INDUSTRY.co.id, Jakarta - Momen libur Lebaran menjadi salah satu kesempatan para pedagan di kawasan objek wisata di berbagai daerah untuk menaikan harga makanan dan minuman secara berlebihan. Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta meminta agar pedagang tidak menaikan harga makanan kepada para wisatawan.
"Kami meminta pedagang di objek wisata, termasuk Pantai Parangtritis untuk tidak menaikkan harga makanan secara berlebihan," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Kwintarto Heru di Bantul, Rabu (6/6/2018).
Menurut dia, sebagai upaya mencegah kenaikan harga makanan tidak wajar di lokasi objek wisata khususnya Pantai Parangtritis saat libur, pihaknya sudah melakukan pendekatan kepada RT, dukuh, dan pokdarwis setempat.
Ia mengatakan, koordinasi dan pendekatan kepada dukuh serta pokdarwis sebagai pengelola kawasan wisata setempat dilakukan pada Mei lalu, salah satu yang dibahas adalah mengenai harga makanan di kawasan wisata.
"Selain tidak menaikkan harga makanan secara berlebihan, juga agar mereka menyiapkan tempat sampah. Karena saat libur Lebaran nanti akan banyak wisatawan yang datang, sampah juga akan semakin banyak," katanya.
Kwintarto mengatakan, jika terpaksanya pelaku wisata menaikkan harga makanan, maka diminta memasang daftar harga sebenarnya untuk diketahui wisatawan kalau harga memang sudah naik, sehingga jika konsumen membeli, artinya sudah sepakat dengan harga tersebut.
"Namun kami tetap minta agar tidak menaikkan harga secara sembarangan. Nanti kita juga ada kerjasama dengan petugas jaga di lokasi wisata yang bertugas mengimbau pelaku wisata jika ada yang menaikkan harga tidak wajar," katanya.
Sementara itu, Bupati Bantul Suharsono mengatakan, ada potensi pedagang terutama di Pantai Parangtritis menaikkan harga makanan tidak wajar, namun dia percaya pelaku wisata Parangtritis tidak akan melakukan hal itu karena pihaknya sudah berkomunikasi.
"Beberapa waktu lalu sudah saya imbau supaya tidak menaikkan harga terlalu tinggi. Boleh naik, tapi wajar saja, karena Lebaran kalau harga naik itu biasa, yang penting jangan terlalu banyak agar wisatawan tidak kapok datang ke tempat wisata Bantul," katanya. (Ant)