INDUSTRY.co.id - Jakarta-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  diperkirakan akan bergerak menguat diawal pekan dengan rentan pergerakan 6280-6375.

Advertisement

Lanjar Nafi, analis Reliance Sekuritas Indonesia menyodorkan saham-saham yang masih dapat diperhatikan diantaranya ASII, ASRI, BBRI, BSDE, HRUM, ICBP, JPFA, TINS, ADHI.

 
"IHSG bergerak tertekan secara teknikal menghampiri target pelemahan dari pola double top di kisaran level 6200. Candlestick membentuk pola hammer setelah shadow low yang terbentuk cukup panjang seakan mampu rebound menahan tekanan jual. Indikator Stochastic dan RSI pun berada pada level jenuh jual dengan indikasi kuat reversal," kata dia di Jakarta, Senin (19/3/2018).

Advertisement

Ekuitas Asia mayoritas terkoreksi diakhir pekan. Nikkei (-0.58%), TOPIX (-0.40%), HangSeng (-0.12%) dan CSI300 (-0.97%) ditutup melemah. Investor terus mempertimbangkan implikasi dari terus meningkatnya spekulasi agresif dari Personil baru di Administrasi Trump dan prospek proteksionisme perdagangan di AS.

IHSG (-0.27%) turun 16.95 poin dilevel 6304.95 setelah sempat pesimis hingga dibawah level 6300 pada sesi pertama. Sektor infrastruktur (-1.58%) dan pertambangan (-1.31%) menjadi pemimpin pelemahan sedangkan sektor konsumer (+0.58%) berhasil menahan dengan berbalik menguat dengan saham INAF, HMSP, ICBP dan GGRM menjadi pionir penguatan. Investor asing melanjutkan aksi jual dengan catatan net sell cukup besar diakhir pekan sebesar 1.03 Triliun rupiah dengan saham ASII, BBRI, BMRI. UNTR dan UNVR yang menjadi top net sell value.

Advertisement

Bursa saham di Eropa membuka perdagangan akhir pekan dengan sedikit optimis meskipun mayoritas indeks saham di Asia melemah. Stabilnya tingkat inflasi di zona Eropa menjadi faktor utama. Indeks Eurostoxx (+0.22%), FTSE (+0.12%) dan DAX (+0.36%) dibuka menguat.

 

Advertisement