INDUSTRY.co.id - Jakarta - Diperkirakan IHSG akan bergerak cenderung tertekan diakhir pekan dengan rentan pergerakan 5873-5965. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya BBNI, BMRI, HRUM, INCO, PTBA, INKP, MEDC.
"Secara teknikal IHSG membentuk pola northern star dengan indikasi pulled back upper bollinger bands. Indikator stochastic berpeluang dead-cross pada area overbought dengan momentum RSI yang flat dimiddle oscillator," ujar analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Jumat (27/7/2018).
Ditutup mixed indeks saham Asia bervariasi. Indeks Nikkei (-0.12%), Hangseng (-0.48%) dan CSI (-1.16%) melemah sedangkan indeks TOPIX (+0.70%) dan KOSPI (+0.71%) ditutup menguat. Investor terbebani dengan banyak katalis termasuk pelonggaran ketegangan perdagangan antara AS dan Eropa dan musim pendapatan tengah semester pertama tahun ini.
IHSG (+0.21%) ditutup menguat 12.25 poin kelevel 5946.14 dengan sektor pertambangan (+1.01%) dan pertanian (+0.97%) sedangkan sektor aneka industry (-2.23%) dan property konstruksi (-1.38%) menjadi penekan IHSG setelah presiden menyatakan akan menunda proyek infrastruktur guna menekan import. Investor asing tercatat net buy 150.57 Miliar rupiah dengan saham BBRI, PTBA dan BBNI menjadi top net buy value investor asing.
Indeks Eurostoxx (+0.73%), FTSE (+0.01%) dan DAX (+1.32%) dibuka menguat optimis menjelang keputusan suku bunga ECB. Sektor industry memimpin penguatan pasca Trump setuju dengan kepala komisi Eropa untuk menangguhkan tarif baru sambil terus bernegosiasi soal perdagangan. Diakhir pekan investor akan menanti data PDB dan tingkat kemampuan konsumen di AS.