INDUSTRY.co.id - Jakarta - Penutupan bursa saham AS yang turun signifikan memberikan imbas negatif pada pergerakan pasar saham Asia. Dimotori bursa saham Tiongkok yang juga mengalami penurunan signifikan memberikan sentimen negatif pada pergerakan pasar saham Asia lainnya.

Advertisement

Analis Pasar Modal Reza Priyambada menyatakan, saham-saham berkapitalisasi besar mulai dari perbangkan, teknologi, sumberdaya, dan lainnya tak luput dari aksi jual investor.

"Pelemahan juga dirasakan bursa saham Eropa dimana pelaku pasar kembali melakukan aksi jualnya. Indeks pan-European Stoxx600 melemah 1,95 persen dengan pelemahan pada sejumlah sektor saham, terutama sektor keuangan dan migas," katanya di Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Advertisement

Katanya, masih adanya imbas dari rilis IMF terkait dengan perkiraan akan penurunan pertumbuhan ekonomi global yang diikuti dengan perkiraan akan kenaikan suku bunga The Fed memberikan dampat negatif sehingga pelaku pasar memanfaatkan kondisi tersebut untuk kembali melakukan aksi jualnya.

Laju bursa saham AS kembali melanjutkan pergerakan positifnya seiring dengan masih adanya kekhawatiran akan kebijakan kenaikan suku bunga The Fed.

Advertisement

"Di sisi lain, adanya pernyataan kontra dari Presiden Trump terkait kebijakan The Fed tersebut turut menambah kekhawatiran pasar," katanya.

 

Advertisement