INDUSTRY.co.id - Jakarta-Diharapkan IHSG selanjutnya dapat bertahan di atas support 5618-5723 untuk mencegah kembali melemah lebih dalam lagi. Resisten diharapkan dapat menyentuh kisaran 5748-5773 untuk mengkonfirmasi kenaikan lanjutan.

Advertisement

“Namun demikian, tetap mewaspadai terhadap sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah,”ujar Reza Priyambada, analis Pasar Modal di Jakarta, Jumat (6/7/2018).

Kemarin, support 5715 sempat ditembus namun, tidak lama kemudian IHSG mampu berbalik positif dan bergerak sesuai dengan target resisten sebelumnya di 5730-5762. Masih fluktuasinya sentimen di pasar diperkirakan masih akan mempengaruhi ritme pasar di kemudian hari.

Advertisement

 Ia katakan, tekanan jual tidak kunjung usai pada perdagangan jelang akhir pekan ini. Pelaku pasar juga belum terlihat kembali masuk dimana cenderung menahan diri dalam menyikapi sentimen yang ada. Kembali melemahnya Rupiah dan bursa saham Asia jelang diberlakukannya tarif dagang fase pertama AS terhadap barang-barang Tiongkok direspon negatif.

Bahkan ia bilang,  tidak jarang yang memanfaatkan kenaikan sebelumnya untuk kembali profit taking. Saham-saham perbankan yang sebelumnya menguat, kali ini kembali tertekan dengan adanya aksi jual tersebut. Rotasi sektoral pun kembali terjadi dimana kali ini sektor pertambangan yang ditopang sebagian saham-saham batubara dan infrastruktur dengan penguatan sebagian saham-saham transportasi memimpin kenaikan.

Advertisement

“Bahkan mampu mengembalikan IHSG ke zona hijau dimana sepanjang perdagangan berada di teritori merah,” katanya.

Advertisement