INDUSTRY.co.id - JAKARTA — MOP Beauty memilih pendekatan yang tidak lazim dalam mereluncurkan produk Unbothered Demi-Matte Cushion SPF 40 PA++++. Tidak hanya menghadirkan pembaruan pada produk, perusahaan juga memperkuat strategi pemasarannya melalui peluncuran single orisinal bertajuk Unbothered yang dinyanyikan langsung oleh CEO & Founder MOP Beauty, Tasya Farasya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun keterlibatan konsumen yang lebih kuat sekaligus menegaskan diferensiasi di tengah persaingan industri kecantikan. Tasya bahkan menjalani pelatihan vokal hingga proses rekaman bersama vocal coach Fabio Asher demi mewujudkan kampanye tersebut.
Di sisi produk, MOP Beauty melakukan sejumlah penyempurnaan berdasarkan masukan konsumen sejak Unbothered Demi-Matte Cushion pertama kali diluncurkan pada 2025. Perubahan mencakup penyempurnaan sistem shade bersama color expert, penambahan tujuh shade baru sehingga total menjadi 14 pilihan warna, serta perbaikan desain kemasan agar lebih praktis.
CEO & Founder MOP Beauty Tasya Farasya mengatakan perusahaan menjadikan kritik pelanggan sebagai dasar dalam mengembangkan produk.
"Seperti yang kalian ketahui, sejak MOP launch Unbothered Cushion, ada beberapa masalah dan sekarang kami sudah melakukan perubahan. Pertama, ada yang komplain shade-nya terlalu kuning, jadi kami perbaiki itu dengan remapping lagi dan redefine shade-nya bersama color expert. Permasalahan stiker yang susah dicopot juga sudah tidak ada lagi, sudah kami perbaiki. Untuk formula sendiri sebenarnya tidak ada masalah — memang permasalahannya ada di packaging dan shade range-nya, dan semuanya sudah kami perbaiki dengan baik dan benar, bukan sembarangan dan tidak asal-asalan," ujar Tasya.
Perusahaan juga memperbarui sistem penamaan shade agar lebih mudah dipahami konsumen. Kode "C" digunakan untuk cool, "N" untuk neutral, "W" untuk warm, dan "O" untuk olive, sementara nama shade sebelumnya tetap dipertahankan untuk memudahkan transisi pengguna.
Salah satu fokus utama pengembangan adalah kategori olive yang selama ini dinilai belum cukup merepresentasikan variasi warna kulit konsumen Indonesia. MOP Beauty kini menghadirkan dua shade baru, yakni O15 Soy untuk kulit light-medium dengan undertone neutral-olive serta O20 Cinnamon untuk kulit medium dengan undertone warm-olive.
Tasya menjelaskan pembaruan tersebut merupakan respons atas tingginya permintaan konsumen terhadap pilihan shade olive yang lebih spesifik.
"Olive itu sebenarnya bukan undertone, tapi lebih ke semacam kategori shade tersendiri. Makanya kita remapping Olive, karena ini memang high demand banget request-nya dari kalian. Semoga sekarang shade mapping-nya terasa lebih gampang dan lebih jelas, kalian bisa menemukan perfect match for your skin," katanya.
Head of Product Development MOP Beauty Alvia Mahrizka menambahkan pengembangan shade dilakukan dengan mengombinasikan teknologi color mapping dari laboratorium di Korea dengan analisis karakter warna kulit masyarakat Indonesia.
"Kami memulai proses ini dari color mapping dan personal color analysis yang dikembangkan oleh laboratorium di Korea, namun kami menyadari bahwa data tersebut tidak dapat langsung diterapkan pada pasar Indonesia. Karena itu, data tersebut kami align kembali dengan personal color insight lokal, agar shade yang dihasilkan benar-benar merepresentasikan karakter dan undertone kulit masyarakat Indonesia, bukan sekadar hasil adaptasi dari data luar negeri. Remapping shade olive menjadi salah satu fokus utama kami, mengingat tingginya permintaan konsumen akan pilihan yang lebih spesifik untuk karakter warna kulit tersebut," jelas Alvia.
Dari sisi formula, perusahaan mempertahankan teknologi Xfine™ Technology yang menghasilkan tekstur blendable dan buildable dengan efek blurred-skin, dipadukan dengan Power-Grip™ Formula yang diklaim mampu mempertahankan hasil akhir hingga 12 jam tanpa oksidasi. Produk juga dilengkapi SPF 40 PA++++ dan dipasarkan dengan harga Rp259.000.
Creative Director MOP Beauty, Nabila, mengatakan strategi peluncuran melalui karya musik dipilih untuk membangun nilai merek yang lebih kuat dibanding sekadar promosi produk.
"Kami percaya campaign yang kuat itu bukan cuma soal mempromosikan produk, tapi soal menciptakan momen yang membuat orang mau terlibat dengan cara yang berbeda. Original single ini bukan sekadar campaign asset, melainkan jantung dari keseluruhan campaign. Karena pada akhirnya, kami nggak cuma ingin meluncurkan sebuah produk, tapi juga menciptakan sesuatu yang terus diingat, bahkan setelah campaign-nya berakhir. Itu sebabnya kami memilih pendekatan yang lebih personal, dengan CEO kami sendiri yang turun tangan menjalani prosesnya dari nol," ujar Nabila.
Melalui relaunch ini, MOP Beauty berupaya memperkuat posisinya sebagai brand kecantikan yang mengedepankan inovasi produk sekaligus kreativitas dalam strategi pemasaran. Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan produk berdasarkan masukan konsumen, sejalan dengan filosofi #MotherKnowsBest.