Mentan : Ekspor Pertanian Naik 24 - 25 Persen Menjadi Rp441 Triliun di 2017

Oleh : Wiyanto | Selasa, 22 Mei 2018 - 05:03 WIB

Mentan Amran Andi Sulaiman
Mentan Amran Andi Sulaiman

Industry.co.id, Jakarta- Jakarta-Optimis, bukan hanya sebatas kata, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, sudah membuktikan, optimisme yang dibarengi dengan "Kerja Keras dan Kerja Cerdas", diatas ke ikhlasan, pasti membuahkan hasil, kutipan kata tersebut disampaikan Mentan, yang hari ini membuka acara "Musrenbangtan" 2018 di auditorium Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Senin 21/05/2018.

Peserta Musrenbangtan, berasal dari seluruh dinas pertanian tingkat propinsi, kabupaten dan kota, istimewanya, turut hadir Gubernur Gorontalo, Habibie. Kami, diawal tugas, sebagai Menteri, mendapat tanggung jawab, dari Bapak Presiden, menyelesaikan rehablitasi irigasi seluas 3 juta ha dalam 3 tahun, namun Alhamdulillah, dengan kerja keras kita semua, dalam tempo 2 tahun bisa selesai. Kita bisa melihat saat ini minat generasi muda di perdesaan mulai meningkat pada sektor pertanian.

Teknologi mekanisasi, membuat gairah tersendiri, jaminan harga produksi petani, membuat, sektor pertanian saat ini diminati, kenapa tidak, bisa dibuktikan, selama ini kita, impor bawang merah, sekarang sudah ekspor, 20.000, Ton, Jagung. Selama ini kita impor hingga 10 Triliun, saat ini, sudah ekspor hingga 300.000 ton, dari 500.000 ton target nasional, sekali lagi harus optimis.

Barusan saya, dapat informasi terbaru, dari Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, yang turut hadir bersama kita di Musrenbang Pertanian 2018, bahwa Volume Ekspor Jagung Gorontalo, sudah mencapai, 107 Ribu ton, melebihi dari target 57.000 ton. Makanya kita optimis, tadinya target kita hanya 300.000 ton, namun melihat peningkatan produksi di seluruh sentra jagung., mungkin bisa hingga 1 juta ton, ujar mentan.

Kita bisa lihat, betapa saat ini, terobosan, di sektor pertanian, menunjukkan arah ysng positif, bawang putih, impornya mulai turun, kita kembangkan bawang putih, berdasarkan keunggulan komparatif lokasi dan klimatologi, di Banyuwangi. Contohnya, kita sudah panen bawang putih, yang aroma dan rasanya 5 kali lebih baik, dari negeri asal bawang putih yang kita kembangkan, bahkan mereka berminat impor dari kita, luar biasa kan, makanya media harus tulis, jangan kalau harga naik beritanya besar dan durasinya berulang-berulang.

Banyuwangi 2 tahun lalu, angka kemiskinan mencapai 39 persen, sekarang? turun hingga 8,6 persen, sektor pertanian mengambil andil yang besar, dari perubahan kondisi itu, bersama sektor lain tentunya. Optimis harus optimis, tegas mentan, pemerintahan Jokowi-JK , sangat baik. Baru-baru ini, atas perintah Bapak Presiden, kita luncurkan Program Bekerja, "Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera" di 1000 Desa, 100 Kabupaten, kita membagikan, Ternak Ayam, Kampung, dengan Kandang dan Pakannya selama 6 bulan hingga bertelur, masyarakat penerima program ini, adalah yang pra sejahtera dengan tingkat pendapatan 1 hingga 1,3 juta/bulannya, dengan program "Bekerja" dalam 6 bulan, bisa meningkatkan pendapatan hingga 2,5 juta/ bulannya.

Bukan hanya ternak ayam, kita juga bantu ternak kambing, domba dan KRPL, Kawasan Rumah Pangan Lestari, untuk kebutuhan dapur masyarakat. Mentan, menambahkan, bahwa saat ini, Kementerian Pertanian, memasyarakatkan, pembangunan kawasan, dengan model cluster, memanfaatkan pekarangan yang di integrasikan, mulai dari luasan 1000 hektar.

Bersama cluster yang kita bangun, dalam 1 Kecamatan, atau bisa gabungan 2 dan 3 Kecamatan, dibangun juga Industri Pengolahannya, misalnya, Mangga, ketika tanaman mangga ini dibagikan, turut juga industri pengolahanya dibangun, dan ini pasti berhasil dan merubsh pola masyarakat, yang tadinya hanya menghasilkan buah, menjadi pengusaha industri, ini dapat diyakini akan tidak ada lagi masyarakat, miskin atau kurang mampu, pungkas mentan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mentan Amran Sulaiman di tengah sawah

Selasa, 25 Juni 2019 - 07:41 WIB

Kinerja Kementan Genjot Ekspor Pertanian, di Apresiasi DPD

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) dalam program kerjanya selama era pemerintahan Jokowi mampu secara baik meningkatkan produksi dan nilai tambah komoditas.

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Selasa, 25 Juni 2019 - 07:14 WIB

Lirik Sembilan Saham, IHSG di Level 6257 - 6488

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (24/6/2019) berada di level 6257 - 6488. Cermati sembilan saham pilihan.

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Selasa, 25 Juni 2019 - 07:10 WIB

IHSG Cenderung Melemah Hari Ini

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal bergera break out moving average 5 hari dengan potensi kembali melakukan pengujian movinag average 50 hari dan menutup gap di kisaran…

Kanan ke Kiri) Vice President Marketing Management Telkom Aulia E. Marinto, Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana, President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata

Selasa, 25 Juni 2019 - 06:50 WIB

Gandeng Grab, Telkom Manjakan Pelanggan Dalam Berlangganan IndiHome

Jakarta – Guna memberikan kemudahan dan manfaat lebih kepada pelanggan IndiHome, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menjalin kerjasama promosi bersama melalui GrabRewards dengan Grab.…

Integrasi solusi prabayar Visa dengan e-wallet Razer Pay untuk mudahkan pengguna melakukan pembayaran di 54 juta lokasi merchant dalam jaringan global Visa

Senin, 24 Juni 2019 - 21:47 WIB

Razer dan Visa Umumkan Transformasi Pembayaran di Asia Tenggara

Jakarta – Razer™, brand gaya hidup terkemuka di dunia untuk para gamer dan Visa, perusahaan pembayaran digital terdepan di dunia, telah mengumumkan kemitraan untuk pertama kalinya dalam…