Dua Perusahaan Ini Bergabung Jadi Penambang Emas Terbesar Dunia

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 25 September 2018 - 11:36 WIB

Pertambangan di Indonesia
Pertambangan di Indonesia

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Barrick Gold, salah satu perusahaan penambangan emas terbesar di dunia, membeli perusahaan saingannya Randgold. Penggabungan dua penambang emas ini menciptakan penguasa baru di industri emas dunia.

Kedua perusahaan tambang emas raksasa ini akan bergabung membentuk perusahaan dengan nilai yang ditaksir mencapai US$ 18 miliar atau setara Rp 266,4 triliun. Para pemilik Barrick Gold ada memegang 67% di perusahaan baru itu.

Chairman Barrick Gold, John Thornton akan menjabat sebagai posisi yang sama di perusahaan gabungan ini nantinya. Sementara Mark Bristow dari Randgold akan menjadi CEO.

Perusahaan baru ini akan mengendalikan lima dari sepuluh tambang emas terbesar di dunia dan memiliki cadangan emas terbesar di antara perusahaan sejenis lainnya. Perusahaan ini akan menjadi raja baru di industri emas global.

Penggabungan dua perusahaan pendulang emas ini terjadi ketika harga emas di pasar menurun. Harga emas telah jatuh hampir 9% sepanjang tahun ini, dan bulan lalu merosot di bawah US$ 1.200 per ounce untuk pertama kalinya sejak Januari 2017.

Barrick dan Randgold berharap bergabung dan menggabungkan sumber daya mereka yang besar akan membantu mereka mengatasi badai.

"Ukuran keberhasilan kami adalah nilai hasil yang kami hasilkan dan bukan jumlah ons yang kami hasilkan, menyeimbangkan keberanian dan kehati-hatian untuk memberikan hasil yang konsisten dan terus meningkat kepada sesama pemilik," kata Thornton dilansir dari CNN Money, Selasa (25/9/2018).

Barrick Gold Corporation sendiri adalah perusahaan tambang emas terbesar di dunia, dengan kantor pusatnya di Toronto, Ontario, Kanada.

Perusahaan ini beroperasi penambangan di Argentina, Australia, Kanada, Chili, Republik Dominika, Papua New Guinea, Peru, Arab Saudi, Amerika Serikat, dan Zambia. Lebih dari 75% produksi emas Barrick berasal dari kawasan Amerika.

Sementara Randgold beroperasi penambangan di Mali. Perusahaan ini memilik8 kantor pusat di Jersey, kawasan jajahan Britania Raya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Upbit masuki pasar indonesia (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Jumat, 19 Juli 2019 - 15:23 WIB

Incar Lebih Banyak Pengguna, Upbit Bagi-bagi Hadiah di Program Referral

Setelah meluncurkan fitur baru program referal, Upbit Indonesia kembali hadir dengan berbagai promosi pada program referal yang dapat dinikmati oleh seluruh pengguna web dan aplikasi Upbit baik…

Foto ilustrasi industri mainan

Jumat, 19 Juli 2019 - 15:01 WIB

Kemenperin Harap Industri Mainan Dalam Negeri Mampu Tarik Investasi

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengharapkan industri mainan dalam negeri dapat menarik investasi. Ini terutama industri pendukung mainan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan…

Jackson Tandiono, Presiden Direktur PT Sky Energy Indonesia, Tbk

Jumat, 19 Juli 2019 - 15:00 WIB

Pertama di Dunia, JSKY Ciptakan Modul Surya Berbobot Ringan

PT Sky Energy Indonesia, Tbk (JSKY) secara resmi memperkenalkan rangkaian produk modul surya inovatif miliknya, yang diberi nama J-Leaf, J-Feather dan J-Bifacial di The Energy Building, Jakarta…

DFSK Glory E3

Jumat, 19 Juli 2019 - 15:00 WIB

Dukung Implementasi Kendaraan Listrik di Indonesia, DFSK Andalkan Glory E3

Pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, DFSK mempersiapkan kendaraan listrik andalanya dengan memperkenalkan DFSK Glory E3 kepada konsumen di Indonesia yang sudah…

Rimba Laut, Senior Vice President Corporate Communication Akseleran

Jumat, 19 Juli 2019 - 14:37 WIB

Capai Rp 2,2 Miliar, Lampung Jadi Penyumbang Investasi Tertinggi Akseleran di Indonesia

Hingga akhir Juni 2019, Lampung tercatat sebagai 10 besar provinsi yang meraih nilai investasi tertinggi bagi Akseleran di seluruh Indonesia dengan raihan sebesar Rp2,2 miliar.