Fluktuasi Harga Tambang Pengaruhi HPE Mei 2018

Oleh : Hariyanto | Jumat, 04 Mei 2018 - 15:00 WIB

Pertambangan di Indonesia
Pertambangan di Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan bahwa fluktuasi harga tambang internasional mempengaruhi penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan untuk Bea Keluar (BK) periode Mei 2018.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan bahwa jika dibandingkan dengan HPE periode April 2018, sebagian besar komoditas mengalami penurunan HPE.

Penetapan BK tersebut, tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 57 Tahun 2018.

"HPE beberapa produk pertambangan mengalami penurunan yang disebabkan oleh adanya fluktuasi harga internasional. Hanya produk konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan bauksit yang mengalami kenaikan," kata Oke, dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (3/5/2018)

Menurut Oke, HPE periode Mei 2018 ini ditetapkan setelah memperhatikan berbagai masukan tertulis dan koordinasi dari berbagai instansi terkait.

Sejumlah produk pertambangan yang dikenakan BK adalah konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil, nikel, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian.

Perhitungan harga dasar HPE untuk komoditas konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil bersumber dari Asian Metal.

Sedangkan konsentrat tembaga, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat timbal, konsentrat seng, nikel, dan bauksit bersumber dari London Metal Exchange (LME).

Pada periode Mei 2018 konsentrat tembaga dengan Cu lebih besar sama dengan 15 persen ditetapkan dengan harga rata-rata 2.431 dolar AS/WE atau turun sebesar 1,22 persen, konsentrat timbal dengan Pb lebih besar sama dengan 56 persen sebesar 991,58 dolar AS/WE atau turun sebesar 4,79 persen.

Konsentrat seng dengan Zn lebih besar sama dengan 51 persen pada harga rata-rata 939,30 dolar AS/WE atau turun sebesar 4,73 persen, konsentrat besi (hematit, magnetit) dengan Fe lebih besar sama dengan 62 persen dengan harga rata-rata 44,92 dolar AS/WE atau turun sebesar 17,12 persen.

Konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar Fe lebih besar sama dengan 50 persen dan (Al2O3 + SiO3) lebih besar sama dengan 10 persen pada harga rata-rata 22,78 doalr AS/WE atau turun sebesar 17,12 persen.

Konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) dengan Fe lebih besar sama dengan 56 persen pada harga rata-rata 26,82 dolar AS/WE atau turun sebesar 17,12 persen, dan nikel dengan Ni kurang dari 1,7 persen pada harga rata-rata 19,62 dolar AS/WE atau turun sebesar 0,25 persen.

Sedangkan produk yang mengalami kenaikan dibandingkan HPE periode sebelumnya adalah konsentrat mangan dengan Mn lebih besar sama dengan 49 persen pada harga rata-rata 397,50 dolar AS/WE atau naik sebesar 8,62 persen, konsentrat rutil dengan TiO2 lebih besar sama dengan 90 persen pada harga rata-rata 1.023,35 dolar AS/WE atau naik sebesar 0,32 persen.

Konsentrat ilmenit dengan TiO2 lebih besar sama dengan 45 persen pada harga rata-rata 248 dolar AS/WE atau naik sebesar 6,00 persen, dan bauksit dengan Al2O3 lebih besar sama dengan 42 persen pada harga rata-rata 29,04 dolar AS/WE atau naik sebesar 0,85 persen.
 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi (kemeja putih) didampingi Direktur BTN, Budi Satria (kanan), sedang berbincang-bincang dengan calon konsumen KPR BTN ketika sedang melakukan akad kredit di Medan, Sumatera Utara, Senin (22/04/2019).

Selasa, 23 April 2019 - 01:35 WIB

Bank BTN Gelar Akad Kredit Massal untuk 8.500 Unit Rumah Bernilai Rp1 Triliun

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menggelar akad massal untuk 8.500 unit rumah yang digelar secara serentak di seluruh kantor cabang perseroan dengan total nilai mencapai lebih…

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Senin, 22 April 2019 - 21:01 WIB

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Presiden Jordan Medical Aid For Palestinians (MAP), Prince El Hassan Bin Talal, meresmikan klinik bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk pengungsi Palestina di Yordania. “Klinik…

Traveloka Epic Sale 2019

Senin, 22 April 2019 - 20:46 WIB

Mudahkan Pengguna Wujudkan Impian Liburan Hari Raya, Traveloka Hadirkan EPIC Sale 2019

Para pengguna Traveloka sebentar lagi akan dapat menikmati potongan harga terbatas yang luar biasa melalui program khusus Traveloka Epic Sale. Program yang akan berlangsung pada tanggal 24-27…

Capres Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:30 WIB

Capres Prabowo Sakit, Tak Bisa Bertemu Utusan Capres Jokowi

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo menyebutkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak bisa bertemu…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:15 WIB

Kejar Target Pertumbuhan Industri 5,4 Persen, Ini Program Strategis Menperin

Kementerian Perindustrian terus berupaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) kompeten terutama yang siap menghadapi era industri 4.0.