INDUSTRY.co.id - Purwokerto-Bank Wakaf Mikro (BWM) Berkah Amanah Nusantara besutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan kesiapan untuk beroperasi di pasar-pasar yang dikuasasi renternir. Dengan masuknya BWM ke pasar diharapkan pedagang pasar tidak terjerat utang retenir yang bunganya bisa mencapai 50 persen.
Ketua BWF Berkah Amanah Nusantara Ahmad Arif Noeris mengatakan, masih mempelajari langkah untuk masuk ke pasar-pasar tradisional. Sebab saat ini, bank keliling sudah menggurita di sana.
"Kita masih fokus ke masyarakat sekitar pesantren, tapi kita lihat peluang masuk pasar meskipun akan berhadapan dengan renternir," katanya di Purwokerto, Jumat (6/4/2018).
Hingga saat ini, penyaluran pembiayaan mencapai Rp275 juta kepada 245 nasabah. Capaian tersebut sejak bergulirnya operasional Oktober 2017 atau sudah 5 atau 6 bulan. Target pembiayaan sampai akhir tahun sebanyak Rp300 juta lebih.
Terkait dengan pendanaan, lanjut dia, pihaknya hanya menerima sekitar Rp4 miliaran yang berasal dari donatur yang tidak disebutkan asala donatur. Namun dana tersebut tidak semuanya untuk pembiayaan karena sebagiannya ditaruh dideposito perbankan syariah.
"Terkait wilayah ada rencana kembangkan tidak hanya Purwokerto tapi juga ketingkat Kabupaten sehingga nanti buat jejaring usaha di pesantren di kabupaten," katanya.