INDUSTRY.co.id, Jakarta - Wakil Direktur Utama Pertamina Ahmad Bambang menantang management Pertamina untuk mengurangi kasus unplan shut down ini. Direksi Pertamina menargetkan kasus unplan shut down ini menurun dari 35 kasus di 2016, menjadi maksimal 18 kasus di 2017.
"Kita berpikir ke depan, bagaimana upaya-upaya kita kurangi dan perbaiki. Bagaimana operasi bisa berjalan juga dengan tingkat efisiensi yang tinggi," ujar Ahmad, Selasa (24/1/2017)
Untuk mencapai hal tersebut, Pertamina telah menyiapkan lima langkah. Pertama, yakni memastikan tidak ada lagi kasus fatal yang menyebabkan kebakaran atau ada korban jiwa dan pencemaran lingkungan. Kedua, servis besar akan dilakukan tepat waktu agar kejadian seperti di kilang Balikpapan tidak terulang.
Ketiga, Pertamina akan melakukan efisiensi dalam melakukan operasi. Keempat, Pertamina juga akan melakukan optimasi dengan memanfaatkan infrastruktur yang ada, termasuk menggunakan infrastruktur milik anak perusahaan untuk mencegah unplan shut down.
Kelima, Pertamina akan memperkuat komunikasi organisasi antara direktorat yang ada.