INDUSTRY.co.id -
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini, Rabu (1/8) merilis Berita Resmi Statistik Perkembangan Indeks Harga Konsumen / Inflasi. BPS mengumumkan tingkat inflasi pada Juli 2018 sebesar 0,28 % secara bulanan (month to month) atau 3,18 % persen secara tahunan (year on year). Secara tahun kalender (Januari-Juli), inflasi sebesar 2,18 %. Inflasi ini menurun dibandingkan posisi bulan lalu sebesar 0,59 %.
Kenaikan inflasi secara bulanan, menurut Suhariyanto, dipicu oleh peningkatan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan sebagian besar indeks kelompok pengeluaran. Ia menyebut telur ayam ras menjadi komoditas penyumbang terbesar inflasi Juli 2018, disusul oleh daging ayam ras dan bensin.
"Itu komoditas yang mendorong inflasi dari bahan makanan. Namun bahan makanan juga ada yang mengalami deflasi seperti bawang merah 0,05 persen, cabai merah 0,02 persen, daging sapi dan ikan segar juga menahan inflasi dan menyumbang deflasi masing-masing 0,01 persen," kata Suhariyanto.