INDUSTRY.co.id - Jakarta, Era globalisasi persaingan industri periklanan di indonesia begitu kompetitif, hal itulah yang akhirnya membuat Dwi Sapta Group memutuskan untuk melakukan merger dengan Dentsu Aegis Network.

Advertisement

Managing Director Dwi Sapta Group Maya Watono mengatakan, Dwi Sapta Group harus siap menyikapi perubahan tersebut dan beradaptasi untuk dapat bersaing di pasar internasional.

“Merger yang dilakukan Dwi Sapta Group dengan Dentsu Aegis Network menggabungkan dua group besar periklanan dengan latarbelakang yang berbeda, bersinergi untuk tujuan yang lebih besar.The leading local Indonesian advertising agency bergabung dengan The first global communications group born out of Asia,” tutur Maya di Jakarta, Rabu (25/1/2017).

Advertisement

Sementara, CEO Dentsu Aegis Network Asia Tenggara Dick van Motman mengatakan, Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Didukung demografi yang menguntungkan, konsumsi masyarakat yang tinggi dan urbanisasi yang cepat, serta pertumbuhan GDP dan belanja iklan yang baik, Indonesia menjadi pasar prioritas bagi Dentsu Aegis Network.

“Menggabungkan keduakekuatan menjadi pilihan terbaik bagi kami. Keuntungan yang didapat dalam hal kemampuan sumber daya manusia, cita rasa local yang kuat, potential bisnis dan layanan yang kuat akan membantu kami dalam upaya memperbesar bisnis Dentsu Aegis Network di Indonesia," tuturnya.

Advertisement

Ia menambahkan, bergabungnya dua kekuatan ini akan menghasilkan sinergi yang kuat dan menjadi satu langkah perubahan yang lebih baik untuk Dentsu Aegis Network Indonesia serta industri advertising Indonesia.

Kesepakatan merger dua grup perusahaan besar ini diharapkan akan terlaksana di semester pertama tahun 2017 dan akan menjadi salah satu merger terbesar dalam sejarah Industri Periklanan Indonesia.

Advertisement