INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Industri Kereta Api (Persero) tengah berupaya untuk meningkatkan kapasitas produksi dalam rangka mendukung program pengembangan industri perkerataapian nasional serta menjawab tantangan kebutuhan sarana kereta api dari luar negeri.
Langkah tersebut diwujudkan dengan membangun pabrik workshop kereta api yang berlokasi di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi.
Direktur Utama, Budi Noviantoro mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyelesaikan proses perizinan dan rancang bangun untuk pabrik modern yang akan digunakan untuk memproduksi sarana kereta api berbasis alumunium dan stainless steel.
"Proses pembangunan tahap pertama direncanakan mulai pada akhir 2018 dan dapat mulai beroperasi pada awal 2020. Total investasi dari pembangunan proyek ini tercatat mencapai Rp 1,6 triliun,” kata Budi melalui siaran pers, Senin (2/7/2018).
Pabrik yang memanfaatkan lahan seluas 84 hektar ini, lanjut Budi, juga merupakan sinergi antara Inka dengan PTPN XII. Pabrik modern ini diharapkan akan menjadi workshop perakitan sarana kereta api baru kedua setelah workshop yang ada di Madiun.
“Kedekatan lokasi workshop dengan pelabuhan barang Tanjung Wangi yang dikelola PT Pelindo III ini nantinya akan sangat mendukung perusahaan dalam proses pengiriman produk jadi melalui laut, baik untuk ekspor maupun untuk kebutuhan dalam negeri di luar pulau Jawa,” ungkapnya.
Inka mencatat kontribusi penjualan ekspor perseroan meningkat dalam tiga tahun terakhir yang tercermin dalam nilai kontrak penjualan ekspor tercatat sebesar Rp850 Miliar pada 2015 dan meningkat menjadi Rp1,33 Triliun pada 2017.
Sementara negara- negara yang menjadi tujuan ekspor adalah Bangladesh, Malaysia, Singapura, Australia dan Filipina.
Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno mengharapkan, berdirinya pabrik workshop ini dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan perindustrian di Kabupaten Banyuwangi dan perekonomian bagi masyarakat di sekitar maupun masyarakat di Kabupaten Banyuwangi pada umumnya.
"Saya bangga PT Inka terus mengembangkan bisnisnya, banyak negara yang membeli kereta api buatan RI. Semoga pembangunan pabrik baru ini berjalan lancar dan bisa selesai sesuai dengan yang ditargetkan,” tutur Rini.