Tahun Politik Jangan Hambat Kinerja APBN

Oleh : Herry Barus | Jumat, 17 Agustus 2018 - 12:00 WIB

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Foto Dok Industry.co.id)
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah tetap memaksimalkan fungsi APBN 2019 untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, meskipun pada 2019 pemerintah akan disibukkan dengan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden.

"Pemerintah akan disibukkan dengan agenda politik nasional, Pileg dan Pilpres, tetapi kami yakin tidak akan mengurangi sedikitpun komitmen untuk terus bekerja keras," kata Bambang Soesatyo pada rapat paripurna pembukaan masa persidangan I Tahun Sidang 2018-2019 dalam rangka penyampaian pidato Presiden RI mengenai RUU APBN 2019 beserta nota keuangannya di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Kamis (17/8/2018)

Bambang mengingatkan 2019 adalah tahun kelima periode Kabinet Kerja 2014-2019 sehingga pemerintah harus mengakselerasi kinerjanya demi mencapai target-target pembangunan.

"Ibarat pelari marathon semakin dekat dengan garis finis, segala energi dan kekuatan akan dikerahkan untuk secepatnya mencapai garis finis," ujar politisi Partai Golkar itu.

Bamsoet, sapaan akrab Bambang, meminta pemerintah memastikan realisasi APBN 2019, yang saat ini masih berupa RUU APBN 2019 dapat meningkatkan indeks pembangunan manusia untuk bisa meningkatkan produktivitas ekonomi dengan negara-negara ASEAN, China, India, dan Brazil.

Untuk anggaran bidang pendidikan, kata Bamsoet, Rancangan APBN (RAPBN) 2019 harus memuat anggaran pendidikan yang dapat meningkatkan kualitas dan akses merata dan berkeadilan, meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah, meningkatkan kualitas dan ketersediaan tenaga pendidikan, memperkuat pendidikan vokasional.

"Serta upaya untuk melakukan sinergi antar- program di bidang pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan yang berkelanjutan," ujar dia.

Kemudian di bidang kesehatan, lanjut Bamsoet, RAPBN 2019 juga harus mampu meningkatkan efektivitas program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), meningkatkan akses, pemerataan dan kualitas layanan kesehatan, serta penurunan angka kekurangan gizi (stunting).

Sedangkan, di bidang perlindungan sosial, kata Bamsoet, RAPBN 2019 harus mendorong upaya penguatan program-program perlindungan sosial, penajaman kebijakan melalui sinergi antar-program perlindungan sosial, peningkatan efektivitas dan keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional dan peningkatan efektivitas program-program perlindungan sosial.

Selain itu, poin penting lainnya, adalah fungsi RAPBN 2019 untuk pengentasan kemiskinan dan percepatan pengurangan angka pengangguran, baik melalui belanja Pemerintah Pusat maupun transfer ke daerah.

"Selain itu, aspek pemerataan program-program tersebut juga harus menjadi perhatian Pemerintah, mengingat angka ketimpangan ekonomi, baik individu maupun daerah, masih relatif tergolong tinggi," ujar dia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

B4TPowerHouse

Minggu, 18 Agustus 2019 - 17:32 WIB

Mati Lampu? Balai Kemenperin Ciptakan Penyimpan Daya Listrik Portabel

Ketersediaan dan akses layanan energi listrik sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat saat ini. Pemerintah menargetkan rasio elektrifikasi di seluruh wilayah Indonesia akan menembus di angka…

Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana (kedua dari kiri), dan Direktur Human Capital Management Telkom Edi Witjara (paling kiri) berbelanja produk kerajinan di UKM Binaan Telkom

Minggu, 18 Agustus 2019 - 16:47 WIB

Telkom Terlibat Selenggarakan Jalan Sehat di Kaltara

Tarakan – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama Perum Jamkrindo dan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menyelenggarakan Jalan Sehat yang diikuti sebanyak tidak kurang dari…

TACO dan Senayan City Luncurkan Pameran Karya Kita

Minggu, 18 Agustus 2019 - 13:19 WIB

TACO dan Senayan City Luncurkan Pameran Karya Kita

sebuah perusahaan yang bergerak di bidang bahan bangunan khususnya produk-produk interior, bekerjasama dengan Senayan City menghadirkan KARYA KITA dengan tema Mosaic of Diversity. Didukung oleh…

Daerah Irigasi Lakitan Sumsel

Minggu, 18 Agustus 2019 - 12:16 WIB

Kementerian PUPR Bangun Saluran Irigasi Primer 3,5 Km dan Sekunder 25 Km di Sumatera Selatan

Luasan DI Air Lakitan akan bertambah 2.590 hektar untuk memenuhi luas layanan 9.697 hektare.

Hunian Sementara atau Huntara

Minggu, 18 Agustus 2019 - 12:10 WIB

786 Bilik Huntara Tersisa Segera Dihuni Warga Terdampak Bencana di Palu, Sigi dan Donggala

Jakarta - Kementerian PUPR membangun hunian sementara (huntara) sebanyak 699 unit yang terdiri dari 8.388 bilik di 72 lokasi di Palu, Sigi dan Donggala. Pembangunan huntara bertujuan agar warga…