PT Polowijo Gosari kelola Taman Teknologi Pertanian Plus di Gresik

Oleh : Ahmad Fadli | Rabu, 08 Agustus 2018 - 14:46 WIB

CEO PT Polowijo Gosari Group Achmad Djauhar Arifin, Rabu (8/8).
CEO PT Polowijo Gosari Group Achmad Djauhar Arifin, Rabu (8/8).

INDUSTRY.co.id, Gresik - Hari ini (8/8) dilakukan serah terima Taman Teknologi Pertanian (TTP) Plus dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Gresik. Acara serah terima tersebut dilaksanakan di lokasi TTP di Desa Sukodono, Kecamatan Panceng, Gresik.

Taman Teknologi Pertanian (TTP) Plus merupakan salah satu langkah inovasi pertanian yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian. Adanya komitmen pihak swasta (PT. Polowijo Gosari Group) dalam pengelolaan TTP dinilai menjadi contoh ideal adanya peran swasta sebagai salah satu pilar utamanya.

“TTP seluas 10 hektar ini dibangun di atas lahan yang dihibahkan oleh PT Polowijo Gosari. Perusahaan kami menghibahkan lahan seluas 50 hektar. 10 hektar di antaranya dipakai untuk proyek TTP Plus. Sedangkan sisanya yakni seluas 40 hektar tetap digunakan sebagai waduk,” kata CEO PT Polowijo Gosari Group Achmad Djauhar Arifin, Rabu (8/8).

Adanya TTP ini merupakan upaya pemerintah memperkuat sektor pertanian melalui pengembangan agribisnis dan agroindustri primer, sekunder dan tersier.

Tempat ini dijadikan sebagai kawasan wisata agro, wisata air dan wisata edukasi. Kawasan tersebut akan terkoneksi dengan kawasan sekitar untuk menjadi Kawasan wisata masa depan, ada wisata bahari di Desa Ngimboh, wisata air tawar Banyubiru dan wisata Pantai Delegan.

Di tempat tersebut, dipelihara 54 ekor sapi yang saat ini terus bertambah jumlahnya.

Pengembangan sapi di TTP tersebut bukan bersifat keuntungan semata, namun untuk pengembangan pengadaan sapi unggul di Kabupaten Gresik.

Di TTP Plus juga ada pengolahan pasca panen, seperti pembuatan makanan ternak dari bungkil jagung, jajanan berbahan dasar jagung, es krim dari jagung serta pembuatan dodol mangga.

Arifin juga menjelaskan PT Polowijo Gosari Grup merupakan pioneer bisnis pupuk dolomit di indonesia. Saat ini PT Polowijo Gosari menjadi produsen pupuk terbesar dan terlengkap. Keberhasilan dan kemajuan usaha yang telah di capai selama ini tidak terlepas dari peran serta seluruh jajaran managemen dan karyawan.

“Masing - masing unsur/bagian telah memberikan kontribusi dan kemampuan terbaiknya bagi kemajuan perusahaan dengan selalu mengutamakan disiplin loyalitas, serta kepedulian sosial di lingkungannya. Dunia terus berubah, demikian pula di kancah bisnis perpupukan, terus terjadi perubahan,” tutur dia.

Dia menegaskan, PT Polowijo Gosari juga harus berubah ke arah yang lebih baik agar tetap bisa menyediakan produk – produk sesuai kebutuhan pasar. Saat ini PT Polowijo Gosari telah mampu mengembangkan usaha industri pupuk yang merupakan bisnis utama, di samping usaha penunjang dalam sektor industri kemasan karung plastik, jasa transportasi dan usaha perkebunan mangga yang berorientasi ekspor.

“Jatuh bangun sudah di alami oleh PT Polowiji Gosari dalam mempertahankan eksistensi perusahaan ini. Dari subuah perusahaan kecil yang menjual hasil bumi (palawija) di desa Gosari Gresik, perusahaan ini terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan saat ini pemasaran nya sudah menjangkau ke seluruh nusantara, bahkan sebagian produknya sudah di ekspor ke luar negeri,” pungkasnya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Chief Business Network Management Officer WOM Finance, Antonius Lijadi (kiri), ketika memberikan bantuan kepada pengurus Masjid Al Ikhlash di Sumur Batu, Jakarta Pusat, Jumat (17/05/2019).

Senin, 20 Mei 2019 - 04:30 WIB

Sambut Bulan Suci Ramadhan 1440 H, WOM Finance Berbagi Kebaikan

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF), atau WOM Finance, menunjukkan kepeduliannya saat Ramadhan dengan menggelar kegiatan buka bersama dan bakti sosial di 22 masjid di seluruh Indonesia.…

Raja Ampat Papua Barat (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 19 Mei 2019 - 21:00 WIB

Pemkab Raja Ampat Dukung Pengelolaan Destinasi Terapkan Prinsip Pariwisata Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, Provinsi Papua Barat mendorong dua kampung wisata meraih penghargaan "Indonesia Sustainable Tourism Award" atau Pengelolaan destinasi mererapkan prinsip-prisip…

Pantai Air Manis Padang (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 19 Mei 2019 - 18:00 WIB

Icon Kota Padang, Pantai Air Manis Terus Percantik Diri

Pemerintah Kota Padang bersama Pemerintah Pusat mengucurkan anggaran sebesar Rp16 miliar untuk membenahi objek wisata Pantai Air Manis Padang yang kerap dikenal dengan legenda Malin Kundang.

Ilustrasi Biodiesel 20 Persen (B20)

Minggu, 19 Mei 2019 - 16:30 WIB

Tekan Impor Migas, Kemenperin Bakal Dongkrak Produksi Green Fuel

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah berusaha mendongkrak kontribusi industri nonmigas dengan mendorong produksi bahan bakar yang masih ketergantungan pada impor, di antaranya memproduksi…

Ilustrasi Ekspor (ist)

Minggu, 19 Mei 2019 - 15:40 WIB

Ekspor Produk Manufaktur Masih Tertinggi

Industri pengolahan nonmigas konsisten memberikan kontribusi paling besar terhadap nilai ekspor nasional.