUSTRY.co.id - Ontario, Canada - BlackBerry Limited telah menyelesaikan akuisisi Cylance, sebuah perusahaan swasta pengembang artificial intellegence (kecerdasan buatan) dan keamanan siber yang berkedudukan di Irvine, California, pada Jumat (22/02/2019).

Advertisement

Adapun BlackBerry Limited sendiri adalah perusahaan penyedia teknologi yang berkedudukan di Waterloo, Ontario, Canada. Perusahaan tersebut menyediakan teknologi yang memungkinkan endpoints saling mempercayai satu sama lain, berkomunikasi dengan aman dan menjaga privasi.

Pasca akuisisi tersebut, BlackBerry Limited kini menjadi sebuah perusahaan keamanan siber bernilai miliaran dolar yang memiliki portofolio teknologi untuk membantu mitranya untuk menghubungkan, melindungi dan membangun endpoints yang aman dan cerdas.

Advertisement

John Chen, Executive Chairman and CEO BlackBerry Limited, mengemukakan, BlackBerry melalui akuisisi tersebut telah mengambil langkah besar untuk menjadi perusahaan kecerdasan buatan dan keamanan siber terdepan dan terpercaya di seluruh dunia.

“Mengamankan data yang bergerak melalui berbagai endpoints yang ada adalah hal yang sangat penting di dunia saat ini. Melalui penggabungan teknologi yang dimiliki Cylance dengan solusi keamanan siber dari BlackBerry, kami akan dapat terus membantu mitra perusahaan kami dalam menghubungkan, melindungi, dan membangun endpoints yang aman dan dapat dipercaya oleh para penggunanya,” papar John.

Advertisement

Teknologi machine learning (pembelajaran mesin) dan kecerdasan buatan milik Cylance adalah tambahan yang strategis bagi BlackBerry Limited, terutama untuk portofolio komunikasi end-to-end yang aman.

Teknologi kecerdasan buatan milik Cylance yang bersifat embeddable atau dapat dibenamkan juga akan mempercepat pengembangan BlackBerry Spark, yaitu sebuah platform komunikasi yang aman untuk mendukung Internet of Things (IoT).

Advertisement

Sementara itu President BlackBerry Cylance, Stuart McClure, menjelaskan, pasca akuisisi tersebut, maka BlackBerry Cylance akan senantiasa menerapkan pendekatan berbasis matematika visioner untuk mendeteksi, mencegah, dan merespon ancaman siber.

“Di samping itu, saya juga akan memimpin tim besar perusahaan yang terdiri dari insinyur dan ilmuwan data yang terampil dalam menyediakan produk dan layanan terpercaya untuk lebih dari 4.000 perusahaan di seluruh dunia,” imbuh Stuart.

Daniel Shuler, chief information security officer of Phoenix Children’s Hospital, mengungkapkan, BlackBerry for the enterprise (layanan BlackBerry untuk perusahaan) mampu membuktikan keberhasilannya secara terus-menerus; begitu juga Cylance for the enterprise (layanan Cylance untuk perusahaan).

“Sudah jelas bahwa saat ini, perangkat seluler adalah sebuah attack vector (celah dalam teknologi/sistem yang dapat dieksploitasi oleh peretas) dan banyak perusahaan yang belum siap mempertahankan hal tersebut. Kolaborasi antara pakar seluler dan pakar keamanan AI merupakan sesuatu yang sangat dinantikan. Semoga sukses untuk BlackBerry dan Cylance,” ujar Daniel.

Sedangkan Rob Enderle, pimpinan Enderle Group, mengemukakan, Mengingat semakin meningkatnya ancaman siber serta ketergantungan kita terhadap perangkat IoT yang terhubung, potensi terjadinya bencana digital akibat pelanggaran baik yang disengaja ataupuntak disengaja juga menjadi semakin besar dan hal ini mengkhawatirkan.

“BlackBerry telah menjadi vendor independen terkemuka yang fokus pada pengamanan perangkat-perangkat terhubung dan rampungnya proses akuisisi Cylance adalah sebuah momen yang dapat membawa perubahan besar bagi perusahaan maupun industri IoT. Di dunia yang penuh dengan marabahaya saat ini, keamanan bukanlah sebuah pilihan, tetapi suatu keharusan,” papar Rob.

Wakil Presiden Direktur perusahaan riset 451 Research, Brian Patridge, menandaskan, dalam kesepakatan ini, BlackBerry telah memperoleh teknologi keamanan canggih yang dapat digunakan untuk melindungi platform yang sudah ada serta memberikan perlindungan tambahan yang sejalan dengan visi pasar dan fokus pelanggan.

Karena itu, berbagai perusahaan yang tertarik untuk mengetahui lebih lanjut mengenai perlindungan endpoint, kemampuan deteksi, dan respon terhadap ancaman siber yang didukung oleh teknologi kecerdasan buatan dari Cylance dapat mengunjungi booth perusahaan (North Hall, # 6145) di RSA Conference 2019 pada 4 - 8 Maret 2019 di San Francisco, USA. (Abraham Sihombing)