INDUSTRY.co.id - Pontianak- Ketua Pemuda Katolik Indonesia yang juga Calon Gubernur Kalimantan Barat, nomor urut 2, Karolin Margret Natasa mengajak masyarakat untuk bisa bersatu memerangi aksi terorisme yang terjadi di negara ini.
Dia menyatakan keprihatinannya dan mengutuk keras aksi teror bom pada tiga gereja di Kota Surabaya yang terjadi pagi ini.
"Aksi tersebut jelas bentuk teror yang ingin mengacaukan suasana aman di Indonesia. Kita harapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi karena aksi tersebut jelas bentuk kejahatan dan tidak mengatas namakan agama atau suku tertentu," kata Karolin di Ngabang, Minggu.
Menurutnya, aksi teror bom yang dilakukan sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab tersebut jelas dilakukan untuk memecah belah masyarakat. Untuk itu dia menyatakan hal itu bukan dilakukan berdasarkan agama, karena menurutnya agama mana pun di Indonesia tidak pernah menyarankan umatnya untuk melakukan tindakan kotor tersebut.
"Kita harus bijak melihat peristiwa ini, karena saya yakin, tidak ada satu pun agama di Indonesia yang membenarkan aksi teror tersebut, apa lagi sampai memakan korban jiwa. Ini jelas dibuat untuk memperkeruh suasana, agar kita merasa takut dan terpecah belah," tuturnya.
Karolin juga menyayangkan peristiwa penyanderaan dan pembantaian beberapa petugas di Mako Brimob yang terjadi belum lama ini. Menurutnya hal itu merupakan tindakan kejahatan besar yang harus di berantas hingga ke akar-akarnya.
"Kita jelas berharap agar sel-sel teroris ini bisa di hilangkan hingga ke akar-akarnya karena tindakan teror dan pembunuhan jelas sangat tidak manusiawi dan jangan sampai ada ruang di negara ini untuk aksi seperti itu," katanya.
Untuk itu, dirinya meminta kepada pihak kepolisian untuk bisa mengusut tuntas kelompok pelaku pemboman tersebut, agar hal serupa tidak kembali terjadi.
"Kita jelas sangat berharap agar Kalimantan Barat tidak mengalami hal serupa. Untuk itu, kita semua harus bersatu, menjaga lingkungan sekitar kita dan bisa segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan gerak-gerik orang yang mencurigakan di lingkungan sekitar kita," katanya.
Mantan anggota DPR itu menyarankan, jika masyarakat menemukan ada warga lain di sekitar lingkungannya dan melihat gerak-gerik yang mencurigakan, diharapkan dapat segera melaporkan kepada RT dan pihak berwajib.
"Untuk menjaga keamanan, jelas bukan hanya menjadi tugas dan tanggung jawab aparat kepolisian atau TNI, tapi ini tanggung jawab kita bersama. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan kondusifitas Kalbar yang selama ini sudah tercipta dengan baik," kata Karolin.