INDUSTRY.co.id, Padang - Padang, Sumatera Barat terkenal dengan destinasi wisatanya yakni Rumah Gadang Panjang di Abai, Kabupaten Solok Selatan. Memiliki ciri khas yang unik dan desain yang begitu menarik, Rumah Gadang Panjang ini masuk nominasi dalam pemilihan Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018 untuk kategori 10 situs sejarah terpopuler di Indonesia.
"Kami mengusulkan enam destinasi wisata untuk mengikuti Anugerah API 2018, dan hanya satu yang masuk nominasi yaitu Rumah Gadang Panjang ketegori situs sejarah terpopuler," kata Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata dan Budaya Solok Selatan, Yolni Hendra di Padang Aro.
Adapun enam destinasi wisata yang diusulkan yakni untuk kategori makan tradisional terpopuler pangek pisang, wisata air terpopuler pacu codang.
Selanjutnya ekowisata terpopuler yaitu eko edu wisata wonorejo, atraksi budaya terpopuler randai, situs sejarah terpopuler rumah gadang panjang dan surga tersembunyi terpopuler goa batu kapal.
Sementara, untuk situs sejarah terpopuler, mengusulkan Rumah Gadang Panjang. Tentunya, Rumah Gadang Panjang ini bersaing dengan situs sejarah di Indonesia lainnya seperti Benteng Balgija di Maluku Tengah, Benteng Ootanaha di Gorontalo.
Selanjutnya Candi Singosari di Malang, Goa Liang Kabori Kabupaten Muna, Istana Kuning Waringin Barat, Kota Tua Jakarta Utara, Patung Megan Fak-fak Papua, Pugung Raharjo Lampung Timur dan Rumah Bung Karno Bengkulu.
Sedangkan untuk Sumbar ada tujuh destinasi yang masuk nominasi API 2018 yaitu makanan tradisional terpopuler kue pare Pasaman, minuman tradisional terpopuler aia aka Bukittinggi.
Untuk mendukung Rumah Gadang Panjang pada API 2018 bisa melalui pesan singkat atau SMS dengan cara ketik API 10J kirim ke 99386.
Sedangkan melalui vote lain bisa mengunduh aplikasi API di google playstore appstore. Pemberian dukungan melalui SMS dan vote mulai 1 Juni hingga 31 Oktober 2018.
Dia menambahkan, pemerintah setempat yakin Rumah Gadang Panjang Abai bisa meraih kesuksesan pada ajang ini.
"Kami akan gunakan stategi saat memenangkan saribu rumah gadang," ujarnya. (Ant)