Gerindra: RR Berpeluang Dampingi Prabowo di 2019

Oleh : Herry Barus | Minggu, 27 Mei 2018 - 11:00 WIB

Prabowo Subianto bersama Rizal Ramli
Prabowo Subianto bersama Rizal Ramli

INDUSTRY.co.id - Jakarta Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, sosok ekonom senior Dr. Rizal Ramli (RR) bisa saja menjadi calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Prabowo Subianto jika diusulkan oleh partai koalisi.

Pasalnya, menurut dia, Gerindra yang sudah mendapatkan jatah capres untuk Prabowo sudah tentu menyerahkan domain cawapres kepada partai koalisi.

Penentuan cawapres kan domainnya koalisi. Dibicarakan sama-sama partai politik lain. Gerindra itu sudah enggak ngomong di situ lagi, karena calon presidennya sudah Pak Prabowo, katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (25/5/2010).

(Namun) wajar partai politik yang ikut mendukung Pak Prabowo berharap calon wakil presidennya dari partai dia. Itu menurut saya wajar. Mereka lima tahun cari suara, mempertahankan suara dan lain sebagainya, lanjut Habiburokhman.

Hal itu diungkapkannya menyusul hasil survei yang dirilis oleh Indonesia Development Monitoring (IDM) kemarin. Dalam survei IDM, khususnya pada simulasi 5 nama dan 3 nama. Pada simulasi 5 nama, RR menduduki posisi ketiga dengan 11,9 persen. Berada di bawah Prabowo di urutan pertama dengan 40,1 persen, dan petahana Joko Widodo di urutan kedua dengan 26,4 persen.

Rizal Ramli mengalahkan tokoh lain seperti mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan politisi Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Sedangkan untuk simulasi tiga nama, lagi-lagi RR di urutan ketiga dengan 13,7 persen. Posisi pertama Prabowo dengan 47,1 persen, dan Jokowi 29,6 persen. Sedangkan yang tidak menjawab 9,6 persen.

Kata Habiburokhman, tingginya tingkat elektabilitas bisa saja karena kamampuan Rizal Ramli yang sangat mahfum untuk mengatasi segala persoalan ekonomi bangsa.

Habiburokhman mengakui bahwa selama ini, RR dan Prabowo memiliki hubungan yang dekat. Kedekatan itu dikarenakan keduanya memiliki pemikiran yang sama soal ekonomi bangsa.

Pak Prabowo itu kan orang yang sangat berminat di bidang ekonomi. Berbagai macam argumentasi beliau berdasarkan pemahaman soal ekonomi. Jadi keduanya punya pemahaman yang sama. Bahwa kita tidak dalam kerangka menjalankan sistem ekonomi yang ideal saat ini. Itu no problem, urainya.

Makanya, dia menekankan, kalau pun nanti tidak terpilih menjadi seorang pendamping Prabowo, tenaga dan pikiran RR terkait ekonomi masih sangat dibutuhkan.

Saya melihat saat ini bukan siapa dapat apa. Jadi peluang Pak Rizal Ramli bergabung dengan koalisi Pak Prabowo sangat besar. Walaupun bukan menjadi wakil presiden, dan tidak harus menjadi wakil presiden. Mungkin bisa menjadi Menko Perekonomian atau semacam menteri seniorlah, entah apa bahasa UU nanti. Tapi pengalaman beliau tentu akan sangat berharga ketika Pak Prabowo sudah menjadi presiden, pungkas Habiburokhman.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Telkom Indonesia. (Foto: IST)

Jumat, 24 Mei 2019 - 17:17 WIB

Ririek Ferdiansyah Didapuk Jadi Dirut Telkom

Jakarta - PT Telkom Indonesia mendapuk Ririek Adriansyah sebagai Direktur Utama usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Samsung Galaxy A2 Core

Jumat, 24 Mei 2019 - 16:14 WIB

Samsung Luncurkan Galaxy A2 Core, Smartphone 4G Harga Satu Jutaan

Samsung Galaxy A2 Core dibenamkan Exynos 7870 dan Android Go mengoptimalkan performa dan baterai tahan lebih lama

Beras (Foto/Rizki Meirino)

Jumat, 24 Mei 2019 - 15:21 WIB

Sediakan Pangan Murah, Launching TTI Center Disambut Gembira Warga Bogor

Bogor - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) terus memperluas jaringan Toko Tani Indonesia (TTI), sebagai pusat perbelanjaan yang menjual berbagai komoditas…

Bank Mandiri Syariah (Foto Ist)

Jumat, 24 Mei 2019 - 15:15 WIB

Mandiri Syariah Perluas Penggunaan Data Dukcapil

Jakarta — PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) memperluas pemanfaatan NIK data kependudukan dan KTP Elektronik Dukcapil.

PLN Hentikan 11 Proyek Pembangkit Listrik Kapasitas 147 MW

Jumat, 24 Mei 2019 - 13:27 WIB

Libur Lebaran, PLN Matikan 20 Pembangkit Listrik

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero akan mematikan 20 pembangkit listrik miliknya menyusul adanya potensi penurunan daya listrik di Hari Raya Lebaran.