Pabrik Beli Sawit Petani Mukomuko dengan Harga Tinggi

Oleh : Hariyanto | Senin, 02 April 2018 - 09:02 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Mukomuko- Seluruh pabrik pengolahan minyak mentah kelapa sawit atau CPO di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu membeli tandan buah segar kelapa sawit milik petani setempat dengan harga lebih tinggi dibandingkan harga penetapan tim perumus komoditas perkebunan pemprov setempat.

"Sebanyak sembilan pabrik membeli tandan buah segar kelapa sawit di daerah ini. Seluruh pabrik membeli tandan buah segar kelapa sawit milik petani lebih tinggi dibandingkan dengan harga penetapan tim," kata Kasi Kemitraan dan Perizinan Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Sudianto, di Mukomuko, Minggu  (1/4/2018)

Tim perumus harga tandan buah segar kelapa sawit Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu telah menetapkan harga jual komoditas perkebunan tersebut di tingkat pabrik pengolahan minyak mentah kelapa sawit atau CPO di daerah itu sebesar Rp1.415 per kilogram.

Harga penetapan sebesar Rp1.415 per kilogram itu, pabrik diberikan toleransi sebesar lima persen untuk membeli sawit milik petani setempat.

Ia menyebutkan, sebanyak sembilan pabrik CPO di daerah itu, yakni pabrik PT DDP Kecamatan Ipuh dan pabrik PT DDP Desa Lubuk Bento membeli sawit petani dengan harga sebesar Rp1.450 per kg, pabrik PT KAS sebesar Rp1.450 per kg.

Pabrik PT KSM membeli TBS kelapa sawit milik petani setempat sebesar Rp1.450 per kg, harga sawit di PT MMIL membeli sawit petani dengan harga Rp1.450 per kg.

Harga sawit di pabrik PT SSJA sebesar Rp1.415 per kg, PT AMK sebesar Rp1.445 per kg, PT S3 sebesar Rp1.410 per kg, PT SAP sebesar Rp1.440 per kg, dan PT BMK sebesar Rp1.520 per kg.

Ia berharap, harga sawit di tingkat pabrik CPO di daerah itu meningkat dibandingkan sebelumnya agar kesejahteraan petani setempat meningkat.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 14:30 WIB

Asaki Desak Pemerintah Terapkan Safeguard dan Pembatasan Kouta Impor Keramik Asal India dan Vietnam

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto mengatakan, saat ini impor produk keramik dari India dan Vietnam angkanya sudah sangat mengkhawatirkan.

Sekjen Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono saat memberikan penghargaan industri hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 13:02 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp 3,49 Triliun

Berdasarkan data self asessment industri tahun 2018, dapat dihitung penghematan energi sebesar Rp 3,49 triliun dan penghematan air sebesar Rp 228,9 miliar.

(kiri) Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah Kokok Alun Akbar

Senin, 16 Desember 2019 - 12:45 WIB

BRI Syariah Tingkatkan Potensi Bisnis Muhammadiyah

Jakarta--- BRIsyariah menandatangani nota kesepahaman bersama PP Muhammadiyah pada 16 Desember 2019. Penandatanganan tersebut dilakukan di Jakarta. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur…

Bluebird Group Gandeng HMD Global Hadirkan Pengalaman Mobile Bagi Pengemudi dan Konsumen

Senin, 16 Desember 2019 - 11:34 WIB

Bluebird Group Gandeng HMD Global Hadirkan Pengalaman Mobile Bagi Pengemudi dan Konsumen

Sebagai bagian dari kemitraan ini, Bluebird Group akan mendapatkan harga khusus untuk sejumlah tipe smartphone Nokia guna memastikan para pengemudi mendapatkan teknologi yang mereka perlukan…

Toni EB Subari, Direktur Utama Mandiri Syariah bersama Muhammadiyah

Senin, 16 Desember 2019 - 10:56 WIB

Mandiri Syariah Salurkan Pembiayaan Senilai Rp1,5 Triliun ke Muhammadiyah

Jakarta-PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) perkuat kerja sama dengan Muhammadiyah melalui penyediaan fasilitas pembiayaan senilai total Rp1,5 triliun.